Meski pemilihan kepala daerah masih cukup lama namun seiring percakapan baik di dunia maya, media masa serta acap kali muncul diberbagai pojok warung cofie tentu saja menyita pehatian tanpa kecuali.
Terhadap perihal itu sejumlah nama justru lebih awal menyebar di khalayak media sosial sebut saja Abdul Halim Djen Kipu yang saat ini menjabat sebagai Kepala Badan Perencanaan Pembangunan, Penelitian Dan Pengembangan Daerah (BP4D) Halmahera Timur. Birokrat muda disapa bang Imo ini dinilai sebagian element muda patut mengambil bagian pada perhelatan demokrasi lima tahunan mendatang. Selain itu Anjas Taher yang juga Wakil Bupati Haltim periode 2025-2030 tak kalah pamor pada pilkada mendatang. Politisi Beringin ini pun memiliki sederet pengalaman baik sebagai ketua DPD Partai Golkar Halmahera Timur juga menjabat sebagai wakil bupati halmahera timur selama dua periode hingga saat ini. Mantan ketua DPRD Halmahera Timur periode 2014-2019 tersebut dinilai memiliki kans besar dalam perebutan 01 Halmahera Timur mendatang.
Menariknya Ricky Chaerul Richfat yang saat ini menjabat sebagai Sekretaris Daerah (Sekda) Halmahera Timur menjadi magnet tersendiri dikalangan politisi, masyarakat bahkan tak jarang Ricky disebut-sebut sebagai representasi Gen Z dalam menata pengabdian sebagai estavet kepemimpinan hari ini. Mantan Kepala Bapeda Halmahera Timur ini pun digadang-gadang berpasangan dengan Siti Nur Ma’bud yang diketahui sebagai ketua PKK, isteri dari Bupati Halmahera Timur saat ini yakni Ubaid Yakub.
Terhadap perihal tersebut sederet nama para calon kepala daerah itu Ade Hud, mantan Ketua DPC Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Halmahera Timur saat dikonfirmasi via telepon seluler senin (25/05/26) mengatakan, prinsipnya semua memiliki hak yang sama tanpa kecuali, Ade bilang siapapun mereka punya hak yang sama, bukan hanya putera puteri halmahera timur, sepanjang mereka adalah warga negara indonesia, berusia diatas 25 tahun dan minimal berijazah SMA serta terpenuhi persyaratan lain selayaknya terpenuhi untuk mencalonkan/dicalonkan sebagai kepala daerah.
Berikut daftar nama para cakada yang di gadang-gadang sebagai calon bupati halmahera timur:
1. Abdul Halim Djen Kipu
2. Anjas Taher
3. Ricky Chaerul Richfat
4. Mursid Amalan
5. Isaac Idrus Djaelani
6. Faisal Wahab
7. Idrus Enos Maneke
8. Abdul Latif Mole
9. Siti Nur Ma’bud
10. M. Farrel Adhitama Erawan
Dari sederet nama-nama tersebut Ade Hud menegaskan bahwa konteksnya “familiar” dan cukup dikenal oleh masyarakat halmahera timur, namun penegasan Ade bahwa ada satu nama yang cukup menjadi strata perhatian, per hari ini menurut saya pak Sekda lah cukup menjadi perhatian dan acap kali disebut sebut “bilamana pemilu kada dilaksankan hari ini pak Sekda lah pemenangnya,” itu yang sering kita dengar kata Ade
“Namun begitu pemilu kada kan bukan hari ini, maka segalanya bisa berubah. Dalam hal apapun segalanya bisa jadi berubah tanpa kecuali politik selevel pemilu kada.” tambah Ade
Ade bahkan menegaskan putusan Mahkamah Konstitusi Nomor 135/PPU-XXII/2024 yang pada pokoknya pemisahan pemilu Nasional dan pemilu Lokal mulai diberlakukan tahun 2029 tersebut tentu terdapat perubahan mendasar yang besar dalam lini masa dan skema pemilihan kepala daerah. Memaknai putusan MK 135 tersebut bahwa pemilu nasional (Presiden/wapres, DPR dan DPD) dan pemilu lokal (Pilgub, Bupati/Walikota dan DPRD tidak boleh digelar pada tahun yang sama. Bahkan jeda waktu pelaksanaan antara pemilu nasional dan pemilu lokal paling singkat 2 tahun dan paling lama 2 tahun 6 bulan.
Dengan demikian kata Ade perkiraan waktu pelaksanaan jika pemilu nasional diadakan pada awal 2029 disertai pelantikan anggota DPR.RI pada oktober 2029 maka pemilu lokal baru bisa dilaksanakan paling cepat oktober 2031 atau bahkan paling lambat mundur hingga april 2032. Bahkan kata Ade bilamana revisi Undang-Undang Pemilu nanti tidak ada perubahan yang berarti tentang tenggang waktu tersebut maka sudah tentu jika dihitung dari sekarang maka para calon kepala daerah termasuk di Halmahera Timur memiliki waktu yang cukup lama, kisaran 5 sampai 6 tahun untuk lebih mematangkan persiapan dan sudah tentu logistik yang memadai guna mencalonkan diri sebagai Bupati dan Wakil Bupati di Halmahera Timur, terangnya.
Ditanya perihal siapa sosok yang diyakini bisa membawa Halmahera Timur pasca pemerintahan saat ini, Ade bilang Ricky, Obama, ko Is, ko Anjas dan Hj Iti. Mereka semua adalah yang terbaik. Kita tentu mencari figur yang terbaik atau bahkan terbaik dari yang terburuk sekalipun kita tentu harus ambil bagian sebab kata Ade ini muamalah sebagai insan yang beragama. Dalam islam bahkan menegaskan soal kepemimpinan, bilamana kita tidak menemukan yang terbaik maka carilah yang terburuk yang menurut kita baik, seraya menegaskan semoga saja nama nama yang saya sebutkan sebelumnya diatas berada dalam satu nafas dan berdiri diatas satu kekuatan yang sama, pintanya.


