https://www.fapjunk.com

Dinilai Program MBKM Berkedok Korupsi dan Para Dosen Berkuasa, Mahasiswa FIB Unkhair Ternate Kembali Menggelar Aksi

Bagikan :

TERPOPULER

Kepala UPP Soasio; Fasilitas Penunjang Pelabuhan...

Tikep - Kurang lebih 10 tahun dibangun, Pelabuhan Pelni Desa Laromabati, Kecamatan Kayoa Utara, Kabupaten Halmahera Selatan (Halsel), belum memiliki fasilitas penunjang seperti ruang...

BACA JUGA

128 Calon Wisuda AIKOM Ternate Diwisudakan Bulan Ini

Ternate - 128 Mahasiswa Calon Wisuda Akademi Ilmu Komputer (AIKOM) Ternate yang terdata akan di wisudakan pada bulan ini. "Peserta wisuda 128 orang, tanggal wisudanya...

Tingkatkan Kualitas dan Kesejahteraan Petani, Dinas Pertanian Halteng Lakukan Berbagai Terobosan

Halteng - Pemerintah Kabupaten Halmahera Tengah (Halteng) melalui Dinas Pertanian terus berupaya melakukan trobosan dalam rangka meningkatkan kualitas dan kesejahteraan petani. Hal tersebut tidak terlepas...

Pasca Terima Rekomendasi, Capt. Ali Ibrahim Sambangi Rumah PAN Malut

Ternate - Dewan Pimpinan Pusat Partai Amanat Nasional (DPP PAN), telah memberikan rekomendasi untuk bakal calon (balon) Gubernur Maluku Utara (Malut) periode 2024-2029, kepada...

Usai Proses Penilaian Akhir Tahun Pelajaran 2023-2024, MAN 1 Halsel Gelar Kegiatan Ektrakurikuler

Halsel - Madrasah Aliyah Negeri (MAN) I Halmahera Selatan, laksanakan kegiatan ekstrakurikuler yang dilaksanakan setelah proses penilaian akhir tahun pelajaran 2023-2024. Plt Kepala MAN 1...

SMP Islam 1 Kota Ternate Kukuhkan 307 Siswa Lulusan Tahun Pelajaran 2023-2024

Ternate - Sekolah Menengah Pertama (SMP) Islam 1 Kota Ternate, gelar Pengukuhan Alumni Angkatan - 58 dan Penyerahan Siswa Kelas IX Tahun Pelajaran 2023-2024,...

SMP Negeri 2 Kota Ternate Umumkan Hasil Ujian Tahun Pelajaran 2024

Ternate - Setelah melalui prosesi ujian akhir sekolah (UAS) tahun pelajaran 2024 pada bulan Mei kemarin, kini Sekolah Menengah Pertama (SMP) Negeri 2 Kota...

Ternate – Mahasiswa Fakultas Ilmu Budaya (FIB) Universitas Khairun Ternate menggelar aksi di depan Fakultas Ilmu Budaya, dengan isu Mengungkap Fakta MBKM. Rabu (17/01).

Aksi yang di gelar pagi tadi dengan masa aksi memegang sebuah spanduk yang bertuliskan, “MBKM Berkedok Korupsi, Dosen Berkuasa”.

Korlap Aksi, Sukri M. Hamzah melalui propagandanya, menjelaskan Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM) ialah kebijakan dari Kemendikbud Ristek yang di hadirkan dengan maksud mentransformasi sistem pendidikan perguruan tinggi Indonesia guna menghasilkan lulusan terbaik di masa depan yang memiliki kemampuan soft skill dan hard skill untuk kebutuhan jaman selanjutnya.

Akan tetapi kata Korlap, proses daripada pelaksanaan program MBKM dari Kemendikbud Ristek di perguruan tinggi justru memiliki beberapa fakta menarik yang itu berakibat fatal pada proses penghayatan ilmu pengetahuan di Universitas.

“Kebijakan MBKM yang di dalam nya terdapat program magang yang bersertifikat, studi independen, kampus mengajar, pertukaran mahasiswa merdeka, membangun desa (KKN Tematik), proyek kemanusiaan dan riset atau penelitian ialah akumulasi program dengan menggunakan konsep merdeka dalam pembelajaran,” sebutnya.

Hanya saja Lanjut Presiden BEM FIB ini, justru membawa dampak signifikan pada pertumbuhan intelektual kampus pada aspek efektif (kurangnya penekanan pada aspek perasaan, seperti minat dan sikap), dan pada aspek psikomotorik (kurang menekankan pada keterampilan motorik), bahkan ada minim soal kesadaran kognitif yang itu justru mendistorsi nilai dan jati diri sebagai manusia, juga mahasiswa.

Mengapa demikian.? Kata Sukri, bahwa Program Pertukaran Mahasiswa Merdeka (PMM) dengan jumlah peminat yang sangat banyak hampir di seluruh perguruan tinggi se Indonesia yang tidak jarang di latarbelakangi oleh hasrat nya seperti contoh harus melihat monas di jakarta, bali dengan wisata alam yang indah dan lain-lain.

“Akhirnya mahasiswa atau pun organisasi tak lagi bernalar kritis, berdiskusi perihal ilmu, memecahkan problem sosial, dan melawan sistem pendidikan yang rancuh yang itu semua telah tergantikan dengan cerita romansa seperti hal nya pantai bali, monas di jakarta dan lain sebagainya,” ujarnya.

Pihaknya pun mengatakan, dengan betapa menggiurkanya anggaran riset dan penelitian, akan tetapi cerita mengenai tempat magang yang toxic dan cerita mengenai KKN tematik yang tidak jelas anggarannya, juga minim pembangunan SDM nya dan juga dosen-dosen yang telah beralih fungsi menjadi konsultan proyek.

“Hal itu semua karena sistem pendidikan yang terlanjur di monopoli dan program MBKM adalah pasarnya dan mahasiswa hanyalah mesin yang siap bekerja untuk kepentingan pasar,” tutup Korlap.

BERITA DAERAH

LIHAT SEMUA

Dinilai Langgar UU, Senator DPD RI...

Ternate - Viral Video Bupati Halmahera Utara (Halut), Maluku Utara (Malut), Frans Manery, mengejar massa aksi dengan sebilah senjata tajam (Sajam), saat menggelar aksi...

Tokoh Muda Makayoa; Integritas KPUD Halsel...

Labuha - Dengan lolosnya sejumlah incumbent Penyelenggara Pemilihan Kecamatan (PPK), diwilayah Kabupaten Halmahera Selatan (Halsel), pada seleksi ulang anggota PPK tahun 2024 untuk pemilihan...

194 CJH Siap Diberangkatkan, Empat Diantaranya...

Halsel - Sebanyak 194 Calon Jamaah Haji (CJH) Kabupaten Halmahera Selatan (Halsel), Provinsi Maluku Utara (Malut) untuk musim 1445 H /2024 M siap diberangkatkan...

SAAT INI

Mendikbud Batalkan UKT, Rektor; Unkhair Usul Ulang UKT Tahun...

Ternate - Rektor Universitas Khairun (Unkhair) Ternate, Dr. M. Ridha Ajam, tindaklanjuti...

BERITA UTAMA

Dinilai Langgar UU, Senator DPD RI...

Ternate - Viral Video Bupati Halmahera Utara (Halut), Maluku Utara (Malut), Frans Manery, mengejar massa aksi dengan sebilah senjata tajam (Sajam), saat menggelar aksi...

Sidang Kasus Dugaan Suap AGK, Tujuh...

Ternate - Pengadilan Negeri (PN) Ternate gelar sidang kedua atas kasus dugaan suap mantan gubernur Maluku Utara (Malut), Abdul Gani Kasuba (AGK), dengan agenda...

Gedung TPS3R Gamalama Terancam Jadi Sampah...

Ternate - Bak tak bertuan gedung Tempat Pengelolaan Sampah Reduce Reuse Recycle (TPS3R), yang berlokasi di Kelurahan Gamalama, Kecamatan Ternate Tengah, Kota Ternate, terancam...

REKOMENDASI

99 Persen Siswa SMP Negeri 4 Ternate Dinyatakan Lulus

Ternate - 309 dari 311 peserta Ujian Akhir Sekolah (UAS) Sekolah Menengah Pertama (SMP) Negeri 4 Kota Ternate, yang terdaftar dalam sistem 8355 dinyatakan...

128 Calon Wisuda AIKOM Ternate Diwisudakan Bulan Ini

Ternate - 128 Mahasiswa Calon Wisuda Akademi Ilmu Komputer (AIKOM) Ternate yang terdata akan di wisudakan pada bulan ini. "Peserta wisuda 128 orang, tanggal wisudanya...

30 SMP se-Kota Ternate Luluskan 3.282 Peserta Ujian

Ternate - Ada 30 Sekolah Menengah Pertama (SMP) baik Negeri maupun Swasta se-Kota Ternate, pada tahun pelajaran 2023-2024 telah mengikut sertakan siswa/siswinya pada ujian...

Tingkatkan Kualitas dan Kesejahteraan Petani, Dinas Pertanian Halteng Lakukan Berbagai Terobosan

Halteng - Pemerintah Kabupaten Halmahera Tengah (Halteng) melalui Dinas Pertanian terus berupaya melakukan trobosan dalam rangka meningkatkan kualitas dan kesejahteraan petani. Hal tersebut tidak terlepas...

THK-2 Kota Ternate Minta Pemkot Bijak Dalam Pengangkatan PPPK 2014

Ternate - 170 orang Tenaga Honorer Kategori Dua (TKH-2) Kota Ternate, gelar pertemuan dalam rangka membahas terkait dengan pengangkatan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja...

Pasca Terima Rekomendasi, Capt. Ali Ibrahim...

Ternate - Dewan Pimpinan Pusat Partai Amanat Nasional (DPP PAN), telah memberikan rekomendasi untuk bakal calon (balon) Gubernur Maluku Utara (Malut) periode 2024-2029, kepada...

128 Calon Wisuda AIKOM Ternate Diwisudakan...

Ternate - 128 Mahasiswa Calon Wisuda Akademi Ilmu Komputer (AIKOM) Ternate yang terdata akan di wisudakan pada bulan ini. "Peserta wisuda 128 orang, tanggal wisudanya...

SMP Negeri 2 Kota Ternate Umumkan...

Ternate - Setelah melalui prosesi ujian akhir sekolah (UAS) tahun pelajaran 2024 pada bulan Mei kemarin, kini Sekolah Menengah Pertama (SMP) Negeri 2 Kota...

Terseret Arus Sungai, Warga Desa Sambiki...

Morotai - Kantor Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) Ternate melalui Unit Siaga Sar Morotai pada Rabu (05/06) sekitar pukul 19.05 WIT mendapat laporan telah terjadi...

IKLAN

Dinilai Program MBKM Berkedok Korupsi dan Para Dosen Berkuasa, Mahasiswa FIB Unkhair Ternate Kembali Menggelar Aksi

Ternate – Mahasiswa Fakultas Ilmu Budaya (FIB) Universitas Khairun Ternate menggelar aksi di depan Fakultas Ilmu Budaya, dengan isu Mengungkap Fakta MBKM. Rabu (17/01).

Aksi yang di gelar pagi tadi dengan masa aksi memegang sebuah spanduk yang bertuliskan, “MBKM Berkedok Korupsi, Dosen Berkuasa”.

Korlap Aksi, Sukri M. Hamzah melalui propagandanya, menjelaskan Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM) ialah kebijakan dari Kemendikbud Ristek yang di hadirkan dengan maksud mentransformasi sistem pendidikan perguruan tinggi Indonesia guna menghasilkan lulusan terbaik di masa depan yang memiliki kemampuan soft skill dan hard skill untuk kebutuhan jaman selanjutnya.

Akan tetapi kata Korlap, proses daripada pelaksanaan program MBKM dari Kemendikbud Ristek di perguruan tinggi justru memiliki beberapa fakta menarik yang itu berakibat fatal pada proses penghayatan ilmu pengetahuan di Universitas.

“Kebijakan MBKM yang di dalam nya terdapat program magang yang bersertifikat, studi independen, kampus mengajar, pertukaran mahasiswa merdeka, membangun desa (KKN Tematik), proyek kemanusiaan dan riset atau penelitian ialah akumulasi program dengan menggunakan konsep merdeka dalam pembelajaran,” sebutnya.

Hanya saja Lanjut Presiden BEM FIB ini, justru membawa dampak signifikan pada pertumbuhan intelektual kampus pada aspek efektif (kurangnya penekanan pada aspek perasaan, seperti minat dan sikap), dan pada aspek psikomotorik (kurang menekankan pada keterampilan motorik), bahkan ada minim soal kesadaran kognitif yang itu justru mendistorsi nilai dan jati diri sebagai manusia, juga mahasiswa.

Mengapa demikian.? Kata Sukri, bahwa Program Pertukaran Mahasiswa Merdeka (PMM) dengan jumlah peminat yang sangat banyak hampir di seluruh perguruan tinggi se Indonesia yang tidak jarang di latarbelakangi oleh hasrat nya seperti contoh harus melihat monas di jakarta, bali dengan wisata alam yang indah dan lain-lain.

“Akhirnya mahasiswa atau pun organisasi tak lagi bernalar kritis, berdiskusi perihal ilmu, memecahkan problem sosial, dan melawan sistem pendidikan yang rancuh yang itu semua telah tergantikan dengan cerita romansa seperti hal nya pantai bali, monas di jakarta dan lain sebagainya,” ujarnya.

Pihaknya pun mengatakan, dengan betapa menggiurkanya anggaran riset dan penelitian, akan tetapi cerita mengenai tempat magang yang toxic dan cerita mengenai KKN tematik yang tidak jelas anggarannya, juga minim pembangunan SDM nya dan juga dosen-dosen yang telah beralih fungsi menjadi konsultan proyek.

“Hal itu semua karena sistem pendidikan yang terlanjur di monopoli dan program MBKM adalah pasarnya dan mahasiswa hanyalah mesin yang siap bekerja untuk kepentingan pasar,” tutup Korlap.

Bagikan :

Artikel Terkait

Baca Juga

99 Persen Siswa SMP Negeri 4...

Ternate - 309 dari 311 peserta Ujian Akhir Sekolah (UAS) Sekolah Menengah Pertama (SMP) Negeri 4 Kota Ternate, yang terdaftar dalam sistem 8355 dinyatakan...

30 SMP se-Kota Ternate Luluskan 3.282...

Ternate - Ada 30 Sekolah Menengah Pertama (SMP) baik Negeri maupun Swasta se-Kota Ternate, pada tahun pelajaran 2023-2024 telah mengikut sertakan siswa/siswinya pada ujian...

THK-2 Kota Ternate Minta Pemkot Bijak...

Ternate - 170 orang Tenaga Honorer Kategori Dua (TKH-2) Kota Ternate, gelar pertemuan dalam rangka membahas terkait dengan pengangkatan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja...

Pasca Terima Rekomendasi, Capt. Ali Ibrahim...

Ternate - Dewan Pimpinan Pusat Partai Amanat Nasional (DPP PAN), telah memberikan rekomendasi untuk bakal calon (balon) Gubernur Maluku Utara (Malut) periode 2024-2029, kepada...

Iklan

error: Content is protected !!