Kepung Kantor Walikota Ternate, Ribuan Mahasiswa Tuntut Turunkan Harga BBM

Bagikan :

TERPOPULER

Dua Caleg Tumbang di PSU TPS...

Ternate - Pemungutan Suara Ulang (PSU) yang dihelat oleh Komisi Pemilihan Umum Daerah (KPUD), Kota Ternate, di Tempat Pemungutan Suara (TPS) 8, Kelurahan Tabona,...

BACA JUGA

Dua Caleg Tumbang di PSU TPS 8 Kelurahan Tabona

Ternate - Pemungutan Suara Ulang (PSU) yang dihelat oleh Komisi Pemilihan Umum Daerah (KPUD), Kota Ternate, di Tempat Pemungutan Suara (TPS) 8, Kelurahan Tabona,...

Sambut Hari Bhayangkara Ke-78, Polsek Ternate Utara Gelar Baksos Religi

Ternate - Dalam rangka menyambut hari Bhayangkara Ke-78, Kepolisian Sektor (Polsek) Kecamatan Ternate Utara, Kota Ternate, gelar bakti sosial (Baksos) bersama pengurus Mesjid di...

Pudir III AIKOM Nilai Kebijakan Panitia Wisuda Bertentangan dengan Mekanisme Internal

Ternate - Pembantu Direktur III Bidang Kemahasiswaan, Ilham Djufri ST.,M.Kom menyatakan sikap bakal tidak mengikuti pelaksanaan wisuda Akdemi Ilmu Komputer (AIKOM) Ternate, yang diselenggarakan...

Ternate — Sebagaimana diketahui pada tanggal 1 April 2022 lalu Pemerintah Pusat dengan kebijakannya menaikkan harga Bahan Bakar Minyak (BMM) jenis Pertamax, hingga mencapai harga Rp. 12.500 per liter untuk wilayah Barat yakni daerah Jabodetabek dan sekitarnya. Sementara untuk wilayah Timur, Maluku, Maluku Utara, Papua, dan Papua Barat, harga Pertamax mencapai Rp. 12.750 per liter, dimana sebelumnya harga Pertamax hanya berkisar Rp. 9.000 per liternya.

Hal ini mengundang protes dari berbagai kalangan, terutama kelompok mahasiswa di seluruh wilayah Indonesia tidak terkecuali mahasiswa pada sejumlah kampus di Kota Ternate, Provinsi Maluku Utara (Malut).

Pantauan media ini, Senin (11/4), ribuan mahasiswa dari sejumlah kampus yang tersebar di Kota Ternate, mengepung Kantor Walikota Ternate dalam rangka menggelar aksi unjuk rasa, guna menyampaikan aspirasi masyarakat khususnya masyarakat Maluku Utara, yang merasa resah dan dibuat susah oleh kebijakan Pemerintah Pusat, terkait dengan naiknya harga BBM tersebut.

Penyampaian orasi dari orator ke orator pun, terdengar satu tuntutan yakni meminta Pemerintah Kota (Pemkot) Ternate, untuk meneruskan tuntutan mereka ke Pemerintah Pusat, agar segera menurunkan harga BBM demi kemakmuran dan kesejahteraan masyarakat.

Menurut mereka dengan naiknya harga BBM, maka segala hal akan ikut naik termasuk harga Sembilan bahan pokok (Sembako),

“Ini akan semakin memperkeruh kondisi ekonomi Bangsa, karena Pemerintah Pusat telah mengambil kebijakan untuk memiskinkan rakyatnya sendiri,” ujar salah satu orator pada saat menyampaikan orasi singkatnya.

Selain menuntut Pemerintah Pusat menurunkan harga BBM, ribuan massa aksi ini pun terus meneriakkan yel-yel “Jokowi turun, turun Jokowi sekarang juga”. Hal ini memberi isyarat bahwa jika Presiden RI Joko Widodo (Jokowi), tidak segera menurunkan harga BBM maka mereka meminta agar orang nomor satu di Republik ini, segera mengundurkan diri karena dinilai gagal memberikan pelayanan yang baik untuk rakyat.

Pada kesempatan itu, Sekretaris Daerah Kota Ternate, Dr. Jusuf Sunya, sedianya menemui massa aksi, namun ditolak dan pada akhirnya terjadi aksi saling dorong dengan satpol PP lantaran massa aksi hanya menginginkan hering secara langsung dengan Walikota Ternate, M. Tauhid Soleman. (team)

BERITA DAERAH

LIHAT SEMUA

Dinilai Langgar UU, Senator DPD RI...

Ternate - Viral Video Bupati Halmahera Utara (Halut), Maluku Utara (Malut), Frans Manery, mengejar massa aksi dengan sebilah senjata tajam (Sajam), saat menggelar aksi...

Tokoh Muda Makayoa; Integritas KPUD Halsel...

Labuha - Dengan lolosnya sejumlah incumbent Penyelenggara Pemilihan Kecamatan (PPK), diwilayah Kabupaten Halmahera Selatan (Halsel), pada seleksi ulang anggota PPK tahun 2024 untuk pemilihan...

194 CJH Siap Diberangkatkan, Empat Diantaranya...

Halsel - Sebanyak 194 Calon Jamaah Haji (CJH) Kabupaten Halmahera Selatan (Halsel), Provinsi Maluku Utara (Malut) untuk musim 1445 H /2024 M siap diberangkatkan...

SAAT INI

Dua Caleg Tumbang di PSU TPS 8 Kelurahan Tabona

Ternate - Pemungutan Suara Ulang (PSU) yang dihelat oleh Komisi Pemilihan Umum...

BERITA UTAMA

HLH Se-dunia, DLH Kota Ternate dan...

Ternate - Memperingati Hari Lingkungan Hidup (HLH) se-dunia Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Ternate dan Pertamina Patra Niaga Fuel Terminal Ternate, gelar penanaman pohon...

Mendikbud Batalkan UKT, Rektor; Unkhair Usul...

Ternate - Rektor Universitas Khairun (Unkhair) Ternate, Dr. M. Ridha Ajam, tindaklanjuti pembatalan Uang Kuliah Tunggal (UKT) dari Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, Riset dan...

Dinilai Langgar UU, Senator DPD RI...

Ternate - Viral Video Bupati Halmahera Utara (Halut), Maluku Utara (Malut), Frans Manery, mengejar massa aksi dengan sebilah senjata tajam (Sajam), saat menggelar aksi...

REKOMENDASI

Dua Caleg Tumbang di PSU TPS 8 Kelurahan Tabona

Ternate - Pemungutan Suara Ulang (PSU) yang dihelat oleh Komisi Pemilihan Umum Daerah (KPUD), Kota Ternate, di Tempat Pemungutan Suara (TPS) 8, Kelurahan Tabona,...

Pudir III AIKOM Nilai Kebijakan Panitia Wisuda Bertentangan dengan Mekanisme Internal

Ternate - Pembantu Direktur III Bidang Kemahasiswaan, Ilham Djufri ST.,M.Kom menyatakan sikap bakal tidak mengikuti pelaksanaan wisuda Akdemi Ilmu Komputer (AIKOM) Ternate, yang diselenggarakan...

Sambut Hari Bhayangkara Ke-78, Polsek Ternate Utara Gelar Baksos Religi

Ternate - Dalam rangka menyambut hari Bhayangkara Ke-78, Kepolisian Sektor (Polsek) Kecamatan Ternate Utara, Kota Ternate, gelar bakti sosial (Baksos) bersama pengurus Mesjid di...

Sambut Hari Bhayangkara Ke-78, Polsek Ternate...

Ternate - Dalam rangka menyambut hari Bhayangkara Ke-78, Kepolisian Sektor (Polsek) Kecamatan Ternate Utara, Kota Ternate, gelar bakti sosial (Baksos) bersama pengurus Mesjid di...

Keluarga Besar MAN 1 Halsel Perdana...

Halsel - Keluarga besar MAN 1 Halmahera Selatan melaksanakan penyembelihan Hewan Qurban Idul Adha 1445 H/2024 M pada hari Senin (17/06). Kegiatan pemotongan qurban bertempat...

Pudir III AIKOM Nilai Kebijakan Panitia...

Ternate - Pembantu Direktur III Bidang Kemahasiswaan, Ilham Djufri ST.,M.Kom menyatakan sikap bakal tidak mengikuti pelaksanaan wisuda Akdemi Ilmu Komputer (AIKOM) Ternate, yang diselenggarakan...

HLH Se-dunia, DLH Kota Ternate dan...

Ternate - Memperingati Hari Lingkungan Hidup (HLH) se-dunia Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Ternate dan Pertamina Patra Niaga Fuel Terminal Ternate, gelar penanaman pohon...

IKLAN

Kepung Kantor Walikota Ternate, Ribuan Mahasiswa Tuntut Turunkan Harga BBM

Ternate — Sebagaimana diketahui pada tanggal 1 April 2022 lalu Pemerintah Pusat dengan kebijakannya menaikkan harga Bahan Bakar Minyak (BMM) jenis Pertamax, hingga mencapai harga Rp. 12.500 per liter untuk wilayah Barat yakni daerah Jabodetabek dan sekitarnya. Sementara untuk wilayah Timur, Maluku, Maluku Utara, Papua, dan Papua Barat, harga Pertamax mencapai Rp. 12.750 per liter, dimana sebelumnya harga Pertamax hanya berkisar Rp. 9.000 per liternya.

Hal ini mengundang protes dari berbagai kalangan, terutama kelompok mahasiswa di seluruh wilayah Indonesia tidak terkecuali mahasiswa pada sejumlah kampus di Kota Ternate, Provinsi Maluku Utara (Malut).

Pantauan media ini, Senin (11/4), ribuan mahasiswa dari sejumlah kampus yang tersebar di Kota Ternate, mengepung Kantor Walikota Ternate dalam rangka menggelar aksi unjuk rasa, guna menyampaikan aspirasi masyarakat khususnya masyarakat Maluku Utara, yang merasa resah dan dibuat susah oleh kebijakan Pemerintah Pusat, terkait dengan naiknya harga BBM tersebut.

Penyampaian orasi dari orator ke orator pun, terdengar satu tuntutan yakni meminta Pemerintah Kota (Pemkot) Ternate, untuk meneruskan tuntutan mereka ke Pemerintah Pusat, agar segera menurunkan harga BBM demi kemakmuran dan kesejahteraan masyarakat.

Menurut mereka dengan naiknya harga BBM, maka segala hal akan ikut naik termasuk harga Sembilan bahan pokok (Sembako),

“Ini akan semakin memperkeruh kondisi ekonomi Bangsa, karena Pemerintah Pusat telah mengambil kebijakan untuk memiskinkan rakyatnya sendiri,” ujar salah satu orator pada saat menyampaikan orasi singkatnya.

Selain menuntut Pemerintah Pusat menurunkan harga BBM, ribuan massa aksi ini pun terus meneriakkan yel-yel “Jokowi turun, turun Jokowi sekarang juga”. Hal ini memberi isyarat bahwa jika Presiden RI Joko Widodo (Jokowi), tidak segera menurunkan harga BBM maka mereka meminta agar orang nomor satu di Republik ini, segera mengundurkan diri karena dinilai gagal memberikan pelayanan yang baik untuk rakyat.

Pada kesempatan itu, Sekretaris Daerah Kota Ternate, Dr. Jusuf Sunya, sedianya menemui massa aksi, namun ditolak dan pada akhirnya terjadi aksi saling dorong dengan satpol PP lantaran massa aksi hanya menginginkan hering secara langsung dengan Walikota Ternate, M. Tauhid Soleman. (team)

Bagikan :

Artikel Terkait

Baca Juga

Dua Caleg Tumbang di PSU TPS...

Ternate - Pemungutan Suara Ulang (PSU) yang dihelat oleh Komisi Pemilihan Umum Daerah (KPUD), Kota Ternate, di Tempat Pemungutan Suara (TPS) 8, Kelurahan Tabona,...

Pudir III AIKOM Nilai Kebijakan Panitia...

Ternate - Pembantu Direktur III Bidang Kemahasiswaan, Ilham Djufri ST.,M.Kom menyatakan sikap bakal tidak mengikuti pelaksanaan wisuda Akdemi Ilmu Komputer (AIKOM) Ternate, yang diselenggarakan...

Sambut Hari Bhayangkara Ke-78, Polsek Ternate...

Ternate - Dalam rangka menyambut hari Bhayangkara Ke-78, Kepolisian Sektor (Polsek) Kecamatan Ternate Utara, Kota Ternate, gelar bakti sosial (Baksos) bersama pengurus Mesjid di...

Iklan

error: Content is protected !!