Ternate – Partai Amanat Nasional (PAN) menggelar Pelantikan dan Rapat Kerja Wilayah (Rakerwil) pengurus Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) serta Dewan Pimpinan Daerah (DPD) se-Maluku Utara periode 2024-2029. Kegiatan ini berlangsung di Dhuafa Center, Kelurahan Gamalama, Kota Ternate Tengah, Selasa (4/8).
Turut hadir Ketua Dewan Pimpinan Pusat (DPP) PAN Zulkifli Hasan, Sekretaris DPP Eko Hendro Purnomo, jajaran DPP PAN, Wakil Gubernur Maluku Utara Sarbin Sehe, Wali Kota Ternate Tauhid Soleman, Ketua DPW PAN Maluku Utara Kasman Hi. Ahmad, seluruh pengurus DPW dan DPD PAN se-Maluku Utara, serta unsur Forkopimda.
Ketua DPP PAN Zulkifli Hasan menyampaikan sejumlah program yang akan digulirkan di wilayah kepulauan ini. Ia menekankan pentingnya pembangunan desa tematik untuk budidaya ikan.
“Kita akan bangun desa tematik untuk budidaya ikan. Itu tiap desa, kalau punya lahan 1.000 meter kita akan bangun nanti untuk budidaya tematik. Itu bisa menyerap tenaga kerja enam orang, asal desa punya lahan 1.000 meter kita bangun,” ujarnya.
Menurutnya, karena Maluku Utara merupakan wilayah kepulauan yang kaya akan sumber daya ikan, pihaknya juga akan membangun kampung nelayan.
“Di sini kita harus bangun kampung nelayan agar ada dukungan yang kuat terhadap nelayan lagi di Provinsi Maluku Utara. Kita akan bangun balai lelangnya, pabrik esnya, cold storage, bengkel, SPBN untuk isi solarnya, sehingga nelayan bisa melaut dengan tenang. Begitu dapat ikan, harganya terjamin,” katanya.
Zulkifli menambahkan, target yang lebih luas akan bangun 2.000 titik program nelayan, yang tematik 40.000 desa.
Sementara itu, Ketua DPW PAN Maluku Utara Kasman Hi. Ahmad menegaskan komitmen untuk menguatkan konsolidasi partai dari tingkat provinsi hingga ranting di desa.
“Kita akan menguatkan konsolidasi partai mulai dari provinsi sampai di ranting di desa. Karena kekuatan politik atau sentral kekuatan yang bisa diunggulkan itu di desa. Basisnya kita harus banyak turun ke desa.
Kedua, bagaimana mendekatkan PAN dengan masyarakat, artinya tekad PAN itu kerja nyata bantu rakyat. Dengan akses dan posisi yang kita miliki baik di pemerintahan maupun di DPR, kita akan gunakan untuk bagaimana PAN itu berpihak kepada kepentingan rakyat,” katanya.
Ia menekankan gaya kepemimpinan yang akan diterapkan di bawah kepemimpinannya.
“PAN periode ini di bawah kepemimpinan saya, saya akan menjadikan partai yang betul-betul modern, profesional, dan berbasis data. Kita tidak bisa lagi mengelola partai apa adanya karena masyarakat sudah melihat partai ini sebagai sebuah kekuatan riil, walaupun perannya belum dirasakan sedemikian rupa oleh masyarakat, tapi mau tidak mau masih menggunakan partai ini sebagai mesin politik untuk mengakumulasi kekuatan-kekuatan politik lainnya,” jelasnya.
Kasman menutup pernyataannya dengan target yang ingin dicapai.
“Secara nasional kita mau mengejar target tiga besar di Indonesia. Khusus untuk Maluku Utara juga sama, kita akan mengejar target,” pungkasnya.


