BKKBN: Penanganan Stunting Perlu Kerja Sama Lintas Lembaga

Bagikan :

TERPOPULER

Dua Caleg Tumbang di PSU TPS...

Ternate - Pemungutan Suara Ulang (PSU) yang dihelat oleh Komisi Pemilihan Umum Daerah (KPUD), Kota Ternate, di Tempat Pemungutan Suara (TPS) 8, Kelurahan Tabona,...

BACA JUGA

Dua Caleg Tumbang di PSU TPS 8 Kelurahan Tabona

Ternate - Pemungutan Suara Ulang (PSU) yang dihelat oleh Komisi Pemilihan Umum Daerah (KPUD), Kota Ternate, di Tempat Pemungutan Suara (TPS) 8, Kelurahan Tabona,...

Sambut Hari Bhayangkara Ke-78, Polsek Ternate Utara Gelar Baksos Religi

Ternate - Dalam rangka menyambut hari Bhayangkara Ke-78, Kepolisian Sektor (Polsek) Kecamatan Ternate Utara, Kota Ternate, gelar bakti sosial (Baksos) bersama pengurus Mesjid di...

Pudir III AIKOM Nilai Kebijakan Panitia Wisuda Bertentangan dengan Mekanisme Internal

Ternate - Pembantu Direktur III Bidang Kemahasiswaan, Ilham Djufri ST.,M.Kom menyatakan sikap bakal tidak mengikuti pelaksanaan wisuda Akdemi Ilmu Komputer (AIKOM) Ternate, yang diselenggarakan...

JAKARTA — Stunting menjadi masalah yang harus diselesaikan Indonesia bila ingin mencapai Visi Indonesia Emas 2045. Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) menyampaikan penanganan stunting membutuhkan kerja sama lintas lembaga dan organisasi.

Pemerintah menargetkan mampu mencapai Generasi Emas pada 2045 dimana kehadiran Sumber Daya Manusia (SDM) unggul dapat menopang Indonesia Maju. Salah satu indikatornya yaitu memiliki kecerdasan yang komprehensif, produktif dan inovatif. Target ini dilandasi sejumlah regulasi diantaranya UU Nomor 36 tahun 2009 Tentang Kesehatan, Perpres Nomor 72 tahun 2021 tentang Percepatan Penurunan Stunting.

Guna mencapai target tersebut, Kepala BKKBN Dr (HC) dr Hasto Wardoyo Sp OG (K) menyampaikan percepatan penurunan stunting perlu dilakukan di tingkat pusat, daerah, desa dan pemangku kepentingan secara berkesinambungan.

“Lalu kebijakan pencegahan dan penanganan stunting dapat ditopang penguatan kelembagaan, penguatan regulasi serta kebijakan strategis,” kata dokter Hasto dalam paparannya, Senin (6/12), dilansir REPUBLIKA.

Selain itu, dokter Hasto menyebut perlunya penguatan dan pemaduan sistem manajemen data dan informasi percepatan penurunan stunting. Kemudian, dilakukan integrasi mekanisme pemantauan, evaluasi dan pelaporan penurunan stunting.

“Kami juga akan melakukan peningkatan partisipasi aktif masyarakat serta gotong royong dalam percepatan penurunan stunting,” ujar dokter Hasto.

Dokter Hasto turut menyinggung urgensi koordinasi antar lembaga dalam penurunan stunting. Bentuk koordinasi ini bisa berupa tim yang bertugas mengkoordinasikan dan mengevaluasi penyelenggaraan percepatan penurunan stunting di wilayahnya.

Dokter Hasto merinci tim ini di tingkat pusat terdiri atas pengarah dan pelaksana. Lalu di tingkat Pemda tim ini ditetapkan oleh Gubernur (tingkat provinsi) dan oleh Bupati/Walikota (tingkat Kabupaten/Kota).

“Tim di daerah terdiri atas perangkat daerah dan pemangku kepentingan termasuk Tim Penggerak Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (TP-PKK),” ucap dokter Hasto.

BERITA DAERAH

LIHAT SEMUA

Dinilai Langgar UU, Senator DPD RI...

Ternate - Viral Video Bupati Halmahera Utara (Halut), Maluku Utara (Malut), Frans Manery, mengejar massa aksi dengan sebilah senjata tajam (Sajam), saat menggelar aksi...

Tokoh Muda Makayoa; Integritas KPUD Halsel...

Labuha - Dengan lolosnya sejumlah incumbent Penyelenggara Pemilihan Kecamatan (PPK), diwilayah Kabupaten Halmahera Selatan (Halsel), pada seleksi ulang anggota PPK tahun 2024 untuk pemilihan...

194 CJH Siap Diberangkatkan, Empat Diantaranya...

Halsel - Sebanyak 194 Calon Jamaah Haji (CJH) Kabupaten Halmahera Selatan (Halsel), Provinsi Maluku Utara (Malut) untuk musim 1445 H /2024 M siap diberangkatkan...

SAAT INI

Dua Caleg Tumbang di PSU TPS 8 Kelurahan Tabona

Ternate - Pemungutan Suara Ulang (PSU) yang dihelat oleh Komisi Pemilihan Umum...

BERITA UTAMA

HLH Se-dunia, DLH Kota Ternate dan...

Ternate - Memperingati Hari Lingkungan Hidup (HLH) se-dunia Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Ternate dan Pertamina Patra Niaga Fuel Terminal Ternate, gelar penanaman pohon...

Mendikbud Batalkan UKT, Rektor; Unkhair Usul...

Ternate - Rektor Universitas Khairun (Unkhair) Ternate, Dr. M. Ridha Ajam, tindaklanjuti pembatalan Uang Kuliah Tunggal (UKT) dari Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, Riset dan...

Dinilai Langgar UU, Senator DPD RI...

Ternate - Viral Video Bupati Halmahera Utara (Halut), Maluku Utara (Malut), Frans Manery, mengejar massa aksi dengan sebilah senjata tajam (Sajam), saat menggelar aksi...

REKOMENDASI

Dua Caleg Tumbang di PSU TPS 8 Kelurahan Tabona

Ternate - Pemungutan Suara Ulang (PSU) yang dihelat oleh Komisi Pemilihan Umum Daerah (KPUD), Kota Ternate, di Tempat Pemungutan Suara (TPS) 8, Kelurahan Tabona,...

Sambut Hari Bhayangkara Ke-78, Polsek Ternate Utara Gelar Baksos Religi

Ternate - Dalam rangka menyambut hari Bhayangkara Ke-78, Kepolisian Sektor (Polsek) Kecamatan Ternate Utara, Kota Ternate, gelar bakti sosial (Baksos) bersama pengurus Mesjid di...

Pudir III AIKOM Nilai Kebijakan Panitia Wisuda Bertentangan dengan Mekanisme Internal

Ternate - Pembantu Direktur III Bidang Kemahasiswaan, Ilham Djufri ST.,M.Kom menyatakan sikap bakal tidak mengikuti pelaksanaan wisuda Akdemi Ilmu Komputer (AIKOM) Ternate, yang diselenggarakan...

Sambut Hari Bhayangkara Ke-78, Polsek Ternate...

Ternate - Dalam rangka menyambut hari Bhayangkara Ke-78, Kepolisian Sektor (Polsek) Kecamatan Ternate Utara, Kota Ternate, gelar bakti sosial (Baksos) bersama pengurus Mesjid di...

Keluarga Besar MAN 1 Halsel Perdana...

Halsel - Keluarga besar MAN 1 Halmahera Selatan melaksanakan penyembelihan Hewan Qurban Idul Adha 1445 H/2024 M pada hari Senin (17/06). Kegiatan pemotongan qurban bertempat...

Pudir III AIKOM Nilai Kebijakan Panitia...

Ternate - Pembantu Direktur III Bidang Kemahasiswaan, Ilham Djufri ST.,M.Kom menyatakan sikap bakal tidak mengikuti pelaksanaan wisuda Akdemi Ilmu Komputer (AIKOM) Ternate, yang diselenggarakan...

HLH Se-dunia, DLH Kota Ternate dan...

Ternate - Memperingati Hari Lingkungan Hidup (HLH) se-dunia Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Ternate dan Pertamina Patra Niaga Fuel Terminal Ternate, gelar penanaman pohon...

IKLAN

BKKBN: Penanganan Stunting Perlu Kerja Sama Lintas Lembaga

JAKARTA — Stunting menjadi masalah yang harus diselesaikan Indonesia bila ingin mencapai Visi Indonesia Emas 2045. Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) menyampaikan penanganan stunting membutuhkan kerja sama lintas lembaga dan organisasi.

Pemerintah menargetkan mampu mencapai Generasi Emas pada 2045 dimana kehadiran Sumber Daya Manusia (SDM) unggul dapat menopang Indonesia Maju. Salah satu indikatornya yaitu memiliki kecerdasan yang komprehensif, produktif dan inovatif. Target ini dilandasi sejumlah regulasi diantaranya UU Nomor 36 tahun 2009 Tentang Kesehatan, Perpres Nomor 72 tahun 2021 tentang Percepatan Penurunan Stunting.

Guna mencapai target tersebut, Kepala BKKBN Dr (HC) dr Hasto Wardoyo Sp OG (K) menyampaikan percepatan penurunan stunting perlu dilakukan di tingkat pusat, daerah, desa dan pemangku kepentingan secara berkesinambungan.

“Lalu kebijakan pencegahan dan penanganan stunting dapat ditopang penguatan kelembagaan, penguatan regulasi serta kebijakan strategis,” kata dokter Hasto dalam paparannya, Senin (6/12), dilansir REPUBLIKA.

Selain itu, dokter Hasto menyebut perlunya penguatan dan pemaduan sistem manajemen data dan informasi percepatan penurunan stunting. Kemudian, dilakukan integrasi mekanisme pemantauan, evaluasi dan pelaporan penurunan stunting.

“Kami juga akan melakukan peningkatan partisipasi aktif masyarakat serta gotong royong dalam percepatan penurunan stunting,” ujar dokter Hasto.

Dokter Hasto turut menyinggung urgensi koordinasi antar lembaga dalam penurunan stunting. Bentuk koordinasi ini bisa berupa tim yang bertugas mengkoordinasikan dan mengevaluasi penyelenggaraan percepatan penurunan stunting di wilayahnya.

Dokter Hasto merinci tim ini di tingkat pusat terdiri atas pengarah dan pelaksana. Lalu di tingkat Pemda tim ini ditetapkan oleh Gubernur (tingkat provinsi) dan oleh Bupati/Walikota (tingkat Kabupaten/Kota).

“Tim di daerah terdiri atas perangkat daerah dan pemangku kepentingan termasuk Tim Penggerak Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (TP-PKK),” ucap dokter Hasto.

Bagikan :

Artikel Terkait

Baca Juga

Sambut Hari Bhayangkara Ke-78, Polsek Ternate...

Ternate - Dalam rangka menyambut hari Bhayangkara Ke-78, Kepolisian Sektor (Polsek) Kecamatan Ternate Utara, Kota Ternate, gelar bakti sosial (Baksos) bersama pengurus Mesjid di...

Dua Caleg Tumbang di PSU TPS...

Ternate - Pemungutan Suara Ulang (PSU) yang dihelat oleh Komisi Pemilihan Umum Daerah (KPUD), Kota Ternate, di Tempat Pemungutan Suara (TPS) 8, Kelurahan Tabona,...

Pudir III AIKOM Nilai Kebijakan Panitia...

Ternate - Pembantu Direktur III Bidang Kemahasiswaan, Ilham Djufri ST.,M.Kom menyatakan sikap bakal tidak mengikuti pelaksanaan wisuda Akdemi Ilmu Komputer (AIKOM) Ternate, yang diselenggarakan...

Iklan

error: Content is protected !!