Disdik Bakal Bentuk Tim Investigasi Soal Dugaan Pemalsuan Tanda Tangan oleh Kepsek SDN 56 Ternate

Bagikan :

TERPOPULER

Dua Caleg Tumbang di PSU TPS...

Ternate - Pemungutan Suara Ulang (PSU) yang dihelat oleh Komisi Pemilihan Umum Daerah (KPUD), Kota Ternate, di Tempat Pemungutan Suara (TPS) 8, Kelurahan Tabona,...

BACA JUGA

Pudir III AIKOM Nilai Kebijakan Panitia Wisuda Bertentangan dengan Mekanisme Internal

Ternate - Pembantu Direktur III Bidang Kemahasiswaan, Ilham Djufri ST.,M.Kom menyatakan sikap bakal tidak mengikuti pelaksanaan wisuda Akdemi Ilmu Komputer (AIKOM) Ternate, yang diselenggarakan...

Dua Caleg Tumbang di PSU TPS 8 Kelurahan Tabona

Ternate - Pemungutan Suara Ulang (PSU) yang dihelat oleh Komisi Pemilihan Umum Daerah (KPUD), Kota Ternate, di Tempat Pemungutan Suara (TPS) 8, Kelurahan Tabona,...

Sambut Hari Bhayangkara Ke-78, Polsek Ternate Utara Gelar Baksos Religi

Ternate - Dalam rangka menyambut hari Bhayangkara Ke-78, Kepolisian Sektor (Polsek) Kecamatan Ternate Utara, Kota Ternate, gelar bakti sosial (Baksos) bersama pengurus Mesjid di...

Ternate —┬áDinas Pendidikan (Disdik) Kota Ternate, bakal memeriksa dan memberikan sanksi kepada Kepala Sekolah (Kepsek) SD-N 56 Kota Ternate yang diduga memalsukan tanda tangan guna pencairan dana BOSDA tahun 2022.

Kepala Dinas Pendidikan Kota Ternate, Muslim Gani kepada imalut.com, Rabu (15/06) mengatakan, terkait dugaan kepsek yang memalsukan tanda tangan guru untuk pencairan anggaran Bosda, pihak dinas pendidikan sudah memanggil yang bersangkutan untuk dimintai klarifikasinya.

“Kami sudah memanggil oknum kepsek yang bersangkutan dan meminta menyelesaikan persoalan tersebut di masyarakat maupun sesama guru di SDN 56 Kota Ternate,” ucapnya.

Meski demikian, Muslim berjanji, akan segera membentuk tim investigasi untuk memeriksa yang bersangkutan terkait kebenaran atas laporan, pasca pemeriksaan barulah akan diputuskan sanksinya.

“Nanti di investigasi baru bisa diberikan sanksinya, apakah sanksi ringan atau berat, yang jelas kami juga akan mengikuti prosedur sesuai dengan aturan yang berlaku,” kata Muslim.

Muslim bilang, pihaknya juga belum bisa memastikan dan menduga, bahwa persoalan ini apakah selain kepsek ada orang lain yang juga ikut terlibat soal pemalsuan tanda tangan guru tersebut.

“Nanti setelah kepsek diperiksa baru bisa tahu siapa-siapa yang terlibat juga di dalamnya,” terangnya.

BERITA DAERAH

LIHAT SEMUA

Dinilai Langgar UU, Senator DPD RI...

Ternate - Viral Video Bupati Halmahera Utara (Halut), Maluku Utara (Malut), Frans Manery, mengejar massa aksi dengan sebilah senjata tajam (Sajam), saat menggelar aksi...

Tokoh Muda Makayoa; Integritas KPUD Halsel...

Labuha - Dengan lolosnya sejumlah incumbent Penyelenggara Pemilihan Kecamatan (PPK), diwilayah Kabupaten Halmahera Selatan (Halsel), pada seleksi ulang anggota PPK tahun 2024 untuk pemilihan...

194 CJH Siap Diberangkatkan, Empat Diantaranya...

Halsel - Sebanyak 194 Calon Jamaah Haji (CJH) Kabupaten Halmahera Selatan (Halsel), Provinsi Maluku Utara (Malut) untuk musim 1445 H /2024 M siap diberangkatkan...

SAAT INI

Dua Caleg Tumbang di PSU TPS 8 Kelurahan Tabona

Ternate - Pemungutan Suara Ulang (PSU) yang dihelat oleh Komisi Pemilihan Umum...

BERITA UTAMA

HLH Se-dunia, DLH Kota Ternate dan...

Ternate - Memperingati Hari Lingkungan Hidup (HLH) se-dunia Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Ternate dan Pertamina Patra Niaga Fuel Terminal Ternate, gelar penanaman pohon...

Mendikbud Batalkan UKT, Rektor; Unkhair Usul...

Ternate - Rektor Universitas Khairun (Unkhair) Ternate, Dr. M. Ridha Ajam, tindaklanjuti pembatalan Uang Kuliah Tunggal (UKT) dari Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, Riset dan...

Dinilai Langgar UU, Senator DPD RI...

Ternate - Viral Video Bupati Halmahera Utara (Halut), Maluku Utara (Malut), Frans Manery, mengejar massa aksi dengan sebilah senjata tajam (Sajam), saat menggelar aksi...

REKOMENDASI

Dua Caleg Tumbang di PSU TPS 8 Kelurahan Tabona

Ternate - Pemungutan Suara Ulang (PSU) yang dihelat oleh Komisi Pemilihan Umum Daerah (KPUD), Kota Ternate, di Tempat Pemungutan Suara (TPS) 8, Kelurahan Tabona,...

Pudir III AIKOM Nilai Kebijakan Panitia Wisuda Bertentangan dengan Mekanisme Internal

Ternate - Pembantu Direktur III Bidang Kemahasiswaan, Ilham Djufri ST.,M.Kom menyatakan sikap bakal tidak mengikuti pelaksanaan wisuda Akdemi Ilmu Komputer (AIKOM) Ternate, yang diselenggarakan...

Sambut Hari Bhayangkara Ke-78, Polsek Ternate Utara Gelar Baksos Religi

Ternate - Dalam rangka menyambut hari Bhayangkara Ke-78, Kepolisian Sektor (Polsek) Kecamatan Ternate Utara, Kota Ternate, gelar bakti sosial (Baksos) bersama pengurus Mesjid di...

Sambut Hari Bhayangkara Ke-78, Polsek Ternate...

Ternate - Dalam rangka menyambut hari Bhayangkara Ke-78, Kepolisian Sektor (Polsek) Kecamatan Ternate Utara, Kota Ternate, gelar bakti sosial (Baksos) bersama pengurus Mesjid di...

Keluarga Besar MAN 1 Halsel Perdana...

Halsel - Keluarga besar MAN 1 Halmahera Selatan melaksanakan penyembelihan Hewan Qurban Idul Adha 1445 H/2024 M pada hari Senin (17/06). Kegiatan pemotongan qurban bertempat...

Pudir III AIKOM Nilai Kebijakan Panitia...

Ternate - Pembantu Direktur III Bidang Kemahasiswaan, Ilham Djufri ST.,M.Kom menyatakan sikap bakal tidak mengikuti pelaksanaan wisuda Akdemi Ilmu Komputer (AIKOM) Ternate, yang diselenggarakan...

HLH Se-dunia, DLH Kota Ternate dan...

Ternate - Memperingati Hari Lingkungan Hidup (HLH) se-dunia Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Ternate dan Pertamina Patra Niaga Fuel Terminal Ternate, gelar penanaman pohon...

IKLAN

Disdik Bakal Bentuk Tim Investigasi Soal Dugaan Pemalsuan Tanda Tangan oleh Kepsek SDN 56 Ternate

Ternate —┬áDinas Pendidikan (Disdik) Kota Ternate, bakal memeriksa dan memberikan sanksi kepada Kepala Sekolah (Kepsek) SD-N 56 Kota Ternate yang diduga memalsukan tanda tangan guna pencairan dana BOSDA tahun 2022.

Kepala Dinas Pendidikan Kota Ternate, Muslim Gani kepada imalut.com, Rabu (15/06) mengatakan, terkait dugaan kepsek yang memalsukan tanda tangan guru untuk pencairan anggaran Bosda, pihak dinas pendidikan sudah memanggil yang bersangkutan untuk dimintai klarifikasinya.

“Kami sudah memanggil oknum kepsek yang bersangkutan dan meminta menyelesaikan persoalan tersebut di masyarakat maupun sesama guru di SDN 56 Kota Ternate,” ucapnya.

Meski demikian, Muslim berjanji, akan segera membentuk tim investigasi untuk memeriksa yang bersangkutan terkait kebenaran atas laporan, pasca pemeriksaan barulah akan diputuskan sanksinya.

“Nanti di investigasi baru bisa diberikan sanksinya, apakah sanksi ringan atau berat, yang jelas kami juga akan mengikuti prosedur sesuai dengan aturan yang berlaku,” kata Muslim.

Muslim bilang, pihaknya juga belum bisa memastikan dan menduga, bahwa persoalan ini apakah selain kepsek ada orang lain yang juga ikut terlibat soal pemalsuan tanda tangan guru tersebut.

“Nanti setelah kepsek diperiksa baru bisa tahu siapa-siapa yang terlibat juga di dalamnya,” terangnya.

Bagikan :

Artikel Terkait

Baca Juga

Sambut Hari Bhayangkara Ke-78, Polsek Ternate...

Ternate - Dalam rangka menyambut hari Bhayangkara Ke-78, Kepolisian Sektor (Polsek) Kecamatan Ternate Utara, Kota Ternate, gelar bakti sosial (Baksos) bersama pengurus Mesjid di...

Dua Caleg Tumbang di PSU TPS...

Ternate - Pemungutan Suara Ulang (PSU) yang dihelat oleh Komisi Pemilihan Umum Daerah (KPUD), Kota Ternate, di Tempat Pemungutan Suara (TPS) 8, Kelurahan Tabona,...

Pudir III AIKOM Nilai Kebijakan Panitia...

Ternate - Pembantu Direktur III Bidang Kemahasiswaan, Ilham Djufri ST.,M.Kom menyatakan sikap bakal tidak mengikuti pelaksanaan wisuda Akdemi Ilmu Komputer (AIKOM) Ternate, yang diselenggarakan...

Iklan

error: Content is protected !!