Praktisi Hukum Minta Kejari Selidiki Pungutan Retribusi di Pasar Higienis

Bagikan :

TERPOPULER

Dua Caleg Tumbang di PSU TPS...

Ternate - Pemungutan Suara Ulang (PSU) yang dihelat oleh Komisi Pemilihan Umum Daerah (KPUD), Kota Ternate, di Tempat Pemungutan Suara (TPS) 8, Kelurahan Tabona,...

BACA JUGA

Dua Caleg Tumbang di PSU TPS 8 Kelurahan Tabona

Ternate - Pemungutan Suara Ulang (PSU) yang dihelat oleh Komisi Pemilihan Umum Daerah (KPUD), Kota Ternate, di Tempat Pemungutan Suara (TPS) 8, Kelurahan Tabona,...

Keluarga Besar MAN 1 Halsel Perdana Berqurban Satu Ekor Sapi

Halsel - Keluarga besar MAN 1 Halmahera Selatan melaksanakan penyembelihan Hewan Qurban Idul Adha 1445 H/2024 M pada hari Senin (17/06). Kegiatan pemotongan qurban bertempat...

Sambut Hari Bhayangkara Ke-78, Polsek Ternate Utara Gelar Baksos Religi

Ternate - Dalam rangka menyambut hari Bhayangkara Ke-78, Kepolisian Sektor (Polsek) Kecamatan Ternate Utara, Kota Ternate, gelar bakti sosial (Baksos) bersama pengurus Mesjid di...

Pudir III AIKOM Nilai Kebijakan Panitia Wisuda Bertentangan dengan Mekanisme Internal

Ternate - Pembantu Direktur III Bidang Kemahasiswaan, Ilham Djufri ST.,M.Kom menyatakan sikap bakal tidak mengikuti pelaksanaan wisuda Akdemi Ilmu Komputer (AIKOM) Ternate, yang diselenggarakan...

Ternate – Praktisi Hukum, Muhammad Konoras yang juga Ketua Persatuan Advokat Indonesia (Peradi) Kota Ternate, menanggapi soal pungutan retribusi bagi pedagang di pasar Higienis Kota Ternate, Maluku Utara.

Hal itu menyusul adanya pungutan retribusi oleh pihak UPTD Pasar Kota Ternate Tengah kepada pedagang pasar Higienis sebesar Rp.12.000 per hari. Jika kalikan dengan kurang lebih 300 pedagang maka totalnya Rp.3.600.000 per hari. Sementara menurut Muhammad Konoras SH,MH, setoran UPTD Pasar Kota Ternate Tengah ke Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kota Ternate hanya sebesar Rp.750.000 per harinya.

Muhammad Konoras SH,MH, kepada media ini Sabtu (08/4), mengatakan, bahwa soal pungutan retribusi pasar khusus sewa lapak dengan harga Rp12.000, per lapak setiap hari yang ditarik oleh UPTD Pasar Kota Ternate Tengah patut dipertanyakan oleh publik.

[the_ad id=”3193″]

Ko Ama, sapaan akrab Muhammad Konoras mengungkapkan, menurut data dan informasi yang Ia terima dari beberapa pihak, ada indikasi penagih Retrebusi pasar hanya menyetor ke kas daerah/Pemkot cuman sebesar Rp750.000, setiap hari, hal ini jika benar adanya maka ada kurang lebih Rp2.000.000,00 yang tidak disetor ke kas daerah.

“Angka ini sangat fantastis jika dikalikan per bulan, sungguh sangat mencengangkan, berapa puluh juta setiap bulan terjadi kerugian kas daerah akibat tidak disetornya hasil retribusi pasar khusus lapak,” sesalnya.

“Oleh karena itu saya berharap inspektorat segera melakukan audit untuk memastikan ada tidaknya kerugian keuangan negara, dan juga saya berharap kepada Kepala Kejaksaan Negeri Ternate melakukan penyelidikan dan penyidikan agar dapat memastikan benar ada Penyalagunaan kewenangan atau tidak.?,” ujarnya.

Ketua Peradi juga menyayangkan bahwa selama ini terjadi banyak penyimpangan Dinas Pasar dan Dinas Perhubungan Kota Ternate dalam hal ini pengelolaan pasar dan retribusi parkir bahkan juga terkesan terjadi perebutan lahan.

“Setau saya selama ini telah terjadi banyak penyimpangan di dinas pasar dan dinas perhubungan Kota Ternate dalam hal pengelolaan pasar dan retribusi parkir dan bahkan terkesan terjadi perebutan lahan. Selain itu saya juga berharap DPRD Kota Ternate juga wajib ikut mengawasi secara ketat pengelolan pasar dan penarikan retribusi parkir yang penuh masalah,” desak Ketua Peradi Kota Ternate.

BERITA DAERAH

LIHAT SEMUA

Dinilai Langgar UU, Senator DPD RI...

Ternate - Viral Video Bupati Halmahera Utara (Halut), Maluku Utara (Malut), Frans Manery, mengejar massa aksi dengan sebilah senjata tajam (Sajam), saat menggelar aksi...

Tokoh Muda Makayoa; Integritas KPUD Halsel...

Labuha - Dengan lolosnya sejumlah incumbent Penyelenggara Pemilihan Kecamatan (PPK), diwilayah Kabupaten Halmahera Selatan (Halsel), pada seleksi ulang anggota PPK tahun 2024 untuk pemilihan...

194 CJH Siap Diberangkatkan, Empat Diantaranya...

Halsel - Sebanyak 194 Calon Jamaah Haji (CJH) Kabupaten Halmahera Selatan (Halsel), Provinsi Maluku Utara (Malut) untuk musim 1445 H /2024 M siap diberangkatkan...

SAAT INI

Dua Caleg Tumbang di PSU TPS 8 Kelurahan Tabona

Ternate - Pemungutan Suara Ulang (PSU) yang dihelat oleh Komisi Pemilihan Umum...

BERITA UTAMA

HLH Se-dunia, DLH Kota Ternate dan...

Ternate - Memperingati Hari Lingkungan Hidup (HLH) se-dunia Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Ternate dan Pertamina Patra Niaga Fuel Terminal Ternate, gelar penanaman pohon...

Mendikbud Batalkan UKT, Rektor; Unkhair Usul...

Ternate - Rektor Universitas Khairun (Unkhair) Ternate, Dr. M. Ridha Ajam, tindaklanjuti pembatalan Uang Kuliah Tunggal (UKT) dari Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, Riset dan...

Dinilai Langgar UU, Senator DPD RI...

Ternate - Viral Video Bupati Halmahera Utara (Halut), Maluku Utara (Malut), Frans Manery, mengejar massa aksi dengan sebilah senjata tajam (Sajam), saat menggelar aksi...

REKOMENDASI

Sambut Hari Bhayangkara Ke-78, Polsek Ternate Utara Gelar Baksos Religi

Ternate - Dalam rangka menyambut hari Bhayangkara Ke-78, Kepolisian Sektor (Polsek) Kecamatan Ternate Utara, Kota Ternate, gelar bakti sosial (Baksos) bersama pengurus Mesjid di...

Pudir III AIKOM Nilai Kebijakan Panitia Wisuda Bertentangan dengan Mekanisme Internal

Ternate - Pembantu Direktur III Bidang Kemahasiswaan, Ilham Djufri ST.,M.Kom menyatakan sikap bakal tidak mengikuti pelaksanaan wisuda Akdemi Ilmu Komputer (AIKOM) Ternate, yang diselenggarakan...

Dua Caleg Tumbang di PSU TPS 8 Kelurahan Tabona

Ternate - Pemungutan Suara Ulang (PSU) yang dihelat oleh Komisi Pemilihan Umum Daerah (KPUD), Kota Ternate, di Tempat Pemungutan Suara (TPS) 8, Kelurahan Tabona,...

Keluarga Besar MAN 1 Halsel Perdana Berqurban Satu Ekor Sapi

Halsel - Keluarga besar MAN 1 Halmahera Selatan melaksanakan penyembelihan Hewan Qurban Idul Adha 1445 H/2024 M pada hari Senin (17/06). Kegiatan pemotongan qurban bertempat...

Keluarga Besar MAN 1 Halsel Perdana...

Halsel - Keluarga besar MAN 1 Halmahera Selatan melaksanakan penyembelihan Hewan Qurban Idul Adha 1445 H/2024 M pada hari Senin (17/06). Kegiatan pemotongan qurban bertempat...

Sambut Hari Bhayangkara Ke-78, Polsek Ternate...

Ternate - Dalam rangka menyambut hari Bhayangkara Ke-78, Kepolisian Sektor (Polsek) Kecamatan Ternate Utara, Kota Ternate, gelar bakti sosial (Baksos) bersama pengurus Mesjid di...

Pudir III AIKOM Nilai Kebijakan Panitia...

Ternate - Pembantu Direktur III Bidang Kemahasiswaan, Ilham Djufri ST.,M.Kom menyatakan sikap bakal tidak mengikuti pelaksanaan wisuda Akdemi Ilmu Komputer (AIKOM) Ternate, yang diselenggarakan...

HLH Se-dunia, DLH Kota Ternate dan...

Ternate - Memperingati Hari Lingkungan Hidup (HLH) se-dunia Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Ternate dan Pertamina Patra Niaga Fuel Terminal Ternate, gelar penanaman pohon...

IKLAN

Praktisi Hukum Minta Kejari Selidiki Pungutan Retribusi di Pasar Higienis

Ternate – Praktisi Hukum, Muhammad Konoras yang juga Ketua Persatuan Advokat Indonesia (Peradi) Kota Ternate, menanggapi soal pungutan retribusi bagi pedagang di pasar Higienis Kota Ternate, Maluku Utara.

Hal itu menyusul adanya pungutan retribusi oleh pihak UPTD Pasar Kota Ternate Tengah kepada pedagang pasar Higienis sebesar Rp.12.000 per hari. Jika kalikan dengan kurang lebih 300 pedagang maka totalnya Rp.3.600.000 per hari. Sementara menurut Muhammad Konoras SH,MH, setoran UPTD Pasar Kota Ternate Tengah ke Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kota Ternate hanya sebesar Rp.750.000 per harinya.

Muhammad Konoras SH,MH, kepada media ini Sabtu (08/4), mengatakan, bahwa soal pungutan retribusi pasar khusus sewa lapak dengan harga Rp12.000, per lapak setiap hari yang ditarik oleh UPTD Pasar Kota Ternate Tengah patut dipertanyakan oleh publik.

[the_ad id=”3193″]

Ko Ama, sapaan akrab Muhammad Konoras mengungkapkan, menurut data dan informasi yang Ia terima dari beberapa pihak, ada indikasi penagih Retrebusi pasar hanya menyetor ke kas daerah/Pemkot cuman sebesar Rp750.000, setiap hari, hal ini jika benar adanya maka ada kurang lebih Rp2.000.000,00 yang tidak disetor ke kas daerah.

“Angka ini sangat fantastis jika dikalikan per bulan, sungguh sangat mencengangkan, berapa puluh juta setiap bulan terjadi kerugian kas daerah akibat tidak disetornya hasil retribusi pasar khusus lapak,” sesalnya.

“Oleh karena itu saya berharap inspektorat segera melakukan audit untuk memastikan ada tidaknya kerugian keuangan negara, dan juga saya berharap kepada Kepala Kejaksaan Negeri Ternate melakukan penyelidikan dan penyidikan agar dapat memastikan benar ada Penyalagunaan kewenangan atau tidak.?,” ujarnya.

Ketua Peradi juga menyayangkan bahwa selama ini terjadi banyak penyimpangan Dinas Pasar dan Dinas Perhubungan Kota Ternate dalam hal ini pengelolaan pasar dan retribusi parkir bahkan juga terkesan terjadi perebutan lahan.

“Setau saya selama ini telah terjadi banyak penyimpangan di dinas pasar dan dinas perhubungan Kota Ternate dalam hal pengelolaan pasar dan retribusi parkir dan bahkan terkesan terjadi perebutan lahan. Selain itu saya juga berharap DPRD Kota Ternate juga wajib ikut mengawasi secara ketat pengelolan pasar dan penarikan retribusi parkir yang penuh masalah,” desak Ketua Peradi Kota Ternate.

Bagikan :

Artikel Terkait

Baca Juga

Sambut Hari Bhayangkara Ke-78, Polsek Ternate...

Ternate - Dalam rangka menyambut hari Bhayangkara Ke-78, Kepolisian Sektor (Polsek) Kecamatan Ternate Utara, Kota Ternate, gelar bakti sosial (Baksos) bersama pengurus Mesjid di...

Keluarga Besar MAN 1 Halsel Perdana...

Halsel - Keluarga besar MAN 1 Halmahera Selatan melaksanakan penyembelihan Hewan Qurban Idul Adha 1445 H/2024 M pada hari Senin (17/06). Kegiatan pemotongan qurban bertempat...

Pudir III AIKOM Nilai Kebijakan Panitia...

Ternate - Pembantu Direktur III Bidang Kemahasiswaan, Ilham Djufri ST.,M.Kom menyatakan sikap bakal tidak mengikuti pelaksanaan wisuda Akdemi Ilmu Komputer (AIKOM) Ternate, yang diselenggarakan...

Dua Caleg Tumbang di PSU TPS...

Ternate - Pemungutan Suara Ulang (PSU) yang dihelat oleh Komisi Pemilihan Umum Daerah (KPUD), Kota Ternate, di Tempat Pemungutan Suara (TPS) 8, Kelurahan Tabona,...

Iklan

error: Content is protected !!