Penjual Jam Tangan Keliling Ditemukan Meninggal di Kamar Kos

Bagikan :

TERPOPULER

Dua Caleg Tumbang di PSU TPS...

Ternate - Pemungutan Suara Ulang (PSU) yang dihelat oleh Komisi Pemilihan Umum Daerah (KPUD), Kota Ternate, di Tempat Pemungutan Suara (TPS) 8, Kelurahan Tabona,...

BACA JUGA

Dua Caleg Tumbang di PSU TPS 8 Kelurahan Tabona

Ternate - Pemungutan Suara Ulang (PSU) yang dihelat oleh Komisi Pemilihan Umum Daerah (KPUD), Kota Ternate, di Tempat Pemungutan Suara (TPS) 8, Kelurahan Tabona,...

Keluarga Besar MAN 1 Halsel Perdana Berqurban Satu Ekor Sapi

Halsel - Keluarga besar MAN 1 Halmahera Selatan melaksanakan penyembelihan Hewan Qurban Idul Adha 1445 H/2024 M pada hari Senin (17/06). Kegiatan pemotongan qurban bertempat...

Sambut Hari Bhayangkara Ke-78, Polsek Ternate Utara Gelar Baksos Religi

Ternate - Dalam rangka menyambut hari Bhayangkara Ke-78, Kepolisian Sektor (Polsek) Kecamatan Ternate Utara, Kota Ternate, gelar bakti sosial (Baksos) bersama pengurus Mesjid di...

Pudir III AIKOM Nilai Kebijakan Panitia Wisuda Bertentangan dengan Mekanisme Internal

Ternate - Pembantu Direktur III Bidang Kemahasiswaan, Ilham Djufri ST.,M.Kom menyatakan sikap bakal tidak mengikuti pelaksanaan wisuda Akdemi Ilmu Komputer (AIKOM) Ternate, yang diselenggarakan...

Halsel – Seorang Pria Penjual Jam Tangan keliling ditemukan meninggal atau tidak bernyawa di kamar kos atau kontrakkannya, Sabtu (25/02/23).

Pantauan media ini, penemuan mayat itu sempat menggegerkan warga sekitarnya, yang berkumpul didepan kos-kosan Kembar Kamar Nomor 3, RT 1 desa Tomori Kecamatan Bacan, Kabupaten Halmahera Selatan.

Menurut Saksi mata, Junaidi Jabar, yang mengaku ngontrak dikamar nomor 9 berhadapan dengan kamar pria yang ditemukan meninggal tersebut.

Junaidi menuturkan, sekitar pukul 08.00, Wit pagi, dirinya bangun dan mendengar tetangga kamar mengeluhkan adanya bau busuk, yang awalnya dicurigai bersumber dari adanya tikus yang mati sekitar kosan tersebut

Baru sekitar pukul 14.00 penghuni kosan Kembar baru mengetahui bahwa bau busuk itu datang dari kamar nomor 3.

“Sekitar pukul 14.00 WIT Kaka saya (Julkifli Murad) datang ke kamar saya untuk buang air dan mencium bau yang sama sehingga memerintahkan saya untuk mengecek kamar tersebut di karenakan adanya lalat di depan pintu tersebut,” tutur Junaidi yang juga

Pegawai Honor di Dinas Satpol PP Halsel.
Atas perintah Julkifli, tambah Junaidi, dirinya langsung mengecek Kondisi kamar kos nomor 3 dan menemukan penghuninya telah meninggal dengan posisi duduk tersandar dengan ditutupi selimut.

“Saya mengecek kondisi kosan tersebut dengan mengetuk pintu dan jendela namun tidak ada balasan, sehingga mencoba untuk membuka pintu ternyata tidak terkunci dan mencoba melihat ternyata ada sosok mayat dengan kondisi duduk bersandar tembok dengan kondisi tertutup selimut hanya terlihat kondisi kaki yang bengkak dan mengeluarkan bau,” ungkapnya.

Menurut Pegawai Honorer Satpol PP ini, Korban keseharian berjualan jam tangan keliling dan memiliki kepribadian yang kurang bergaul dengan penghuni kos lainnya.

“Biasanya keluar jualan pagi pulang sering sore atau malam, sudah kurang lebih 3 hari ini tidak kami lihat lagi namun tidak ada kecurigaan di karenakan aktifitas korban memang seperti itu hanya keluar kerja dan pulang langsung di kamar saja,” Ceritanya kepada wartawan media ini.

Saksi lain, Julkifli Murad, membenarkan apa yang disampaikan adiknya, Junaidi. Dirinya (Julkifli) yang mampir ke kosan adiknya untuk buang air mencium bau busuk yang dicurigai datang dari arah kamari nomor 3, lalu menyuruh adiknya, Junaidi untuk mengecek langsung.

“Pada saat diberitahu adik saya bahwa penghuni kamar itu sudah meninggal, saya langsung menuju ke Polres untuk melapor kejadian tersebut,” akunya.

Sementara Pemilik Kosan, Hajija Yasin saat ditanyai Wartawan di depan Kosan Kembar, mengaku baru mengetahui adanya penemuan Mayat di Kosan miliknya setelah di hubungi Junaidi melalui telepon genggam.

“Saya mendapat kabar adanya penemuan mayat di kosan dari Junaidi kemudian saya ke kosan untuk melihat langsung,” ucap Hajija, Ibu Rumah Tangga berusia 32 tahun ini.

Hajija bilang, Korban menempati kosan tersebut baru 2 bulan, tetapi ini bukan yang pertama karena sebelumnya dirinya juga pernah ngekos di disini selama 5 bulan.

“Tidak ada aktifitas yang mencurigakan di karenakan dia (Korban) datang ke kosan pada saat pulang kerja untuk beristirahat, dan orangnya tidak bergaul di kalangan sesama penghuni Kosan saja tidak tahu nama korban hanya memanggilnya mas,” kata Hajija.

Identitas Korban diketahui setelah pihak kepolisian datang mengolah Tempat Kejadian Perkara (TKP). Dari Dompet yang didapat dalam kamar itu, diketahui bahwa korban bernama Dadang Saputra, lahir di Bandung, 20 Juni 1971.

Setelah melakukan olah TKP, jenajah Korban dibawa ke Rumah Sakit Umum Daerah, di desa Marabose, Bacan untuk di Autopsi.

Kasat Reskrim Polres Halsel, IPTU Dwi Aryo Wibowo saat dikonfirmasi waetawan melalui whatsapp oleh Wartawan mengaku belum mengetahui penyebab kematiannya.

“Jenazah masih di Rumah Sakit, kita menunggu hasil Autopsi,” jawabnya. (FI)

BERITA DAERAH

LIHAT SEMUA

Dinilai Langgar UU, Senator DPD RI...

Ternate - Viral Video Bupati Halmahera Utara (Halut), Maluku Utara (Malut), Frans Manery, mengejar massa aksi dengan sebilah senjata tajam (Sajam), saat menggelar aksi...

Tokoh Muda Makayoa; Integritas KPUD Halsel...

Labuha - Dengan lolosnya sejumlah incumbent Penyelenggara Pemilihan Kecamatan (PPK), diwilayah Kabupaten Halmahera Selatan (Halsel), pada seleksi ulang anggota PPK tahun 2024 untuk pemilihan...

194 CJH Siap Diberangkatkan, Empat Diantaranya...

Halsel - Sebanyak 194 Calon Jamaah Haji (CJH) Kabupaten Halmahera Selatan (Halsel), Provinsi Maluku Utara (Malut) untuk musim 1445 H /2024 M siap diberangkatkan...

SAAT INI

Dua Caleg Tumbang di PSU TPS 8 Kelurahan Tabona

Ternate - Pemungutan Suara Ulang (PSU) yang dihelat oleh Komisi Pemilihan Umum...

BERITA UTAMA

HLH Se-dunia, DLH Kota Ternate dan...

Ternate - Memperingati Hari Lingkungan Hidup (HLH) se-dunia Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Ternate dan Pertamina Patra Niaga Fuel Terminal Ternate, gelar penanaman pohon...

Mendikbud Batalkan UKT, Rektor; Unkhair Usul...

Ternate - Rektor Universitas Khairun (Unkhair) Ternate, Dr. M. Ridha Ajam, tindaklanjuti pembatalan Uang Kuliah Tunggal (UKT) dari Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, Riset dan...

Dinilai Langgar UU, Senator DPD RI...

Ternate - Viral Video Bupati Halmahera Utara (Halut), Maluku Utara (Malut), Frans Manery, mengejar massa aksi dengan sebilah senjata tajam (Sajam), saat menggelar aksi...

REKOMENDASI

Keluarga Besar MAN 1 Halsel Perdana Berqurban Satu Ekor Sapi

Halsel - Keluarga besar MAN 1 Halmahera Selatan melaksanakan penyembelihan Hewan Qurban Idul Adha 1445 H/2024 M pada hari Senin (17/06). Kegiatan pemotongan qurban bertempat...

Pudir III AIKOM Nilai Kebijakan Panitia Wisuda Bertentangan dengan Mekanisme Internal

Ternate - Pembantu Direktur III Bidang Kemahasiswaan, Ilham Djufri ST.,M.Kom menyatakan sikap bakal tidak mengikuti pelaksanaan wisuda Akdemi Ilmu Komputer (AIKOM) Ternate, yang diselenggarakan...

Dua Caleg Tumbang di PSU TPS 8 Kelurahan Tabona

Ternate - Pemungutan Suara Ulang (PSU) yang dihelat oleh Komisi Pemilihan Umum Daerah (KPUD), Kota Ternate, di Tempat Pemungutan Suara (TPS) 8, Kelurahan Tabona,...

Sambut Hari Bhayangkara Ke-78, Polsek Ternate Utara Gelar Baksos Religi

Ternate - Dalam rangka menyambut hari Bhayangkara Ke-78, Kepolisian Sektor (Polsek) Kecamatan Ternate Utara, Kota Ternate, gelar bakti sosial (Baksos) bersama pengurus Mesjid di...

Keluarga Besar MAN 1 Halsel Perdana...

Halsel - Keluarga besar MAN 1 Halmahera Selatan melaksanakan penyembelihan Hewan Qurban Idul Adha 1445 H/2024 M pada hari Senin (17/06). Kegiatan pemotongan qurban bertempat...

Sambut Hari Bhayangkara Ke-78, Polsek Ternate...

Ternate - Dalam rangka menyambut hari Bhayangkara Ke-78, Kepolisian Sektor (Polsek) Kecamatan Ternate Utara, Kota Ternate, gelar bakti sosial (Baksos) bersama pengurus Mesjid di...

Pudir III AIKOM Nilai Kebijakan Panitia...

Ternate - Pembantu Direktur III Bidang Kemahasiswaan, Ilham Djufri ST.,M.Kom menyatakan sikap bakal tidak mengikuti pelaksanaan wisuda Akdemi Ilmu Komputer (AIKOM) Ternate, yang diselenggarakan...

HLH Se-dunia, DLH Kota Ternate dan...

Ternate - Memperingati Hari Lingkungan Hidup (HLH) se-dunia Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Ternate dan Pertamina Patra Niaga Fuel Terminal Ternate, gelar penanaman pohon...

IKLAN

Penjual Jam Tangan Keliling Ditemukan Meninggal di Kamar Kos

Halsel – Seorang Pria Penjual Jam Tangan keliling ditemukan meninggal atau tidak bernyawa di kamar kos atau kontrakkannya, Sabtu (25/02/23).

Pantauan media ini, penemuan mayat itu sempat menggegerkan warga sekitarnya, yang berkumpul didepan kos-kosan Kembar Kamar Nomor 3, RT 1 desa Tomori Kecamatan Bacan, Kabupaten Halmahera Selatan.

Menurut Saksi mata, Junaidi Jabar, yang mengaku ngontrak dikamar nomor 9 berhadapan dengan kamar pria yang ditemukan meninggal tersebut.

Junaidi menuturkan, sekitar pukul 08.00, Wit pagi, dirinya bangun dan mendengar tetangga kamar mengeluhkan adanya bau busuk, yang awalnya dicurigai bersumber dari adanya tikus yang mati sekitar kosan tersebut

Baru sekitar pukul 14.00 penghuni kosan Kembar baru mengetahui bahwa bau busuk itu datang dari kamar nomor 3.

“Sekitar pukul 14.00 WIT Kaka saya (Julkifli Murad) datang ke kamar saya untuk buang air dan mencium bau yang sama sehingga memerintahkan saya untuk mengecek kamar tersebut di karenakan adanya lalat di depan pintu tersebut,” tutur Junaidi yang juga

Pegawai Honor di Dinas Satpol PP Halsel.
Atas perintah Julkifli, tambah Junaidi, dirinya langsung mengecek Kondisi kamar kos nomor 3 dan menemukan penghuninya telah meninggal dengan posisi duduk tersandar dengan ditutupi selimut.

“Saya mengecek kondisi kosan tersebut dengan mengetuk pintu dan jendela namun tidak ada balasan, sehingga mencoba untuk membuka pintu ternyata tidak terkunci dan mencoba melihat ternyata ada sosok mayat dengan kondisi duduk bersandar tembok dengan kondisi tertutup selimut hanya terlihat kondisi kaki yang bengkak dan mengeluarkan bau,” ungkapnya.

Menurut Pegawai Honorer Satpol PP ini, Korban keseharian berjualan jam tangan keliling dan memiliki kepribadian yang kurang bergaul dengan penghuni kos lainnya.

“Biasanya keluar jualan pagi pulang sering sore atau malam, sudah kurang lebih 3 hari ini tidak kami lihat lagi namun tidak ada kecurigaan di karenakan aktifitas korban memang seperti itu hanya keluar kerja dan pulang langsung di kamar saja,” Ceritanya kepada wartawan media ini.

Saksi lain, Julkifli Murad, membenarkan apa yang disampaikan adiknya, Junaidi. Dirinya (Julkifli) yang mampir ke kosan adiknya untuk buang air mencium bau busuk yang dicurigai datang dari arah kamari nomor 3, lalu menyuruh adiknya, Junaidi untuk mengecek langsung.

“Pada saat diberitahu adik saya bahwa penghuni kamar itu sudah meninggal, saya langsung menuju ke Polres untuk melapor kejadian tersebut,” akunya.

Sementara Pemilik Kosan, Hajija Yasin saat ditanyai Wartawan di depan Kosan Kembar, mengaku baru mengetahui adanya penemuan Mayat di Kosan miliknya setelah di hubungi Junaidi melalui telepon genggam.

“Saya mendapat kabar adanya penemuan mayat di kosan dari Junaidi kemudian saya ke kosan untuk melihat langsung,” ucap Hajija, Ibu Rumah Tangga berusia 32 tahun ini.

Hajija bilang, Korban menempati kosan tersebut baru 2 bulan, tetapi ini bukan yang pertama karena sebelumnya dirinya juga pernah ngekos di disini selama 5 bulan.

“Tidak ada aktifitas yang mencurigakan di karenakan dia (Korban) datang ke kosan pada saat pulang kerja untuk beristirahat, dan orangnya tidak bergaul di kalangan sesama penghuni Kosan saja tidak tahu nama korban hanya memanggilnya mas,” kata Hajija.

Identitas Korban diketahui setelah pihak kepolisian datang mengolah Tempat Kejadian Perkara (TKP). Dari Dompet yang didapat dalam kamar itu, diketahui bahwa korban bernama Dadang Saputra, lahir di Bandung, 20 Juni 1971.

Setelah melakukan olah TKP, jenajah Korban dibawa ke Rumah Sakit Umum Daerah, di desa Marabose, Bacan untuk di Autopsi.

Kasat Reskrim Polres Halsel, IPTU Dwi Aryo Wibowo saat dikonfirmasi waetawan melalui whatsapp oleh Wartawan mengaku belum mengetahui penyebab kematiannya.

“Jenazah masih di Rumah Sakit, kita menunggu hasil Autopsi,” jawabnya. (FI)

Bagikan :

Artikel Terkait

Baca Juga

Keluarga Besar MAN 1 Halsel Perdana...

Halsel - Keluarga besar MAN 1 Halmahera Selatan melaksanakan penyembelihan Hewan Qurban Idul Adha 1445 H/2024 M pada hari Senin (17/06). Kegiatan pemotongan qurban bertempat...

Sambut Hari Bhayangkara Ke-78, Polsek Ternate...

Ternate - Dalam rangka menyambut hari Bhayangkara Ke-78, Kepolisian Sektor (Polsek) Kecamatan Ternate Utara, Kota Ternate, gelar bakti sosial (Baksos) bersama pengurus Mesjid di...

Dua Caleg Tumbang di PSU TPS...

Ternate - Pemungutan Suara Ulang (PSU) yang dihelat oleh Komisi Pemilihan Umum Daerah (KPUD), Kota Ternate, di Tempat Pemungutan Suara (TPS) 8, Kelurahan Tabona,...

Pudir III AIKOM Nilai Kebijakan Panitia...

Ternate - Pembantu Direktur III Bidang Kemahasiswaan, Ilham Djufri ST.,M.Kom menyatakan sikap bakal tidak mengikuti pelaksanaan wisuda Akdemi Ilmu Komputer (AIKOM) Ternate, yang diselenggarakan...

Iklan

error: Content is protected !!