Sebagai Kasi Pendis, Saleh Al-Haddad Fokuskan Dua Program Utama Demi Kemajuan Kementrian Agama Halsel

Bagikan :

TERPOPULER

Walikota Ingatkan ASN Kota Ternate Untuk...

Ternate - Pengaruh judi terutama judi online cukup kuat akhir-akhir ini, sehingga Presiden RI, Ir. Joko Widodo, pun telah mengingatkan kepada seluruh jajaran ASN,...

BACA JUGA

Keluarga Besar MAN 1 Halsel Perdana Berqurban Satu Ekor Sapi

Halsel - Keluarga besar MAN 1 Halmahera Selatan melaksanakan penyembelihan Hewan Qurban Idul Adha 1445 H/2024 M pada hari Senin (17/06). Kegiatan pemotongan qurban bertempat...

Sambut Hari Bhayangkara Ke-78, Polsek Ternate Utara Gelar Baksos Religi

Ternate - Dalam rangka menyambut hari Bhayangkara Ke-78, Kepolisian Sektor (Polsek) Kecamatan Ternate Utara, Kota Ternate, gelar bakti sosial (Baksos) bersama pengurus Mesjid di...

Halsel – Kepala Seksi Pendidikan Islam, Saleh Alhaddad, berkomitmen untuk memajukan berbagai program yang menjadi tugas dan tanggungjawabnya pasca dirinya dilantik sebagi kasipendis di Kementrian agama Kabupaten Halmahera Selatan (Halsel).

Mantan Bendahara Madrasah Aliah Negeri satu (MAN 1) Halsel itu, saat dikonfirmasi melalui telfon genggamnya, Rabu (18/10) menyampaikan, program pertama yang nantinya dilakukan itu, fokus pemetaan kelembagaan, dan peningkatan mutu kelembagaan, baik dari sisi pemetaan kurikulum, pemetaan sarana prasarana, maupun pemetaan mutu siswa.

Karena menurutnya, semua program itu, telah di canangkan oleh Kepala Kantor Wilayah Kementrian Agama Maluku Utara (Kakanwil Kemenag Malut), karena itu kita ambil garis besarnya untuk menyelesaikan masalah yang ada.

Maka dengan kehadirannya di Pendis kata Saleh, dirinya melihat Masalahnya lumayan banyak, seperti pondok pesantren, dari sistem emis, maupun sarana dan prasarana dan lain sebagainya, itu tidak tercover dalam sistem, begitu juga di madrasah dan sebagainya, hal ini di karenakan sistem informasi IT itu banyak yang rancu, seperti halnya ‘Emis tidak konek dengan simsatral, emis tidak konek dengan simpatika’.

Hal Ini menandakan bahwa kata Kasipendis, penataan kelembagaan Madrasah itu masih amburadul, karena belum terkoneksi satu sama lain. Maka tugasnya yang pertama itu adalah menjalankan dua program, program yang pertama, pemetaan kelembagaan yang harus di sempurnakan dari sistem nya, mulai sistem yang satu ke sistem yang lain seperti, emis, simsatras, PMP, BKBK, baru menata kurikulumnya.

Karena lanjut Saleh, hampir sebagian Madrasah masih memakai kurikulum K13, KTSP, kurikulum Merdeka. Kata Dia, sekarang sesuai dengan peraturan menteri agama 347, itu seluruh madrasah harus menggunakan kurikulum merdeka.

“Tapi saat ini kita jangan dulu bicara kurikulum, kita bicara dulu pemetaan kelembagaannya, sehingga kita tahu di Madrasah itu siswa berapa Banyak, guru berapa Banyak, sarana prasarannya sudah siap atau belum, baru kita bicara bagaimana peningkatan mutu,” ujarnya

Lanjutnya, Kalau selama penataan kelembagaannya belum selesai, maka belum bisa bicara mutu kelembagaan madrasah, karena itu, dengan segala keterbatasan, maka fokus dan tujuan utama adalah penataan Madrasah, baik itu swasta maupun negeri, setelah pemetaan selesai baru masuk pada program inti, yang di canangkan oleh Kakanwil melalui Kabid Pendis, yakni peningkatkan mutu Madrasah melalui literasi bahasa, agama dan Madrasah mengaji.

“Kerena itu, Saya berharap seluruh kepala-kepala madrasah dan seluruh stakeholder yang ada di bawah naungan Pendis untuk bekerja sama meningkatkan pendidikan agama dan keagamaan itu lebih baik dari yang sebelumnya,” harapnya.

BERITA DAERAH

LIHAT SEMUA

Dinilai Langgar UU, Senator DPD RI...

Ternate - Viral Video Bupati Halmahera Utara (Halut), Maluku Utara (Malut), Frans Manery, mengejar massa aksi dengan sebilah senjata tajam (Sajam), saat menggelar aksi...

Tokoh Muda Makayoa; Integritas KPUD Halsel...

Labuha - Dengan lolosnya sejumlah incumbent Penyelenggara Pemilihan Kecamatan (PPK), diwilayah Kabupaten Halmahera Selatan (Halsel), pada seleksi ulang anggota PPK tahun 2024 untuk pemilihan...

194 CJH Siap Diberangkatkan, Empat Diantaranya...

Halsel - Sebanyak 194 Calon Jamaah Haji (CJH) Kabupaten Halmahera Selatan (Halsel), Provinsi Maluku Utara (Malut) untuk musim 1445 H /2024 M siap diberangkatkan...

SAAT INI

HLH Se-dunia, DLH Kota Ternate dan Pertamina Gelar Penanaman...

Ternate - Memperingati Hari Lingkungan Hidup (HLH) se-dunia Dinas Lingkungan Hidup (DLH)...

BERITA UTAMA

Mendikbud Batalkan UKT, Rektor; Unkhair Usul...

Ternate - Rektor Universitas Khairun (Unkhair) Ternate, Dr. M. Ridha Ajam, tindaklanjuti pembatalan Uang Kuliah Tunggal (UKT) dari Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, Riset dan...

Dinilai Langgar UU, Senator DPD RI...

Ternate - Viral Video Bupati Halmahera Utara (Halut), Maluku Utara (Malut), Frans Manery, mengejar massa aksi dengan sebilah senjata tajam (Sajam), saat menggelar aksi...

Sidang Kasus Dugaan Suap AGK, Tujuh...

Ternate - Pengadilan Negeri (PN) Ternate gelar sidang kedua atas kasus dugaan suap mantan gubernur Maluku Utara (Malut), Abdul Gani Kasuba (AGK), dengan agenda...

REKOMENDASI

Keluarga Besar MAN 1 Halsel Perdana Berqurban Satu Ekor Sapi

Halsel - Keluarga besar MAN 1 Halmahera Selatan melaksanakan penyembelihan Hewan Qurban Idul Adha 1445 H/2024 M pada hari Senin (17/06). Kegiatan pemotongan qurban bertempat...

Sambut Hari Bhayangkara Ke-78, Polsek Ternate Utara Gelar Baksos Religi

Ternate - Dalam rangka menyambut hari Bhayangkara Ke-78, Kepolisian Sektor (Polsek) Kecamatan Ternate Utara, Kota Ternate, gelar bakti sosial (Baksos) bersama pengurus Mesjid di...

HLH Se-dunia, DLH Kota Ternate dan...

Ternate - Memperingati Hari Lingkungan Hidup (HLH) se-dunia Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Ternate dan Pertamina Patra Niaga Fuel Terminal Ternate, gelar penanaman pohon...

Keluarga Besar MAN 1 Halsel Perdana...

Halsel - Keluarga besar MAN 1 Halmahera Selatan melaksanakan penyembelihan Hewan Qurban Idul Adha 1445 H/2024 M pada hari Senin (17/06). Kegiatan pemotongan qurban bertempat...

Usai Proses Penilaian Akhir Tahun Pelajaran...

Halsel - Madrasah Aliyah Negeri (MAN) I Halmahera Selatan, laksanakan kegiatan ekstrakurikuler yang dilaksanakan setelah proses penilaian akhir tahun pelajaran 2023-2024. Plt Kepala MAN 1...

SNPMB-SNBT Tahun 2024 Diumumkan Besok

Ternate - Seleksi Nasional Penerimaan Mahasiswa Baru (SNPMB) jalur Seleksi Nasional Berdasarkan Tes (SNBT) tahun 2024, resmi diumumkan besok, Kamis, 13 Juni 2024. Hasil pengumuman...

IKLAN

Sebagai Kasi Pendis, Saleh Al-Haddad Fokuskan Dua Program Utama Demi Kemajuan Kementrian Agama Halsel

Halsel – Kepala Seksi Pendidikan Islam, Saleh Alhaddad, berkomitmen untuk memajukan berbagai program yang menjadi tugas dan tanggungjawabnya pasca dirinya dilantik sebagi kasipendis di Kementrian agama Kabupaten Halmahera Selatan (Halsel).

Mantan Bendahara Madrasah Aliah Negeri satu (MAN 1) Halsel itu, saat dikonfirmasi melalui telfon genggamnya, Rabu (18/10) menyampaikan, program pertama yang nantinya dilakukan itu, fokus pemetaan kelembagaan, dan peningkatan mutu kelembagaan, baik dari sisi pemetaan kurikulum, pemetaan sarana prasarana, maupun pemetaan mutu siswa.

Karena menurutnya, semua program itu, telah di canangkan oleh Kepala Kantor Wilayah Kementrian Agama Maluku Utara (Kakanwil Kemenag Malut), karena itu kita ambil garis besarnya untuk menyelesaikan masalah yang ada.

Maka dengan kehadirannya di Pendis kata Saleh, dirinya melihat Masalahnya lumayan banyak, seperti pondok pesantren, dari sistem emis, maupun sarana dan prasarana dan lain sebagainya, itu tidak tercover dalam sistem, begitu juga di madrasah dan sebagainya, hal ini di karenakan sistem informasi IT itu banyak yang rancu, seperti halnya ‘Emis tidak konek dengan simsatral, emis tidak konek dengan simpatika’.

Hal Ini menandakan bahwa kata Kasipendis, penataan kelembagaan Madrasah itu masih amburadul, karena belum terkoneksi satu sama lain. Maka tugasnya yang pertama itu adalah menjalankan dua program, program yang pertama, pemetaan kelembagaan yang harus di sempurnakan dari sistem nya, mulai sistem yang satu ke sistem yang lain seperti, emis, simsatras, PMP, BKBK, baru menata kurikulumnya.

Karena lanjut Saleh, hampir sebagian Madrasah masih memakai kurikulum K13, KTSP, kurikulum Merdeka. Kata Dia, sekarang sesuai dengan peraturan menteri agama 347, itu seluruh madrasah harus menggunakan kurikulum merdeka.

“Tapi saat ini kita jangan dulu bicara kurikulum, kita bicara dulu pemetaan kelembagaannya, sehingga kita tahu di Madrasah itu siswa berapa Banyak, guru berapa Banyak, sarana prasarannya sudah siap atau belum, baru kita bicara bagaimana peningkatan mutu,” ujarnya

Lanjutnya, Kalau selama penataan kelembagaannya belum selesai, maka belum bisa bicara mutu kelembagaan madrasah, karena itu, dengan segala keterbatasan, maka fokus dan tujuan utama adalah penataan Madrasah, baik itu swasta maupun negeri, setelah pemetaan selesai baru masuk pada program inti, yang di canangkan oleh Kakanwil melalui Kabid Pendis, yakni peningkatkan mutu Madrasah melalui literasi bahasa, agama dan Madrasah mengaji.

“Kerena itu, Saya berharap seluruh kepala-kepala madrasah dan seluruh stakeholder yang ada di bawah naungan Pendis untuk bekerja sama meningkatkan pendidikan agama dan keagamaan itu lebih baik dari yang sebelumnya,” harapnya.

Bagikan :

Artikel Terkait

Baca Juga

Sambut Hari Bhayangkara Ke-78, Polsek Ternate...

Ternate - Dalam rangka menyambut hari Bhayangkara Ke-78, Kepolisian Sektor (Polsek) Kecamatan Ternate Utara, Kota Ternate, gelar bakti sosial (Baksos) bersama pengurus Mesjid di...

Keluarga Besar MAN 1 Halsel Perdana...

Halsel - Keluarga besar MAN 1 Halmahera Selatan melaksanakan penyembelihan Hewan Qurban Idul Adha 1445 H/2024 M pada hari Senin (17/06). Kegiatan pemotongan qurban bertempat...

Iklan

error: Content is protected !!