Satu Minggu Tidak Ada Penyaluran Air Bersih, Warga Keluhkan Pelayanan PDAM Ternate

Bagikan :

TERPOPULER

Dua Caleg Tumbang di PSU TPS...

Ternate - Pemungutan Suara Ulang (PSU) yang dihelat oleh Komisi Pemilihan Umum Daerah (KPUD), Kota Ternate, di Tempat Pemungutan Suara (TPS) 8, Kelurahan Tabona,...

BACA JUGA

Dua Caleg Tumbang di PSU TPS 8 Kelurahan Tabona

Ternate - Pemungutan Suara Ulang (PSU) yang dihelat oleh Komisi Pemilihan Umum Daerah (KPUD), Kota Ternate, di Tempat Pemungutan Suara (TPS) 8, Kelurahan Tabona,...

Sambut Hari Bhayangkara Ke-78, Polsek Ternate Utara Gelar Baksos Religi

Ternate - Dalam rangka menyambut hari Bhayangkara Ke-78, Kepolisian Sektor (Polsek) Kecamatan Ternate Utara, Kota Ternate, gelar bakti sosial (Baksos) bersama pengurus Mesjid di...

Pudir III AIKOM Nilai Kebijakan Panitia Wisuda Bertentangan dengan Mekanisme Internal

Ternate - Pembantu Direktur III Bidang Kemahasiswaan, Ilham Djufri ST.,M.Kom menyatakan sikap bakal tidak mengikuti pelaksanaan wisuda Akdemi Ilmu Komputer (AIKOM) Ternate, yang diselenggarakan...

Ternate — Warga Kelurahan Maliaro, Kecamatan Ternate Tengah, Kota Ternate, keluhkan pelayanan air bersih dari Perusahan Umum Daerah (Perumda) Air Minum Ake Gale Kota Ternate, pasalnya perusahan plat merah milik Pemerintah Kota (Pemkot) Ternate ini, sudah kurang lebih satu minggu tidak menyuplai air bersih, khusunya di lingkungan RT. 15/RW. 005 Kelurahan Maliaro.

Pantauan media ini, Rabu (11/5), warga terpaksa membeli air bersih ke penjual air, yang menggunakan profil tank ukuran 1100 liter dengan harga 75 ribu rupiah per profil. Hal ini membuat warga mengeluh karena setiap hari harus mengeluarkan uang sebesar 75 ribu hingga 150 ribu rupiah guna mendapatkan air bersih dari penjual air yang menggunakan mobil pick up.

Isto salah satu warga RT. 15/RW. 005 Kel. Maliaro, saat ditemui awak media menyampaikan bahwa akhir-akhir ini pelayanan Perumda Air Minum Ake Gale kurang maksimal, dan ini mengakibatkan warga selaku pelanggan mengalami kerugian akibat kurang maksimalnya pelayanan tersebut.

“Pelanggan sudah membayar air setiap bulan di PDAM dengan harga yang lumayan besar, namun pelayanannya kurang maksimal sehingga membuat pelanggan harus membeli air bersih ke pengusaha air yang menggunakan profil tank dengan harga 75 ribu per profil,” keluhnya.

Ia pun menambahkan, jika PDAM pelayanannya terus menerus seperti ini, maka bayangkan saja dalam seminggu pelanggan membeli air diluar dari PDAM, dengan harga 75 ribu per profil per hari dikalikan satu minggu atau 7 hari, maka uang yang harus dikeluarkan pelanggan dari kantongnya sebesar 525 ribu rupiah dalam seminggu.

“Lalu ditambah lagi pelanggan harus membayar ke PDAM kurang lebih 200 ribu hingga 300 ribu per bulan, maka dalam sebulan pelanggan harus mengeluarkan uang kurang lebih 700 hingga 800 ribu per bulan hanya untuk memperoleh air bersih,” terangnya.

Jika hal ini terus dibiarkan terjadi kata Isto, dimana tanggungjawab mereka yang baru saja diangkat dan dilantik oleh Walikota Ternate Dr. M. Tauhid Soleman, selaku Direksi dan Dewan Pengawas, dan serta posisi yang tak kalah pentingnya di Perumda Air Minum Ake Gale Kota Ternate, yakni Direktur Utama (Dirut).

“Apakah mereka hanya sekedar diberikan jabatan sebagai imbalan politik praktis pada momentum pilwako kemarin, meski mereka tidak paham posisi yang mereka geluti saat ini,” tanya Isto dengan nada kesal.

Sementara Direksi dan Dewan Pengawas Perumda Air Minum Ake Gale Ternate, hingga berita ini dipublis belum merespon upaya konfirmasi awak media.

BERITA DAERAH

LIHAT SEMUA

Dinilai Langgar UU, Senator DPD RI...

Ternate - Viral Video Bupati Halmahera Utara (Halut), Maluku Utara (Malut), Frans Manery, mengejar massa aksi dengan sebilah senjata tajam (Sajam), saat menggelar aksi...

Tokoh Muda Makayoa; Integritas KPUD Halsel...

Labuha - Dengan lolosnya sejumlah incumbent Penyelenggara Pemilihan Kecamatan (PPK), diwilayah Kabupaten Halmahera Selatan (Halsel), pada seleksi ulang anggota PPK tahun 2024 untuk pemilihan...

194 CJH Siap Diberangkatkan, Empat Diantaranya...

Halsel - Sebanyak 194 Calon Jamaah Haji (CJH) Kabupaten Halmahera Selatan (Halsel), Provinsi Maluku Utara (Malut) untuk musim 1445 H /2024 M siap diberangkatkan...

SAAT INI

Dua Caleg Tumbang di PSU TPS 8 Kelurahan Tabona

Ternate - Pemungutan Suara Ulang (PSU) yang dihelat oleh Komisi Pemilihan Umum...

BERITA UTAMA

HLH Se-dunia, DLH Kota Ternate dan...

Ternate - Memperingati Hari Lingkungan Hidup (HLH) se-dunia Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Ternate dan Pertamina Patra Niaga Fuel Terminal Ternate, gelar penanaman pohon...

Mendikbud Batalkan UKT, Rektor; Unkhair Usul...

Ternate - Rektor Universitas Khairun (Unkhair) Ternate, Dr. M. Ridha Ajam, tindaklanjuti pembatalan Uang Kuliah Tunggal (UKT) dari Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, Riset dan...

Dinilai Langgar UU, Senator DPD RI...

Ternate - Viral Video Bupati Halmahera Utara (Halut), Maluku Utara (Malut), Frans Manery, mengejar massa aksi dengan sebilah senjata tajam (Sajam), saat menggelar aksi...

REKOMENDASI

Sambut Hari Bhayangkara Ke-78, Polsek Ternate Utara Gelar Baksos Religi

Ternate - Dalam rangka menyambut hari Bhayangkara Ke-78, Kepolisian Sektor (Polsek) Kecamatan Ternate Utara, Kota Ternate, gelar bakti sosial (Baksos) bersama pengurus Mesjid di...

Pudir III AIKOM Nilai Kebijakan Panitia Wisuda Bertentangan dengan Mekanisme Internal

Ternate - Pembantu Direktur III Bidang Kemahasiswaan, Ilham Djufri ST.,M.Kom menyatakan sikap bakal tidak mengikuti pelaksanaan wisuda Akdemi Ilmu Komputer (AIKOM) Ternate, yang diselenggarakan...

Dua Caleg Tumbang di PSU TPS 8 Kelurahan Tabona

Ternate - Pemungutan Suara Ulang (PSU) yang dihelat oleh Komisi Pemilihan Umum Daerah (KPUD), Kota Ternate, di Tempat Pemungutan Suara (TPS) 8, Kelurahan Tabona,...

Sambut Hari Bhayangkara Ke-78, Polsek Ternate...

Ternate - Dalam rangka menyambut hari Bhayangkara Ke-78, Kepolisian Sektor (Polsek) Kecamatan Ternate Utara, Kota Ternate, gelar bakti sosial (Baksos) bersama pengurus Mesjid di...

Keluarga Besar MAN 1 Halsel Perdana...

Halsel - Keluarga besar MAN 1 Halmahera Selatan melaksanakan penyembelihan Hewan Qurban Idul Adha 1445 H/2024 M pada hari Senin (17/06). Kegiatan pemotongan qurban bertempat...

Pudir III AIKOM Nilai Kebijakan Panitia...

Ternate - Pembantu Direktur III Bidang Kemahasiswaan, Ilham Djufri ST.,M.Kom menyatakan sikap bakal tidak mengikuti pelaksanaan wisuda Akdemi Ilmu Komputer (AIKOM) Ternate, yang diselenggarakan...

HLH Se-dunia, DLH Kota Ternate dan...

Ternate - Memperingati Hari Lingkungan Hidup (HLH) se-dunia Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Ternate dan Pertamina Patra Niaga Fuel Terminal Ternate, gelar penanaman pohon...

IKLAN

Satu Minggu Tidak Ada Penyaluran Air Bersih, Warga Keluhkan Pelayanan PDAM Ternate

Ternate — Warga Kelurahan Maliaro, Kecamatan Ternate Tengah, Kota Ternate, keluhkan pelayanan air bersih dari Perusahan Umum Daerah (Perumda) Air Minum Ake Gale Kota Ternate, pasalnya perusahan plat merah milik Pemerintah Kota (Pemkot) Ternate ini, sudah kurang lebih satu minggu tidak menyuplai air bersih, khusunya di lingkungan RT. 15/RW. 005 Kelurahan Maliaro.

Pantauan media ini, Rabu (11/5), warga terpaksa membeli air bersih ke penjual air, yang menggunakan profil tank ukuran 1100 liter dengan harga 75 ribu rupiah per profil. Hal ini membuat warga mengeluh karena setiap hari harus mengeluarkan uang sebesar 75 ribu hingga 150 ribu rupiah guna mendapatkan air bersih dari penjual air yang menggunakan mobil pick up.

Isto salah satu warga RT. 15/RW. 005 Kel. Maliaro, saat ditemui awak media menyampaikan bahwa akhir-akhir ini pelayanan Perumda Air Minum Ake Gale kurang maksimal, dan ini mengakibatkan warga selaku pelanggan mengalami kerugian akibat kurang maksimalnya pelayanan tersebut.

“Pelanggan sudah membayar air setiap bulan di PDAM dengan harga yang lumayan besar, namun pelayanannya kurang maksimal sehingga membuat pelanggan harus membeli air bersih ke pengusaha air yang menggunakan profil tank dengan harga 75 ribu per profil,” keluhnya.

Ia pun menambahkan, jika PDAM pelayanannya terus menerus seperti ini, maka bayangkan saja dalam seminggu pelanggan membeli air diluar dari PDAM, dengan harga 75 ribu per profil per hari dikalikan satu minggu atau 7 hari, maka uang yang harus dikeluarkan pelanggan dari kantongnya sebesar 525 ribu rupiah dalam seminggu.

“Lalu ditambah lagi pelanggan harus membayar ke PDAM kurang lebih 200 ribu hingga 300 ribu per bulan, maka dalam sebulan pelanggan harus mengeluarkan uang kurang lebih 700 hingga 800 ribu per bulan hanya untuk memperoleh air bersih,” terangnya.

Jika hal ini terus dibiarkan terjadi kata Isto, dimana tanggungjawab mereka yang baru saja diangkat dan dilantik oleh Walikota Ternate Dr. M. Tauhid Soleman, selaku Direksi dan Dewan Pengawas, dan serta posisi yang tak kalah pentingnya di Perumda Air Minum Ake Gale Kota Ternate, yakni Direktur Utama (Dirut).

“Apakah mereka hanya sekedar diberikan jabatan sebagai imbalan politik praktis pada momentum pilwako kemarin, meski mereka tidak paham posisi yang mereka geluti saat ini,” tanya Isto dengan nada kesal.

Sementara Direksi dan Dewan Pengawas Perumda Air Minum Ake Gale Ternate, hingga berita ini dipublis belum merespon upaya konfirmasi awak media.

Bagikan :

Artikel Terkait

Baca Juga

Pudir III AIKOM Nilai Kebijakan Panitia...

Ternate - Pembantu Direktur III Bidang Kemahasiswaan, Ilham Djufri ST.,M.Kom menyatakan sikap bakal tidak mengikuti pelaksanaan wisuda Akdemi Ilmu Komputer (AIKOM) Ternate, yang diselenggarakan...

Dua Caleg Tumbang di PSU TPS...

Ternate - Pemungutan Suara Ulang (PSU) yang dihelat oleh Komisi Pemilihan Umum Daerah (KPUD), Kota Ternate, di Tempat Pemungutan Suara (TPS) 8, Kelurahan Tabona,...

Sambut Hari Bhayangkara Ke-78, Polsek Ternate...

Ternate - Dalam rangka menyambut hari Bhayangkara Ke-78, Kepolisian Sektor (Polsek) Kecamatan Ternate Utara, Kota Ternate, gelar bakti sosial (Baksos) bersama pengurus Mesjid di...

Iklan

error: Content is protected !!