Sering Terjadi Kasus Pengedaran Narkoba di Rutan dan Lapas; Ini Tanggapan Karutan Kelas II B Ternate

Bagikan :

TERPOPULER

HLH Se-dunia, DLH Kota Ternate dan...

Ternate - Memperingati Hari Lingkungan Hidup (HLH) se-dunia Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Ternate dan Pertamina Patra Niaga Fuel Terminal Ternate, gelar penanaman pohon...

BACA JUGA

Sambut Hari Bhayangkara Ke-78, Polsek Ternate Utara Gelar Baksos Religi

Ternate - Dalam rangka menyambut hari Bhayangkara Ke-78, Kepolisian Sektor (Polsek) Kecamatan Ternate Utara, Kota Ternate, gelar bakti sosial (Baksos) bersama pengurus Mesjid di...

Keluarga Besar MAN 1 Halsel Perdana Berqurban Satu Ekor Sapi

Halsel - Keluarga besar MAN 1 Halmahera Selatan melaksanakan penyembelihan Hewan Qurban Idul Adha 1445 H/2024 M pada hari Senin (17/06). Kegiatan pemotongan qurban bertempat...

Pudir III AIKOM Nilai Kebijakan Panitia Wisuda Bertentangan dengan Mekanisme Internal

Ternate - Pembantu Direktur III Bidang Kemahasiswaan, Ilham Djufri ST.,M.Kom menyatakan sikap bakal tidak mengikuti pelaksanaan wisuda Akdemi Ilmu Komputer (AIKOM) Ternate, yang diselenggarakan...

Ternate — Narkotika, Psikotropika, dan Obat Terlarang (Narkoba) selalu saja menjadi problem yang tidak dapat diselesaikan oleh Pemerintah, baik Pemerintah Pusat (Pempus) hingga Pemerintah Daerah (Pemda), meski sudah melalui berbagai upaya baik dari sangsi sosial berupa pembinaan mental, hingga jeratan hukum pun dilakukan oleh pihak terkait.

Hal ini dapat dibuktikan dengan maraknya para cukong atau bandar narkoba, yang ditangkap dan diproses sesuai hukum yang berlaku, hingga dijatuhi vonis berupa hukuman kurungan badan dengan jangka waktu bertahun-tahun. Namun hal ini tidak membuat jera para cukong atau bandar narkoba, bahkan sudah berada dalam jeruji besi pun masih tetap menjalankan bisnis haram tersebut.

Diketahui bisnis narkoba yang sering kali terjadi di Rumah Tahanan (Rutan) maupun Lembaga Pemasyarakatan (LP), pelakunya selalu saja orang-orang yang sama yang ditahan karena kasus narkoba itu sendiri, seperti yang terjadi pada beberapa waktu yang lulu di Lapas Kelas II A Ternate.

Terkait dengan persolan ini, Karutan Kelas II B Ternate, Sujatmiko, saat ditemui awak media diruang kerjanya, Senin (21/3), menyampaikan bahwa kasus beredarnya narkoba di Rutan maupun Lapas ini, memang seringkali terjadi namun bukan berarti ini ada unsur kesengajaan dari pihaknya dalam melakukan penjagaan maupun pengawasan kepada warga binaan.

Lanjut Sujatmiko, segala bentuk upaya sudah dilakukan pihaknya dalam memperketat penjagaan, namun yang namanya manusia pasti tidak lepas dari kelalaian dan kekhilafan, sehingga masih saja terdapat kecolongan dan barang haram tersebutpun lolos dimasukkan dalam Rutan maupun Lapas.

Dikatakan barang haram atau Narkoba ini ditemukan dalam wilayah rutan maupun Lapas, melalui beberapa trik hingga lolos masuk kedalam antara lain, yakni melalui jasa pengiriman dalam bentuk paket atau bisanya transaksi melalui pagar pembatas, dengan cara melemparkan narkoba tersebut dari luar pagar kedalam pagar,” ungkapnya.

Ia mengaku kasus seperti ini pun kurang lebih tiga kalai terjadi dengan menggunakan dua trik tersebut, yakni di tahun 2020 dua kali terjadi transaksi dengan cara melemparkan narkoba dari luar pagar ke dalam pagar, dan pada tahun 2021 satu kali ditemukan dengan modus melalui paket pengiriman, namun ketiga kasus ini dapat digagalkan oleh petugas rutan yang bertugas pada saat itu.

Meski begitu kata Sujatmiko, pada saat kasus tersebut ditemukan pihaknya langsung menyerahkan pelaku pada pihak yang berwajib untuk diperiksa, dan petugas yang bertugas pada saat itu pun ikut diperiksa namun Alhamdulillah tiga kali kejadian, petugas yang bertugas pada saat itu tidak terlibat praktik pengedaran narkoba di rutan sesuai dengan hasil pemeriksaan.

Sujatmiko menambahkan bahwa selaku Kepal Rutan, dirinya selalu mengingatkan kepada petugas jaga maupun seluruh jajarannya agar tidak melakukan tindakan melawan hukum, seperti membantu para cukong atau bandar narkoba untuk meloloskan barang haram tersebut ke dalam rutan, dikarenakan sangsinya cukup berat yakni pemecatan dan serta diproses sesuai hukum, karena ikut membantu melakukan tindak kejahatan berupa pengedaran narkoba dalam wilayah rutan.

Harapannya agar kedepan kasus seperti ini jangan lagi terjadi dalam wilayah Rutan maupun Lapas, olehnya itu pihaknya akan tetap berupaya untuk meningkatkan dan mengetatkan penjagaan baik di pintu masuk maupun dalam areal Rutan ini,” tutupnya.

BERITA DAERAH

LIHAT SEMUA

Dinilai Langgar UU, Senator DPD RI...

Ternate - Viral Video Bupati Halmahera Utara (Halut), Maluku Utara (Malut), Frans Manery, mengejar massa aksi dengan sebilah senjata tajam (Sajam), saat menggelar aksi...

Tokoh Muda Makayoa; Integritas KPUD Halsel...

Labuha - Dengan lolosnya sejumlah incumbent Penyelenggara Pemilihan Kecamatan (PPK), diwilayah Kabupaten Halmahera Selatan (Halsel), pada seleksi ulang anggota PPK tahun 2024 untuk pemilihan...

194 CJH Siap Diberangkatkan, Empat Diantaranya...

Halsel - Sebanyak 194 Calon Jamaah Haji (CJH) Kabupaten Halmahera Selatan (Halsel), Provinsi Maluku Utara (Malut) untuk musim 1445 H /2024 M siap diberangkatkan...

SAAT INI

HLH Se-dunia, DLH Kota Ternate dan Pertamina Gelar Penanaman...

Ternate - Memperingati Hari Lingkungan Hidup (HLH) se-dunia Dinas Lingkungan Hidup (DLH)...

BERITA UTAMA

Mendikbud Batalkan UKT, Rektor; Unkhair Usul...

Ternate - Rektor Universitas Khairun (Unkhair) Ternate, Dr. M. Ridha Ajam, tindaklanjuti pembatalan Uang Kuliah Tunggal (UKT) dari Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, Riset dan...

Dinilai Langgar UU, Senator DPD RI...

Ternate - Viral Video Bupati Halmahera Utara (Halut), Maluku Utara (Malut), Frans Manery, mengejar massa aksi dengan sebilah senjata tajam (Sajam), saat menggelar aksi...

Sidang Kasus Dugaan Suap AGK, Tujuh...

Ternate - Pengadilan Negeri (PN) Ternate gelar sidang kedua atas kasus dugaan suap mantan gubernur Maluku Utara (Malut), Abdul Gani Kasuba (AGK), dengan agenda...

REKOMENDASI

Sambut Hari Bhayangkara Ke-78, Polsek Ternate Utara Gelar Baksos Religi

Ternate - Dalam rangka menyambut hari Bhayangkara Ke-78, Kepolisian Sektor (Polsek) Kecamatan Ternate Utara, Kota Ternate, gelar bakti sosial (Baksos) bersama pengurus Mesjid di...

Keluarga Besar MAN 1 Halsel Perdana Berqurban Satu Ekor Sapi

Halsel - Keluarga besar MAN 1 Halmahera Selatan melaksanakan penyembelihan Hewan Qurban Idul Adha 1445 H/2024 M pada hari Senin (17/06). Kegiatan pemotongan qurban bertempat...

Pudir III AIKOM Nilai Kebijakan Panitia Wisuda Bertentangan dengan Mekanisme Internal

Ternate - Pembantu Direktur III Bidang Kemahasiswaan, Ilham Djufri ST.,M.Kom menyatakan sikap bakal tidak mengikuti pelaksanaan wisuda Akdemi Ilmu Komputer (AIKOM) Ternate, yang diselenggarakan...

Walikota Ingatkan ASN Kota Ternate Untuk...

Ternate - Pengaruh judi terutama judi online cukup kuat akhir-akhir ini, sehingga Presiden RI, Ir. Joko Widodo, pun telah mengingatkan kepada seluruh jajaran ASN,...

Keluarga Besar MAN 1 Halsel Perdana...

Halsel - Keluarga besar MAN 1 Halmahera Selatan melaksanakan penyembelihan Hewan Qurban Idul Adha 1445 H/2024 M pada hari Senin (17/06). Kegiatan pemotongan qurban bertempat...

Usai Proses Penilaian Akhir Tahun Pelajaran...

Halsel - Madrasah Aliyah Negeri (MAN) I Halmahera Selatan, laksanakan kegiatan ekstrakurikuler yang dilaksanakan setelah proses penilaian akhir tahun pelajaran 2023-2024. Plt Kepala MAN 1...

SNPMB-SNBT Tahun 2024 Diumumkan Besok

Ternate - Seleksi Nasional Penerimaan Mahasiswa Baru (SNPMB) jalur Seleksi Nasional Berdasarkan Tes (SNBT) tahun 2024, resmi diumumkan besok, Kamis, 13 Juni 2024. Hasil pengumuman...

IKLAN

Sering Terjadi Kasus Pengedaran Narkoba di Rutan dan Lapas; Ini Tanggapan Karutan Kelas II B Ternate

Ternate — Narkotika, Psikotropika, dan Obat Terlarang (Narkoba) selalu saja menjadi problem yang tidak dapat diselesaikan oleh Pemerintah, baik Pemerintah Pusat (Pempus) hingga Pemerintah Daerah (Pemda), meski sudah melalui berbagai upaya baik dari sangsi sosial berupa pembinaan mental, hingga jeratan hukum pun dilakukan oleh pihak terkait.

Hal ini dapat dibuktikan dengan maraknya para cukong atau bandar narkoba, yang ditangkap dan diproses sesuai hukum yang berlaku, hingga dijatuhi vonis berupa hukuman kurungan badan dengan jangka waktu bertahun-tahun. Namun hal ini tidak membuat jera para cukong atau bandar narkoba, bahkan sudah berada dalam jeruji besi pun masih tetap menjalankan bisnis haram tersebut.

Diketahui bisnis narkoba yang sering kali terjadi di Rumah Tahanan (Rutan) maupun Lembaga Pemasyarakatan (LP), pelakunya selalu saja orang-orang yang sama yang ditahan karena kasus narkoba itu sendiri, seperti yang terjadi pada beberapa waktu yang lulu di Lapas Kelas II A Ternate.

Terkait dengan persolan ini, Karutan Kelas II B Ternate, Sujatmiko, saat ditemui awak media diruang kerjanya, Senin (21/3), menyampaikan bahwa kasus beredarnya narkoba di Rutan maupun Lapas ini, memang seringkali terjadi namun bukan berarti ini ada unsur kesengajaan dari pihaknya dalam melakukan penjagaan maupun pengawasan kepada warga binaan.

Lanjut Sujatmiko, segala bentuk upaya sudah dilakukan pihaknya dalam memperketat penjagaan, namun yang namanya manusia pasti tidak lepas dari kelalaian dan kekhilafan, sehingga masih saja terdapat kecolongan dan barang haram tersebutpun lolos dimasukkan dalam Rutan maupun Lapas.

Dikatakan barang haram atau Narkoba ini ditemukan dalam wilayah rutan maupun Lapas, melalui beberapa trik hingga lolos masuk kedalam antara lain, yakni melalui jasa pengiriman dalam bentuk paket atau bisanya transaksi melalui pagar pembatas, dengan cara melemparkan narkoba tersebut dari luar pagar kedalam pagar,” ungkapnya.

Ia mengaku kasus seperti ini pun kurang lebih tiga kalai terjadi dengan menggunakan dua trik tersebut, yakni di tahun 2020 dua kali terjadi transaksi dengan cara melemparkan narkoba dari luar pagar ke dalam pagar, dan pada tahun 2021 satu kali ditemukan dengan modus melalui paket pengiriman, namun ketiga kasus ini dapat digagalkan oleh petugas rutan yang bertugas pada saat itu.

Meski begitu kata Sujatmiko, pada saat kasus tersebut ditemukan pihaknya langsung menyerahkan pelaku pada pihak yang berwajib untuk diperiksa, dan petugas yang bertugas pada saat itu pun ikut diperiksa namun Alhamdulillah tiga kali kejadian, petugas yang bertugas pada saat itu tidak terlibat praktik pengedaran narkoba di rutan sesuai dengan hasil pemeriksaan.

Sujatmiko menambahkan bahwa selaku Kepal Rutan, dirinya selalu mengingatkan kepada petugas jaga maupun seluruh jajarannya agar tidak melakukan tindakan melawan hukum, seperti membantu para cukong atau bandar narkoba untuk meloloskan barang haram tersebut ke dalam rutan, dikarenakan sangsinya cukup berat yakni pemecatan dan serta diproses sesuai hukum, karena ikut membantu melakukan tindak kejahatan berupa pengedaran narkoba dalam wilayah rutan.

Harapannya agar kedepan kasus seperti ini jangan lagi terjadi dalam wilayah Rutan maupun Lapas, olehnya itu pihaknya akan tetap berupaya untuk meningkatkan dan mengetatkan penjagaan baik di pintu masuk maupun dalam areal Rutan ini,” tutupnya.

Bagikan :

Artikel Terkait

Baca Juga

Sambut Hari Bhayangkara Ke-78, Polsek Ternate...

Ternate - Dalam rangka menyambut hari Bhayangkara Ke-78, Kepolisian Sektor (Polsek) Kecamatan Ternate Utara, Kota Ternate, gelar bakti sosial (Baksos) bersama pengurus Mesjid di...

Pudir III AIKOM Nilai Kebijakan Panitia...

Ternate - Pembantu Direktur III Bidang Kemahasiswaan, Ilham Djufri ST.,M.Kom menyatakan sikap bakal tidak mengikuti pelaksanaan wisuda Akdemi Ilmu Komputer (AIKOM) Ternate, yang diselenggarakan...

Keluarga Besar MAN 1 Halsel Perdana...

Halsel - Keluarga besar MAN 1 Halmahera Selatan melaksanakan penyembelihan Hewan Qurban Idul Adha 1445 H/2024 M pada hari Senin (17/06). Kegiatan pemotongan qurban bertempat...

Iklan

error: Content is protected !!