Apresiasi Wajib Pajak Taat, Tim Pembina Samsat Malut Beri Hadiah Emas

Bagikan :

TERPOPULER

BACA JUGA

Ternate – Tim Pembina Samsat Provinsi Maluku Utara (Malut) yang terdiri dari Badan Pendapatan Daerah (Bapenda), Subdit Regident Ditlantas Polda Maluku Utara, dan Jasa Raharja Cabang Maluku Utara menggelar acara penyerahan penghargaan bagi masyarakat yang taat membayar pajak kendaraan bermotor, di Kantor UPTD Samsat Kota Ternate, Rabu (29/7).

‎Penghargaan khusus diberikan kepada para wajib pajak yang terbukti disiplin dan patuh melunasi kewajiban Pajak Kendaraan Bermotor (PKB), serta Sumbangan Wajib Dana Kecelakaan Lalu Lintas Jalan (SWDKLLJ) secara berturut-turut selama lima tahun.

‎Pemenang utama diraih Rokiah dari Halmahera Timur dengan hadiah emas seberat 5 gram. Pemenang kedua, Kartini Ahmad, menerima emas 2,5 gram. Sementara Siti Maryam Saleh dari Halmahera Utara dan Ali Unen dari Halmahera Selatan masing-masing meraih peringkat ketiga dan keempat dengan hadiah masing-masing emas 1 gram.

‎Kepala Bapenda Provinsi Maluku Utara, Zainab Alting, menjelaskan bahwa pemberian apresiasi berupa emas merupakan upaya pemerintah daerah bersama Tim Pembina Samsat untuk mendorong kesadaran masyarakat sekaligus mengoptimalisasikan pendapatan asli daerah (PAD).

‎“Fiskal daerah kami saat ini membutuhkan dorongan optimalisasi pendapatan. Momen ini sangat penting untuk memberikan apresiasi kepada masyarakat yang taat pajak dan mengajak masyarakat lainnya agar lebih termotivasi melunasi kewajibannya. Kebijakan ini murni apresiasi dan penghargaan negara kepada masyarakat,” jelas Zainab.

‎Ia menambahkan, Bapenda bersama Tim Pembina Samsat berencana memperluas jangkauan penghargaan tidak hanya bagi wajib pajak perorangan, melainkan juga untuk kategori perusahaan besar di Maluku Utara. Program serupa rencananya akan diagendakan kembali pada momen HUT Provinsi Maluku Utara.

‎Adapun, Kasubdit Regident Ditlantas Polda Malut, Norman Sihite, mengapresiasi kolaborasi Tim Pembina Samsat sebagai langkah nyata meningkatkan ketaatan hukum masyarakat dalam hal registrasi dan identifikasi kendaraan bermotor.

‎“Acara ini bukan sekadar seremoni belaka, melainkan penghormatan negara kepada warga yang patuh. Kami berharap para penerima penghargaan ini dapat menjadi duta pajak bagi lingkungan sekitarnya,” katanya.

‎Sementara itu, Kepala Cabang Jasa Raharja Maluku Utara, Herry, menyampaikan bahwa evaluasi penetapan pemenang didasarkan pada penarikan data registrasi lima tahun terakhir.

‎“Hasil pembayaran PKB dikembalikan untuk pembangunan daerah, sedangkan dana SWDKLLJ difungsikan untuk memberikan santunan perlindungan dasar bagi korban kecelakaan lalu lintas di jalan raya,” ungkapnya.

‎Siti Maryam Saleh, yang mewakili empat penerima hadiah, mengaku sempat tidak percaya ketika pertama kali mendapat kabar.

‎“Awalnya tidak dipercaya karena takutnya bodong, tapi Alhamdulillah ini benar-benar nyata,” ucapnya.

‎Melalui apresiasi ini, Tim Pembina Samsat Provinsi Maluku Utara berharap semakin banyak masyarakat yang terdorong untuk disiplin memenuhi kewajiban perpajakan kendaraan bermotor, sehingga mendukung peningkatan PAD dan keselamatan lalu lintas di daerah.

BERITA DAERAH

LIHAT SEMUA

SAAT INI

Lepas Tim PKM Tanggap Darurat Bencana ke Aceh, Ini...

Tim yang akan bertugas di wilayah terdampak bencana itu berjumlah 12 personel lintas profesi.

BERITA UTAMA

REKOMENDASI

IKLAN

Apresiasi Wajib Pajak Taat, Tim Pembina Samsat Malut Beri Hadiah Emas

Ternate – Tim Pembina Samsat Provinsi Maluku Utara (Malut) yang terdiri dari Badan Pendapatan Daerah (Bapenda), Subdit Regident Ditlantas Polda Maluku Utara, dan Jasa Raharja Cabang Maluku Utara menggelar acara penyerahan penghargaan bagi masyarakat yang taat membayar pajak kendaraan bermotor, di Kantor UPTD Samsat Kota Ternate, Rabu (29/7).

‎Penghargaan khusus diberikan kepada para wajib pajak yang terbukti disiplin dan patuh melunasi kewajiban Pajak Kendaraan Bermotor (PKB), serta Sumbangan Wajib Dana Kecelakaan Lalu Lintas Jalan (SWDKLLJ) secara berturut-turut selama lima tahun.

‎Pemenang utama diraih Rokiah dari Halmahera Timur dengan hadiah emas seberat 5 gram. Pemenang kedua, Kartini Ahmad, menerima emas 2,5 gram. Sementara Siti Maryam Saleh dari Halmahera Utara dan Ali Unen dari Halmahera Selatan masing-masing meraih peringkat ketiga dan keempat dengan hadiah masing-masing emas 1 gram.

‎Kepala Bapenda Provinsi Maluku Utara, Zainab Alting, menjelaskan bahwa pemberian apresiasi berupa emas merupakan upaya pemerintah daerah bersama Tim Pembina Samsat untuk mendorong kesadaran masyarakat sekaligus mengoptimalisasikan pendapatan asli daerah (PAD).

‎“Fiskal daerah kami saat ini membutuhkan dorongan optimalisasi pendapatan. Momen ini sangat penting untuk memberikan apresiasi kepada masyarakat yang taat pajak dan mengajak masyarakat lainnya agar lebih termotivasi melunasi kewajibannya. Kebijakan ini murni apresiasi dan penghargaan negara kepada masyarakat,” jelas Zainab.

‎Ia menambahkan, Bapenda bersama Tim Pembina Samsat berencana memperluas jangkauan penghargaan tidak hanya bagi wajib pajak perorangan, melainkan juga untuk kategori perusahaan besar di Maluku Utara. Program serupa rencananya akan diagendakan kembali pada momen HUT Provinsi Maluku Utara.

‎Adapun, Kasubdit Regident Ditlantas Polda Malut, Norman Sihite, mengapresiasi kolaborasi Tim Pembina Samsat sebagai langkah nyata meningkatkan ketaatan hukum masyarakat dalam hal registrasi dan identifikasi kendaraan bermotor.

‎“Acara ini bukan sekadar seremoni belaka, melainkan penghormatan negara kepada warga yang patuh. Kami berharap para penerima penghargaan ini dapat menjadi duta pajak bagi lingkungan sekitarnya,” katanya.

‎Sementara itu, Kepala Cabang Jasa Raharja Maluku Utara, Herry, menyampaikan bahwa evaluasi penetapan pemenang didasarkan pada penarikan data registrasi lima tahun terakhir.

‎“Hasil pembayaran PKB dikembalikan untuk pembangunan daerah, sedangkan dana SWDKLLJ difungsikan untuk memberikan santunan perlindungan dasar bagi korban kecelakaan lalu lintas di jalan raya,” ungkapnya.

‎Siti Maryam Saleh, yang mewakili empat penerima hadiah, mengaku sempat tidak percaya ketika pertama kali mendapat kabar.

‎“Awalnya tidak dipercaya karena takutnya bodong, tapi Alhamdulillah ini benar-benar nyata,” ucapnya.

‎Melalui apresiasi ini, Tim Pembina Samsat Provinsi Maluku Utara berharap semakin banyak masyarakat yang terdorong untuk disiplin memenuhi kewajiban perpajakan kendaraan bermotor, sehingga mendukung peningkatan PAD dan keselamatan lalu lintas di daerah.

Bagikan :

Artikel Terkait

Baca Juga

Iklan