Ternate — Koperasi Tenaga Kerja Bongkar Muat (TKBM) Kota Ternate akan menyalurkan Tunjangan Hari Raya (THR) kepada ratusan anggotanya pada Rabu, 11 Maret 2026.
Total nilai bantuan yang akan dibagikan diperkirakan mencapai lebih dari Rp2 miliar.
Wakil Ketua TKBM Kota Ternate, Irfan M. Saleh, mengatakan pembagian THR tersebut diperuntukkan bagi 564 anggota yang tergabung dalam dua unit kerja utama.
“Untuk unit peti kemas dan pass cargo sebanyak 448 orang anggota, sedangkan di unit loka rakyat terdapat 116 orang anggota,” ungkap Irfan, Selasa (10/3/2026).
Ia menjelaskan, pembagian bantuan dilakukan secara bertahap. Salah satu bentuk bantuan berupa beras bahkan telah disalurkan sejak awal Ramadhan karena dinilai menjadi kebutuhan mendesak bagi para anggota.
“Beras sudah dibagikan sejak awal Ramadhan kemarin, karena memang sangat dibutuhkan selama bulan puasa,” katanya.
Irfan menyebutkan, berbeda dengan tahun sebelumnya yang seluruh bantuan disalurkan secara bersamaan, tahun ini pembagian dilakukan secara bertahap untuk menyesuaikan kebutuhan anggota.
Secara keseluruhan, bantuan yang diberikan meliputi pakaian kerja, beras, serta uang tunai, dengan total nilai lebih dari Rp2 miliar.
Khusus untuk bantuan uang tunai, penyalurannya berasal dari tiga sumber, yakni dari lembaga TKBM, masing-masing group, serta Kelompok Regu Kerja (KRK) atau mandor.
“Uang tunai yang dibagikan berasal dari tiga pos, yakni dari TKBM, dari group masing-masing, serta dari Kelompok Regu Kerja atau mandor,” jelasnya.
Ia menambahkan, di tingkat group juga terdapat sistem simpanan mandiri yang dikelola oleh para anggota.
Sistem tersebut menyerupai arisan, di mana sebagian upah disisihkan untuk kepentingan bersama.
“Di dalam group mereka memiliki simpanan sendiri. Saat menerima upah, mereka menyisihkan sebagian untuk kebutuhan bersama, seperti membantu biaya sekolah anak, maupun kebutuhan pengobatan ketika sakit,” sambungnya.
Selain itu, baik lembaga TKBM maupun group juga menyediakan berbagai fasilitas kesejahteraan bagi para anggota sebagai bentuk dukungan terhadap kehidupan para buruh bongkar muat.
Menurut Irfan, sistem pengelolaan tersebut dibangun secara berjenjang mulai dari tingkat TKBM, group, hingga KRK untuk memastikan kesejahteraan para anggota tetap terjaga.
Dari tiga sumber tersebut, setiap anggota diperkirakan akan menerima uang tunai sekitar Rp15 juta.
“Jika diakumulasi dari tiga pos tersebut, setiap anggota diperkirakan menerima sekitar Rp15 juta dalam bentuk uang tunai,” bebernya.
Ia menegaskan, pihaknya terus melakukan monitoring serta pembinaan terhadap para anggota guna memastikan program kesejahteraan berjalan dengan baik.
“Kami selalu melakukan monitoring dan pembinaan terhadap para anggota,” tandasnya.
Pembagian THR ini diharapkan dapat membantu para buruh bongkar muat di Ternate dalam memenuhi kebutuhan menjelang Hari Raya sekaligus memperkuat solidaritas di dalam koperasi TKBM.



