back to top

Cuaca Buruk, KSOP Kelas II Ternate Tunda Pelayanan dan Keberangkatan Kapal

Bagikan :

TERPOPULER

BACA JUGA

Ternate – Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Kelas II Ternate berhentikan sementara waktu pelayanan dan keberangkatan kapal dan penumpang. Hal ini disebabkan karena cuaca buruk.

Kepala KSOP Kelas II Ternate Rushan Muhammad, mengatakan bahwa cuaca di Ternate mulai berubah pada malam hari. Menurut dia, daerah terdampak akibat cuaca buruk yakni pelabuhan mangga dua, dan pelabuhan penyebrangan Bastiong.

“Ini betul-betul kena efeknya gelombang pantai, sehingga menyebabkan kegiatan bongkar muat dan sandar kapal kesulitan,” ujarnya, ketika di wawancarai pada Selasa (07/10).

Kata Rushan, sesuai dengan pantauan di lapangan dan memonitor langsung, maka pelayanan akan di tunda dan di butuhkan kordinasi dengan pelabuhan penyebrangan lainnya agar tidak menerbitkan Surat Persetujuan Berlayar (SPB).

“Hasil pantauan tadi di lapangan, untuk sementara kita akan coba untuk menunda dulu pelayanan, dan terus saling kordinasi dengan pelabuhan penyebrangan lain, agar tidak menerbitkan SPB,” katanya.

Dirinya menekankan, bahwa tidak ada kapal yang keluar sampai kondisi cuaca nya betul-betul aman.

“Intinya kita tetap tunda dulu, sampai betul-betul aman, baru di layani kembali. Jadi masyarakat atau para penumpang di harapkan untuk bersabar, karena ini semua untuk kenyamanan, keamanan dan keselamatan kita semua,” ucapnya.

BERITA DAERAH

LIHAT SEMUA

SAAT INI

Lepas Tim PKM Tanggap Darurat Bencana ke Aceh, Ini...

Tim yang akan bertugas di wilayah terdampak bencana itu berjumlah 12 personel lintas profesi.

BERITA UTAMA

REKOMENDASI

IKLAN

Cuaca Buruk, KSOP Kelas II Ternate Tunda Pelayanan dan Keberangkatan Kapal

Imalut.com

Ternate – Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Kelas II Ternate berhentikan sementara waktu pelayanan dan keberangkatan kapal dan penumpang. Hal ini disebabkan karena cuaca buruk.

Kepala KSOP Kelas II Ternate Rushan Muhammad, mengatakan bahwa cuaca di Ternate mulai berubah pada malam hari. Menurut dia, daerah terdampak akibat cuaca buruk yakni pelabuhan mangga dua, dan pelabuhan penyebrangan Bastiong.

“Ini betul-betul kena efeknya gelombang pantai, sehingga menyebabkan kegiatan bongkar muat dan sandar kapal kesulitan,” ujarnya, ketika di wawancarai pada Selasa (07/10).

Kata Rushan, sesuai dengan pantauan di lapangan dan memonitor langsung, maka pelayanan akan di tunda dan di butuhkan kordinasi dengan pelabuhan penyebrangan lainnya agar tidak menerbitkan Surat Persetujuan Berlayar (SPB).

“Hasil pantauan tadi di lapangan, untuk sementara kita akan coba untuk menunda dulu pelayanan, dan terus saling kordinasi dengan pelabuhan penyebrangan lain, agar tidak menerbitkan SPB,” katanya.

Dirinya menekankan, bahwa tidak ada kapal yang keluar sampai kondisi cuaca nya betul-betul aman.

“Intinya kita tetap tunda dulu, sampai betul-betul aman, baru di layani kembali. Jadi masyarakat atau para penumpang di harapkan untuk bersabar, karena ini semua untuk kenyamanan, keamanan dan keselamatan kita semua,” ucapnya.

Tim Redaksi

Bagikan :

Artikel Terkait

Baca Juga

Iklan

error: Content is protected !!