Tak Bayar Upah Buruh Puluhan Juta, PT. Ayazh Zikri Mandiri Disoroti Praktisi Hukum

Bagikan :

TERPOPULER

Dua Caleg Tumbang di PSU TPS...

Ternate - Pemungutan Suara Ulang (PSU) yang dihelat oleh Komisi Pemilihan Umum Daerah (KPUD), Kota Ternate, di Tempat Pemungutan Suara (TPS) 8, Kelurahan Tabona,...

BACA JUGA

Keluarga Besar MAN 1 Halsel Perdana Berqurban Satu Ekor Sapi

Halsel - Keluarga besar MAN 1 Halmahera Selatan melaksanakan penyembelihan Hewan Qurban Idul Adha 1445 H/2024 M pada hari Senin (17/06). Kegiatan pemotongan qurban bertempat...

Pudir III AIKOM Nilai Kebijakan Panitia Wisuda Bertentangan dengan Mekanisme Internal

Ternate - Pembantu Direktur III Bidang Kemahasiswaan, Ilham Djufri ST.,M.Kom menyatakan sikap bakal tidak mengikuti pelaksanaan wisuda Akdemi Ilmu Komputer (AIKOM) Ternate, yang diselenggarakan...

Dua Caleg Tumbang di PSU TPS 8 Kelurahan Tabona

Ternate - Pemungutan Suara Ulang (PSU) yang dihelat oleh Komisi Pemilihan Umum Daerah (KPUD), Kota Ternate, di Tempat Pemungutan Suara (TPS) 8, Kelurahan Tabona,...

Sambut Hari Bhayangkara Ke-78, Polsek Ternate Utara Gelar Baksos Religi

Ternate - Dalam rangka menyambut hari Bhayangkara Ke-78, Kepolisian Sektor (Polsek) Kecamatan Ternate Utara, Kota Ternate, gelar bakti sosial (Baksos) bersama pengurus Mesjid di...

Ternate – PT. Ayazh Zikri Mandiri, kontraktor pada proyek Rehabilitasi Jalan Lingkungan dan Areal Parkir Pelabuhan Penyebrangan Kayoa (RJLAPPK), yang berlokasi di Desa Laromabati, Kecamatan Kayoa Utara, Kabupaten Halmahera Selatan (Hal-Sel), di duga hingga saat ini masih belum melunasi upah sejumlah buruh angkut material lokal, dan upah tersebut masih kisaran puluhan juta rupiah.

Hal tersebut kemudian ditanggapi oleh praktisi hukum yang juga Ketua Persatuan Advokat Indonesia (PERADI) Kota Ternate, Muhammad Konoras, SH, MH.

[the_ad id=”3193″]

Konoras kepada media ini Minggu (16/4), menyampaikan bahwa terkait dengan upah buruh angkut material lokal yang belum dibayarkan oleh pihak rekanan yakni PT. Ayazh Zikri Mandiri, ini merupakan suatu pelanggaran hukum karena telah merampas hak orang lain.

Hal itu sebagaimana telah diatur didalam Undang-undang Ketenagakerjaan Nomor: 13 tahun 2003 jo Undang-undang Cipta Kerja Nomor: 11 THN 2020, yakni upah buru merupakan hak bagi pekerja dan kewajiban bagi Perusahan.

“Oleh karena itu Perusahan wajib membayar upah pekerja tersebut, jika tidak maka persoalan ini bisa dibawah kerana hukum, baik perdata maupun pidana,” tegas Konoras.

“Dengan demikian maka saya harapkan kepada PT. Ayazh Zikri Mandiri, agar memiliki hati nurani karena disaat saat seperti ini para pekerja lagi membutuhkan biaya kehidupan, apalagi menjelang Idul Fitri,” sambungnya

Selain itu Ketua PERADI berharap, agar persoalan ini dapat menjadi perhatian khusus pihak Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Hal-Sel, selaku penanggungjawab proyek agar memanggil pihak rekanan untuk dimintai pertanggungjawaban, terkait dengan upah buruh dimaksud.

“Meski pun kita tau bersama bahwa proyek tersebut telah dihentikan pekerjaannya, akibat dari keterlambatan pekerjaan hingga melewati batas waktu kontrak,” tutup Konoras.

BERITA DAERAH

LIHAT SEMUA

Dinilai Langgar UU, Senator DPD RI...

Ternate - Viral Video Bupati Halmahera Utara (Halut), Maluku Utara (Malut), Frans Manery, mengejar massa aksi dengan sebilah senjata tajam (Sajam), saat menggelar aksi...

Tokoh Muda Makayoa; Integritas KPUD Halsel...

Labuha - Dengan lolosnya sejumlah incumbent Penyelenggara Pemilihan Kecamatan (PPK), diwilayah Kabupaten Halmahera Selatan (Halsel), pada seleksi ulang anggota PPK tahun 2024 untuk pemilihan...

194 CJH Siap Diberangkatkan, Empat Diantaranya...

Halsel - Sebanyak 194 Calon Jamaah Haji (CJH) Kabupaten Halmahera Selatan (Halsel), Provinsi Maluku Utara (Malut) untuk musim 1445 H /2024 M siap diberangkatkan...

SAAT INI

Dua Caleg Tumbang di PSU TPS 8 Kelurahan Tabona

Ternate - Pemungutan Suara Ulang (PSU) yang dihelat oleh Komisi Pemilihan Umum...

BERITA UTAMA

HLH Se-dunia, DLH Kota Ternate dan...

Ternate - Memperingati Hari Lingkungan Hidup (HLH) se-dunia Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Ternate dan Pertamina Patra Niaga Fuel Terminal Ternate, gelar penanaman pohon...

Mendikbud Batalkan UKT, Rektor; Unkhair Usul...

Ternate - Rektor Universitas Khairun (Unkhair) Ternate, Dr. M. Ridha Ajam, tindaklanjuti pembatalan Uang Kuliah Tunggal (UKT) dari Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, Riset dan...

Dinilai Langgar UU, Senator DPD RI...

Ternate - Viral Video Bupati Halmahera Utara (Halut), Maluku Utara (Malut), Frans Manery, mengejar massa aksi dengan sebilah senjata tajam (Sajam), saat menggelar aksi...

REKOMENDASI

Keluarga Besar MAN 1 Halsel Perdana Berqurban Satu Ekor Sapi

Halsel - Keluarga besar MAN 1 Halmahera Selatan melaksanakan penyembelihan Hewan Qurban Idul Adha 1445 H/2024 M pada hari Senin (17/06). Kegiatan pemotongan qurban bertempat...

Pudir III AIKOM Nilai Kebijakan Panitia Wisuda Bertentangan dengan Mekanisme Internal

Ternate - Pembantu Direktur III Bidang Kemahasiswaan, Ilham Djufri ST.,M.Kom menyatakan sikap bakal tidak mengikuti pelaksanaan wisuda Akdemi Ilmu Komputer (AIKOM) Ternate, yang diselenggarakan...

Dua Caleg Tumbang di PSU TPS 8 Kelurahan Tabona

Ternate - Pemungutan Suara Ulang (PSU) yang dihelat oleh Komisi Pemilihan Umum Daerah (KPUD), Kota Ternate, di Tempat Pemungutan Suara (TPS) 8, Kelurahan Tabona,...

Sambut Hari Bhayangkara Ke-78, Polsek Ternate Utara Gelar Baksos Religi

Ternate - Dalam rangka menyambut hari Bhayangkara Ke-78, Kepolisian Sektor (Polsek) Kecamatan Ternate Utara, Kota Ternate, gelar bakti sosial (Baksos) bersama pengurus Mesjid di...

Keluarga Besar MAN 1 Halsel Perdana...

Halsel - Keluarga besar MAN 1 Halmahera Selatan melaksanakan penyembelihan Hewan Qurban Idul Adha 1445 H/2024 M pada hari Senin (17/06). Kegiatan pemotongan qurban bertempat...

Sambut Hari Bhayangkara Ke-78, Polsek Ternate...

Ternate - Dalam rangka menyambut hari Bhayangkara Ke-78, Kepolisian Sektor (Polsek) Kecamatan Ternate Utara, Kota Ternate, gelar bakti sosial (Baksos) bersama pengurus Mesjid di...

Pudir III AIKOM Nilai Kebijakan Panitia...

Ternate - Pembantu Direktur III Bidang Kemahasiswaan, Ilham Djufri ST.,M.Kom menyatakan sikap bakal tidak mengikuti pelaksanaan wisuda Akdemi Ilmu Komputer (AIKOM) Ternate, yang diselenggarakan...

HLH Se-dunia, DLH Kota Ternate dan...

Ternate - Memperingati Hari Lingkungan Hidup (HLH) se-dunia Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Ternate dan Pertamina Patra Niaga Fuel Terminal Ternate, gelar penanaman pohon...

IKLAN

Tak Bayar Upah Buruh Puluhan Juta, PT. Ayazh Zikri Mandiri Disoroti Praktisi Hukum

Ternate – PT. Ayazh Zikri Mandiri, kontraktor pada proyek Rehabilitasi Jalan Lingkungan dan Areal Parkir Pelabuhan Penyebrangan Kayoa (RJLAPPK), yang berlokasi di Desa Laromabati, Kecamatan Kayoa Utara, Kabupaten Halmahera Selatan (Hal-Sel), di duga hingga saat ini masih belum melunasi upah sejumlah buruh angkut material lokal, dan upah tersebut masih kisaran puluhan juta rupiah.

Hal tersebut kemudian ditanggapi oleh praktisi hukum yang juga Ketua Persatuan Advokat Indonesia (PERADI) Kota Ternate, Muhammad Konoras, SH, MH.

[the_ad id=”3193″]

Konoras kepada media ini Minggu (16/4), menyampaikan bahwa terkait dengan upah buruh angkut material lokal yang belum dibayarkan oleh pihak rekanan yakni PT. Ayazh Zikri Mandiri, ini merupakan suatu pelanggaran hukum karena telah merampas hak orang lain.

Hal itu sebagaimana telah diatur didalam Undang-undang Ketenagakerjaan Nomor: 13 tahun 2003 jo Undang-undang Cipta Kerja Nomor: 11 THN 2020, yakni upah buru merupakan hak bagi pekerja dan kewajiban bagi Perusahan.

“Oleh karena itu Perusahan wajib membayar upah pekerja tersebut, jika tidak maka persoalan ini bisa dibawah kerana hukum, baik perdata maupun pidana,” tegas Konoras.

“Dengan demikian maka saya harapkan kepada PT. Ayazh Zikri Mandiri, agar memiliki hati nurani karena disaat saat seperti ini para pekerja lagi membutuhkan biaya kehidupan, apalagi menjelang Idul Fitri,” sambungnya

Selain itu Ketua PERADI berharap, agar persoalan ini dapat menjadi perhatian khusus pihak Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Hal-Sel, selaku penanggungjawab proyek agar memanggil pihak rekanan untuk dimintai pertanggungjawaban, terkait dengan upah buruh dimaksud.

“Meski pun kita tau bersama bahwa proyek tersebut telah dihentikan pekerjaannya, akibat dari keterlambatan pekerjaan hingga melewati batas waktu kontrak,” tutup Konoras.

Bagikan :

Artikel Terkait

Baca Juga

Sambut Hari Bhayangkara Ke-78, Polsek Ternate...

Ternate - Dalam rangka menyambut hari Bhayangkara Ke-78, Kepolisian Sektor (Polsek) Kecamatan Ternate Utara, Kota Ternate, gelar bakti sosial (Baksos) bersama pengurus Mesjid di...

Dua Caleg Tumbang di PSU TPS...

Ternate - Pemungutan Suara Ulang (PSU) yang dihelat oleh Komisi Pemilihan Umum Daerah (KPUD), Kota Ternate, di Tempat Pemungutan Suara (TPS) 8, Kelurahan Tabona,...

Pudir III AIKOM Nilai Kebijakan Panitia...

Ternate - Pembantu Direktur III Bidang Kemahasiswaan, Ilham Djufri ST.,M.Kom menyatakan sikap bakal tidak mengikuti pelaksanaan wisuda Akdemi Ilmu Komputer (AIKOM) Ternate, yang diselenggarakan...

Keluarga Besar MAN 1 Halsel Perdana...

Halsel - Keluarga besar MAN 1 Halmahera Selatan melaksanakan penyembelihan Hewan Qurban Idul Adha 1445 H/2024 M pada hari Senin (17/06). Kegiatan pemotongan qurban bertempat...

Iklan

error: Content is protected !!