BPJS Ketenagakerjaan Genjot Agen Perisai, Sasar Pekerja Mandiri hingga RT/RW di Ternate

Bagikan :

TERPOPULER

BACA JUGA

Ternate – BPJS Ketenagakerjaan terus memperluas jangkauan perlindungan pekerja dengan menggencarkan sosialisasi sekaligus membentuk agen Perisai (Penggerak Jaminan Sosial Indonesia) di tingkat kecamatan.

Langkah ini ditandai dengan kegiatan di Kecamatan Ternate Utara, Selasa (14/4), yang melibatkan Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Kota Ternate, Camat Ternate Utara Sunarto Taher, para lurah, serta perwakilan RT dan RW.

Kegiatan yang berlangsung di Caffe Bukit Bintang, Kelurahan Dufa-Dufa, tersebut menjadi bagian dari strategi memperluas kepesertaan jaminan sosial, khususnya bagi pekerja mandiri yang selama ini belum terjangkau.

Program pembentukan agen Perisai diarahkan untuk memperkuat ekosistem jaminan sosial ketenagakerjaan hingga ke level komunitas. Inisiatif ini juga sejalan dengan kebijakan pemerintah daerah, yang diperkuat melalui surat edaran Gubernur Maluku Utara dan peraturan wali kota terkait kewajiban kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan.

Account Representative Khusus (ARK) BPJS Ketenagakerjaan, Ricky Maulana Abiyantoro, mengatakan agen Perisai akan menjadi ujung tombak dalam menjangkau masyarakat.
“Agen Perisai berperan mendaftarkan sekaligus memberikan edukasi kepada masyarakat, terutama pekerja mandiri, agar perlindungan jaminan sosial menjangkau hingga tingkat kecamatan, kelurahan, sampai RT dan RW,” ujarnya.

Ia menambahkan, program ini menyasar pekerja mandiri di Kota Ternate dan wilayah Maluku Utara. Upaya tersebut juga dinilai selaras dengan agenda pemerintah dalam menekan angka kemiskinan ekstrem.

“Target kami pekerja mandiri di Ternate dan Maluku Utara dapat terdaftar sebagai peserta BPJS Ketenagakerjaan. Ini juga mendukung program pengentasan kemiskinan ekstrem,” kata Ricky.

Pada tahap awal, implementasi program difokuskan di tiga kecamatan di Kota Ternate, yakni Ternate Utara, Ternate Tengah, dan Ternate Selatan. Sosialisasi di Ternate Tengah digelar pada hari yang sama, sementara Ternate Selatan dijadwalkan berlangsung keesokan hari.

Ke depan, BPJS Ketenagakerjaan juga akan memperluas sosialisasi kepada pekerja sektor informal lainnya, termasuk pengemudi ojek daring.

BERITA DAERAH

LIHAT SEMUA

SAAT INI

Lepas Tim PKM Tanggap Darurat Bencana ke Aceh, Ini...

Tim yang akan bertugas di wilayah terdampak bencana itu berjumlah 12 personel lintas profesi.

BERITA UTAMA

REKOMENDASI

IKLAN

BPJS Ketenagakerjaan Genjot Agen Perisai, Sasar Pekerja Mandiri hingga RT/RW di Ternate

Ternate – BPJS Ketenagakerjaan terus memperluas jangkauan perlindungan pekerja dengan menggencarkan sosialisasi sekaligus membentuk agen Perisai (Penggerak Jaminan Sosial Indonesia) di tingkat kecamatan.

Langkah ini ditandai dengan kegiatan di Kecamatan Ternate Utara, Selasa (14/4), yang melibatkan Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Kota Ternate, Camat Ternate Utara Sunarto Taher, para lurah, serta perwakilan RT dan RW.

Kegiatan yang berlangsung di Caffe Bukit Bintang, Kelurahan Dufa-Dufa, tersebut menjadi bagian dari strategi memperluas kepesertaan jaminan sosial, khususnya bagi pekerja mandiri yang selama ini belum terjangkau.

Program pembentukan agen Perisai diarahkan untuk memperkuat ekosistem jaminan sosial ketenagakerjaan hingga ke level komunitas. Inisiatif ini juga sejalan dengan kebijakan pemerintah daerah, yang diperkuat melalui surat edaran Gubernur Maluku Utara dan peraturan wali kota terkait kewajiban kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan.

Account Representative Khusus (ARK) BPJS Ketenagakerjaan, Ricky Maulana Abiyantoro, mengatakan agen Perisai akan menjadi ujung tombak dalam menjangkau masyarakat.
“Agen Perisai berperan mendaftarkan sekaligus memberikan edukasi kepada masyarakat, terutama pekerja mandiri, agar perlindungan jaminan sosial menjangkau hingga tingkat kecamatan, kelurahan, sampai RT dan RW,” ujarnya.

Ia menambahkan, program ini menyasar pekerja mandiri di Kota Ternate dan wilayah Maluku Utara. Upaya tersebut juga dinilai selaras dengan agenda pemerintah dalam menekan angka kemiskinan ekstrem.

“Target kami pekerja mandiri di Ternate dan Maluku Utara dapat terdaftar sebagai peserta BPJS Ketenagakerjaan. Ini juga mendukung program pengentasan kemiskinan ekstrem,” kata Ricky.

Pada tahap awal, implementasi program difokuskan di tiga kecamatan di Kota Ternate, yakni Ternate Utara, Ternate Tengah, dan Ternate Selatan. Sosialisasi di Ternate Tengah digelar pada hari yang sama, sementara Ternate Selatan dijadwalkan berlangsung keesokan hari.

Ke depan, BPJS Ketenagakerjaan juga akan memperluas sosialisasi kepada pekerja sektor informal lainnya, termasuk pengemudi ojek daring.

Bagikan :

Artikel Terkait

Baca Juga

Iklan