Pelni Ternate Siapkan Armada Hadapi Lonjakan Penumpang Nataru, Berikan Diskon Tiket 30 Persen

Bagikan :

TERPOPULER

BACA JUGA

Ternate – PT Pelayaran Nasional Indonesia (Persero) Cabang Ternate menyiapkan armada secara maksimal untuk menghadapi lonjakan penumpang selama periode libur Natal 2026 dan Tahun Baru 2027 (Nataru). Selain memastikan kesiapan dan keselamatan pelayaran, Pelni juga memberikan diskon tarif dasar tiket sebesar 30 persen bagi calon penumpang.

Kepala Cabang Pelni Ternate, Amin Amrulloh, mengatakan pihaknya telah melakukan berbagai persiapan, termasuk pemeriksaan langsung terhadap seluruh kapal yang akan dioperasikan selama periode Nataru.

Pemeriksaan tersebut meliputi kebersihan ruangan, fungsi toilet, kualitas pelayanan makanan, hingga kesiapan peralatan keselamatan pelayaran. Langkah ini dilakukan untuk memastikan seluruh armada memenuhi standar kelayakan sebelum melayani penumpang.

“Alat keselamatan seperti sekoci, ILR, dan life jacket dipastikan jumlahnya memenuhi minimal 125 persen dari kapasitas penumpang. Namun, di lapangan kami menyediakan di atas 125 persen. Bahkan, kondisi dan kelayakan penggunaannya juga diperiksa langsung,” jelas Amin, Jumat (6/11).

Untuk mendukung kelancaran transportasi laut, Pelni mengoperasikan sejumlah kapal selama masa angkutan Nataru. Salah satunya KM Umsini yang baru menyelesaikan perawatan rutin atau docking dan akan kembali melayani rute Ternate-Bitung dan seterusnya.

Pelni juga menerapkan strategi pengalihan rute atau rerouting dengan mengganti KM Dorolonda menggunakan KM Labobar. Penggantian tersebut dilakukan karena KM Labobar memiliki kapasitas lebih besar, yakni mampu mengangkut 3.684 penumpang.

Di sisi pelayanan, Amin menjelaskan bahwa Pelni mengalihkan transaksi pembelian tiket melalui kanal digital guna mengantisipasi antrean panjang sekaligus memudahkan masyarakat mendapatkan tiket.

Calon penumpang dapat melakukan pembelian melalui aplikasi Pelni Mobile, mobile banking, serta gerai Alfamart dan Indomaret.

Ia juga mengingatkan masyarakat agar tidak mudah tergiur tawaran pembelian tiket melalui akun media sosial pribadi karena berpotensi menjadi modus penipuan.

“Kami tegaskan bahwa Pelni tidak pernah menjual tiket melalui Facebook, WhatsApp pribadi, Instagram, maupun TikTok. Kami meminta bantuan media untuk mengedukasi masyarakat agar tidak ada yang menjadi korban penipuan tiket palsu,” ujarnya.

Selain itu, Pelni memperketat sistem pembelian tiket menggunakan Nomor Induk Kependudukan (NIK) untuk mencegah praktik percaloan. Sistem komputer akan memblokir NIK yang terdeteksi melakukan pembelian tiket dalam jumlah besar pada rute yang sama dengan indikasi untuk dijual kembali.

Pelni juga tengah menjajaki kerja sama dengan Direktorat Jenderal Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Ditjen Dukcapil) guna mengintegrasikan data untuk mendukung upaya pencegahan tersebut.

Dalam proses keberangkatan, Pelni bekerja sama dengan Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) untuk mencocokkan identitas pada tiket dengan Kartu Tanda Penduduk (KTP) penumpang sebelum naik ke kapal.

“Petugas tidak mengizinkan penumpang yang memegang tiket tidak sesuai nama untuk berangkat demi menjamin hak asuransi pelayaran dan hak konsumsi di atas kapal,” tegasnya.

Untuk meningkatkan keamanan di lingkungan pelabuhan, Pelni turut bekerja sama dengan PT Pelindo dan Polsek Ahmad Yani Ternate dalam melakukan pemeriksaan seluruh bagasi penumpang menggunakan mesin pemindai X-ray di pintu masuk terminal penumpang.

Sementara itu, sebagai bentuk stimulus bagi masyarakat, Kementerian Perhubungan melalui PT Pelni memberikan diskon tarif dasar tiket sebesar 30 persen. Potongan harga tersebut berlaku untuk jadwal keberangkatan mulai 17 Desember 2026 hingga 10 Januari 2027.

“Pelni memberikan diskon tarif dasar sebesar 30 persen untuk jadwal keberangkatan mulai 17 Desember 2026 sampai 10 Januari 2027. Masyarakat bisa membeli tiket berdiskon ini mulai dari sekarang,” pungkas Amin.

BERITA DAERAH

LIHAT SEMUA

SAAT INI

Lepas Tim PKM Tanggap Darurat Bencana ke Aceh, Ini...

Tim yang akan bertugas di wilayah terdampak bencana itu berjumlah 12 personel lintas profesi.

BERITA UTAMA

REKOMENDASI

IKLAN

Pelni Ternate Siapkan Armada Hadapi Lonjakan Penumpang Nataru, Berikan Diskon Tiket 30 Persen

Ternate – PT Pelayaran Nasional Indonesia (Persero) Cabang Ternate menyiapkan armada secara maksimal untuk menghadapi lonjakan penumpang selama periode libur Natal 2026 dan Tahun Baru 2027 (Nataru). Selain memastikan kesiapan dan keselamatan pelayaran, Pelni juga memberikan diskon tarif dasar tiket sebesar 30 persen bagi calon penumpang.

Kepala Cabang Pelni Ternate, Amin Amrulloh, mengatakan pihaknya telah melakukan berbagai persiapan, termasuk pemeriksaan langsung terhadap seluruh kapal yang akan dioperasikan selama periode Nataru.

Pemeriksaan tersebut meliputi kebersihan ruangan, fungsi toilet, kualitas pelayanan makanan, hingga kesiapan peralatan keselamatan pelayaran. Langkah ini dilakukan untuk memastikan seluruh armada memenuhi standar kelayakan sebelum melayani penumpang.

“Alat keselamatan seperti sekoci, ILR, dan life jacket dipastikan jumlahnya memenuhi minimal 125 persen dari kapasitas penumpang. Namun, di lapangan kami menyediakan di atas 125 persen. Bahkan, kondisi dan kelayakan penggunaannya juga diperiksa langsung,” jelas Amin, Jumat (6/11).

Untuk mendukung kelancaran transportasi laut, Pelni mengoperasikan sejumlah kapal selama masa angkutan Nataru. Salah satunya KM Umsini yang baru menyelesaikan perawatan rutin atau docking dan akan kembali melayani rute Ternate-Bitung dan seterusnya.

Pelni juga menerapkan strategi pengalihan rute atau rerouting dengan mengganti KM Dorolonda menggunakan KM Labobar. Penggantian tersebut dilakukan karena KM Labobar memiliki kapasitas lebih besar, yakni mampu mengangkut 3.684 penumpang.

Di sisi pelayanan, Amin menjelaskan bahwa Pelni mengalihkan transaksi pembelian tiket melalui kanal digital guna mengantisipasi antrean panjang sekaligus memudahkan masyarakat mendapatkan tiket.

Calon penumpang dapat melakukan pembelian melalui aplikasi Pelni Mobile, mobile banking, serta gerai Alfamart dan Indomaret.

Ia juga mengingatkan masyarakat agar tidak mudah tergiur tawaran pembelian tiket melalui akun media sosial pribadi karena berpotensi menjadi modus penipuan.

“Kami tegaskan bahwa Pelni tidak pernah menjual tiket melalui Facebook, WhatsApp pribadi, Instagram, maupun TikTok. Kami meminta bantuan media untuk mengedukasi masyarakat agar tidak ada yang menjadi korban penipuan tiket palsu,” ujarnya.

Selain itu, Pelni memperketat sistem pembelian tiket menggunakan Nomor Induk Kependudukan (NIK) untuk mencegah praktik percaloan. Sistem komputer akan memblokir NIK yang terdeteksi melakukan pembelian tiket dalam jumlah besar pada rute yang sama dengan indikasi untuk dijual kembali.

Pelni juga tengah menjajaki kerja sama dengan Direktorat Jenderal Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Ditjen Dukcapil) guna mengintegrasikan data untuk mendukung upaya pencegahan tersebut.

Dalam proses keberangkatan, Pelni bekerja sama dengan Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) untuk mencocokkan identitas pada tiket dengan Kartu Tanda Penduduk (KTP) penumpang sebelum naik ke kapal.

“Petugas tidak mengizinkan penumpang yang memegang tiket tidak sesuai nama untuk berangkat demi menjamin hak asuransi pelayaran dan hak konsumsi di atas kapal,” tegasnya.

Untuk meningkatkan keamanan di lingkungan pelabuhan, Pelni turut bekerja sama dengan PT Pelindo dan Polsek Ahmad Yani Ternate dalam melakukan pemeriksaan seluruh bagasi penumpang menggunakan mesin pemindai X-ray di pintu masuk terminal penumpang.

Sementara itu, sebagai bentuk stimulus bagi masyarakat, Kementerian Perhubungan melalui PT Pelni memberikan diskon tarif dasar tiket sebesar 30 persen. Potongan harga tersebut berlaku untuk jadwal keberangkatan mulai 17 Desember 2026 hingga 10 Januari 2027.

“Pelni memberikan diskon tarif dasar sebesar 30 persen untuk jadwal keberangkatan mulai 17 Desember 2026 sampai 10 Januari 2027. Masyarakat bisa membeli tiket berdiskon ini mulai dari sekarang,” pungkas Amin.

Bagikan :

Artikel Terkait

Baca Juga

Iklan