Bawa 13 Tuntutan, Mahasiswa Unkhair Duduki Gedung DPRD Kota Ternate

Bagikan :

TERPOPULER

Dua Caleg Tumbang di PSU TPS...

Ternate - Pemungutan Suara Ulang (PSU) yang dihelat oleh Komisi Pemilihan Umum Daerah (KPUD), Kota Ternate, di Tempat Pemungutan Suara (TPS) 8, Kelurahan Tabona,...

BACA JUGA

Pudir III AIKOM Nilai Kebijakan Panitia Wisuda Bertentangan dengan Mekanisme Internal

Ternate - Pembantu Direktur III Bidang Kemahasiswaan, Ilham Djufri ST.,M.Kom menyatakan sikap bakal tidak mengikuti pelaksanaan wisuda Akdemi Ilmu Komputer (AIKOM) Ternate, yang diselenggarakan...

Sambut Hari Bhayangkara Ke-78, Polsek Ternate Utara Gelar Baksos Religi

Ternate - Dalam rangka menyambut hari Bhayangkara Ke-78, Kepolisian Sektor (Polsek) Kecamatan Ternate Utara, Kota Ternate, gelar bakti sosial (Baksos) bersama pengurus Mesjid di...

Dua Caleg Tumbang di PSU TPS 8 Kelurahan Tabona

Ternate - Pemungutan Suara Ulang (PSU) yang dihelat oleh Komisi Pemilihan Umum Daerah (KPUD), Kota Ternate, di Tempat Pemungutan Suara (TPS) 8, Kelurahan Tabona,...

Ternate — Kebijakan Pemerintah Pusat (Pempus) menaikan harga Bahan Bakar Minyak (BBM) subsidi dan non subsidi, terus dibanjiri aksi protes oleh berbagai kalangan mahasiswa, tidak terkecuali mahasiswa di Kota Ternate.

Pantauan media ini, Kamis (8/9), ratusan mahasiswa yang tergabung dalam Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Universitas Khairun (Unkhair) Ternate, kembali duduki gedung Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Ternate, dalam rangka menggelar aksi unjuk rasa menolak kenaikan harga BBM subsidi dan non subsidi.

Aksi penolakan ini dilakukan karena dinilai kebijakan Pemerintah menaikan harga BBM tersebut, merupakan salah satu tindakan penjajahan gaya baru yang bisa membunuh rakyat, dari sisi pemenuhan kebutuhan hidup sehari-hari sebab jika BBM naik harga maka sudah dipastikan semua harga bahan pokok pun akan ikut naik, dan akan sangat mempengaruhi kestabilan ekonomi rakyat.

Pada saat aksi berjalan, sejumlah mahasiswa yang merupakan perwakilan BEM Universitas dan BEM Fakultas pun diijinkan masuk kedalam ruang sidang gedung DPRD Kota Ternate, dan disambut langsung oleh Wakil Ketua DPRD, Heny Sutan Muda.

Maksud kehadiran perwakilan massa aksi di ruang sidang DPRD ini, yakni untuk membacakan pernyataan sikap mereka terkait dengan aksi penolakan terhadap kenaikan harga BBM, dimana pernyataan sikap tersebut dibacakan langsung oleh Presiden BEM Unkhair Ternate, sebagai berikut;

“Sikap Mahasiswa Unkhair Ternate yang terintegrasi aliansi BEM Universitas Khairun Ternate, secara tegas menolak harga BBM di Indonesia dan apabila tuntutan politik kami tidak didengar oleh pemerintah, maka kami akan terus melakukan aksi demonstrasi sampai tuntutan kami terealisasi”. ungkapnya

Sementara didepan gedung DPRD Kota Ternate, ratusan mahasiswa Unkhair secara bersamaan membacakan 13 poin tuntutan, yang merupakan inti dari aksi mereka diantaranya;
1. Turunkan harga BBM
2. Berikan ruang demokrasi seluas-luasnya untuk rakyat Indonesia
3. Bebaskan kawan Muslim, tanpa syarat
4. Tolak energi pengadukan berbahan dasar jagung
5. Tolak RUU KUHP, yang anti demokrasi
6. Berikan asuransi bagi petani dan nelayan
7. Turunkan harga Pangan
8. Usut tuntas kasus kekerasan seksual
9. Tangkap dan adili Jenderal pelanggar HAM
10. Turunkan Jokowi – Maruf
11. Tangkap dan adili mafia minyak di Maluku Utara
12. Tertibkan SPBU di Kota Ternate
13. Cabut UU daerah otonomi baru di Papua.

BERITA DAERAH

LIHAT SEMUA

Dinilai Langgar UU, Senator DPD RI...

Ternate - Viral Video Bupati Halmahera Utara (Halut), Maluku Utara (Malut), Frans Manery, mengejar massa aksi dengan sebilah senjata tajam (Sajam), saat menggelar aksi...

Tokoh Muda Makayoa; Integritas KPUD Halsel...

Labuha - Dengan lolosnya sejumlah incumbent Penyelenggara Pemilihan Kecamatan (PPK), diwilayah Kabupaten Halmahera Selatan (Halsel), pada seleksi ulang anggota PPK tahun 2024 untuk pemilihan...

194 CJH Siap Diberangkatkan, Empat Diantaranya...

Halsel - Sebanyak 194 Calon Jamaah Haji (CJH) Kabupaten Halmahera Selatan (Halsel), Provinsi Maluku Utara (Malut) untuk musim 1445 H /2024 M siap diberangkatkan...

SAAT INI

Dua Caleg Tumbang di PSU TPS 8 Kelurahan Tabona

Ternate - Pemungutan Suara Ulang (PSU) yang dihelat oleh Komisi Pemilihan Umum...

BERITA UTAMA

HLH Se-dunia, DLH Kota Ternate dan...

Ternate - Memperingati Hari Lingkungan Hidup (HLH) se-dunia Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Ternate dan Pertamina Patra Niaga Fuel Terminal Ternate, gelar penanaman pohon...

Mendikbud Batalkan UKT, Rektor; Unkhair Usul...

Ternate - Rektor Universitas Khairun (Unkhair) Ternate, Dr. M. Ridha Ajam, tindaklanjuti pembatalan Uang Kuliah Tunggal (UKT) dari Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, Riset dan...

Dinilai Langgar UU, Senator DPD RI...

Ternate - Viral Video Bupati Halmahera Utara (Halut), Maluku Utara (Malut), Frans Manery, mengejar massa aksi dengan sebilah senjata tajam (Sajam), saat menggelar aksi...

REKOMENDASI

Sambut Hari Bhayangkara Ke-78, Polsek Ternate Utara Gelar Baksos Religi

Ternate - Dalam rangka menyambut hari Bhayangkara Ke-78, Kepolisian Sektor (Polsek) Kecamatan Ternate Utara, Kota Ternate, gelar bakti sosial (Baksos) bersama pengurus Mesjid di...

Dua Caleg Tumbang di PSU TPS 8 Kelurahan Tabona

Ternate - Pemungutan Suara Ulang (PSU) yang dihelat oleh Komisi Pemilihan Umum Daerah (KPUD), Kota Ternate, di Tempat Pemungutan Suara (TPS) 8, Kelurahan Tabona,...

Pudir III AIKOM Nilai Kebijakan Panitia Wisuda Bertentangan dengan Mekanisme Internal

Ternate - Pembantu Direktur III Bidang Kemahasiswaan, Ilham Djufri ST.,M.Kom menyatakan sikap bakal tidak mengikuti pelaksanaan wisuda Akdemi Ilmu Komputer (AIKOM) Ternate, yang diselenggarakan...

Sambut Hari Bhayangkara Ke-78, Polsek Ternate...

Ternate - Dalam rangka menyambut hari Bhayangkara Ke-78, Kepolisian Sektor (Polsek) Kecamatan Ternate Utara, Kota Ternate, gelar bakti sosial (Baksos) bersama pengurus Mesjid di...

Keluarga Besar MAN 1 Halsel Perdana...

Halsel - Keluarga besar MAN 1 Halmahera Selatan melaksanakan penyembelihan Hewan Qurban Idul Adha 1445 H/2024 M pada hari Senin (17/06). Kegiatan pemotongan qurban bertempat...

Pudir III AIKOM Nilai Kebijakan Panitia...

Ternate - Pembantu Direktur III Bidang Kemahasiswaan, Ilham Djufri ST.,M.Kom menyatakan sikap bakal tidak mengikuti pelaksanaan wisuda Akdemi Ilmu Komputer (AIKOM) Ternate, yang diselenggarakan...

HLH Se-dunia, DLH Kota Ternate dan...

Ternate - Memperingati Hari Lingkungan Hidup (HLH) se-dunia Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Ternate dan Pertamina Patra Niaga Fuel Terminal Ternate, gelar penanaman pohon...

IKLAN

Bawa 13 Tuntutan, Mahasiswa Unkhair Duduki Gedung DPRD Kota Ternate

Ternate — Kebijakan Pemerintah Pusat (Pempus) menaikan harga Bahan Bakar Minyak (BBM) subsidi dan non subsidi, terus dibanjiri aksi protes oleh berbagai kalangan mahasiswa, tidak terkecuali mahasiswa di Kota Ternate.

Pantauan media ini, Kamis (8/9), ratusan mahasiswa yang tergabung dalam Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Universitas Khairun (Unkhair) Ternate, kembali duduki gedung Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Ternate, dalam rangka menggelar aksi unjuk rasa menolak kenaikan harga BBM subsidi dan non subsidi.

Aksi penolakan ini dilakukan karena dinilai kebijakan Pemerintah menaikan harga BBM tersebut, merupakan salah satu tindakan penjajahan gaya baru yang bisa membunuh rakyat, dari sisi pemenuhan kebutuhan hidup sehari-hari sebab jika BBM naik harga maka sudah dipastikan semua harga bahan pokok pun akan ikut naik, dan akan sangat mempengaruhi kestabilan ekonomi rakyat.

Pada saat aksi berjalan, sejumlah mahasiswa yang merupakan perwakilan BEM Universitas dan BEM Fakultas pun diijinkan masuk kedalam ruang sidang gedung DPRD Kota Ternate, dan disambut langsung oleh Wakil Ketua DPRD, Heny Sutan Muda.

Maksud kehadiran perwakilan massa aksi di ruang sidang DPRD ini, yakni untuk membacakan pernyataan sikap mereka terkait dengan aksi penolakan terhadap kenaikan harga BBM, dimana pernyataan sikap tersebut dibacakan langsung oleh Presiden BEM Unkhair Ternate, sebagai berikut;

“Sikap Mahasiswa Unkhair Ternate yang terintegrasi aliansi BEM Universitas Khairun Ternate, secara tegas menolak harga BBM di Indonesia dan apabila tuntutan politik kami tidak didengar oleh pemerintah, maka kami akan terus melakukan aksi demonstrasi sampai tuntutan kami terealisasi”. ungkapnya

Sementara didepan gedung DPRD Kota Ternate, ratusan mahasiswa Unkhair secara bersamaan membacakan 13 poin tuntutan, yang merupakan inti dari aksi mereka diantaranya;
1. Turunkan harga BBM
2. Berikan ruang demokrasi seluas-luasnya untuk rakyat Indonesia
3. Bebaskan kawan Muslim, tanpa syarat
4. Tolak energi pengadukan berbahan dasar jagung
5. Tolak RUU KUHP, yang anti demokrasi
6. Berikan asuransi bagi petani dan nelayan
7. Turunkan harga Pangan
8. Usut tuntas kasus kekerasan seksual
9. Tangkap dan adili Jenderal pelanggar HAM
10. Turunkan Jokowi – Maruf
11. Tangkap dan adili mafia minyak di Maluku Utara
12. Tertibkan SPBU di Kota Ternate
13. Cabut UU daerah otonomi baru di Papua.

Bagikan :

Artikel Terkait

Baca Juga

Sambut Hari Bhayangkara Ke-78, Polsek Ternate...

Ternate - Dalam rangka menyambut hari Bhayangkara Ke-78, Kepolisian Sektor (Polsek) Kecamatan Ternate Utara, Kota Ternate, gelar bakti sosial (Baksos) bersama pengurus Mesjid di...

Pudir III AIKOM Nilai Kebijakan Panitia...

Ternate - Pembantu Direktur III Bidang Kemahasiswaan, Ilham Djufri ST.,M.Kom menyatakan sikap bakal tidak mengikuti pelaksanaan wisuda Akdemi Ilmu Komputer (AIKOM) Ternate, yang diselenggarakan...

Dua Caleg Tumbang di PSU TPS...

Ternate - Pemungutan Suara Ulang (PSU) yang dihelat oleh Komisi Pemilihan Umum Daerah (KPUD), Kota Ternate, di Tempat Pemungutan Suara (TPS) 8, Kelurahan Tabona,...

Iklan

error: Content is protected !!