Ternate — PT Angkutan Sungai, Danau, dan Penyeberangan (ASDP) Ferry Indonesia Cabang Ternate, Maluku Utara, menyiapkan layanan transportasi laut guna menghadapi lonjakan penumpang pada periode Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 (Nataru).
ASDP Cabang Ternate saat ini mengelola 13 unit kapal yang melayani 24 lintasan penyeberangan dari tiga pelabuhan utama, yakni Pelabuhan Bastiong (Kota Ternate), Pelabuhan Sidangoli (Kabupaten Halmahera Barat), dan Pelabuhan Rum (Kota Tidore Kepulauan).
General Manager PT ASDP Indonesia Ferry Cabang Ternate, Mushar Usman, menjelaskan bahwa dari total 24 lintasan tersebut, lima lintasan berstatus komersial, sementara 19 lainnya merupakan lintasan perintis.
“Pada saat Nataru, lintasan yang masuk dalam kategori pantauan nasional adalah Ternate–Bitung. Namun, terdapat permintaan khusus dari Ibu Gubernur melalui Kepala Dinas Perhubungan Provinsi Maluku Utara agar ASDP tidak hanya berfokus pada lintasan tersebut,” ujar Mushar saat ditemui, Selasa (23/12).
Ia menambahkan, pemerintah daerah meminta ASDP memperluas perhatian pelayanan karena mobilitas masyarakat tidak hanya terpusat pada lintasan utama. Banyak warga, khususnya umat Nasrani, yang melakukan perjalanan pulang kampung untuk merayakan Natal.
“Karena itu, kami diminta menambah perhatian pada lintasan Tobelo–Morotai. Meskipun tidak masuk dalam pantauan nasional, kebutuhan masyarakat di lintasan ini cukup tinggi,” jelasnya.
Mushar memastikan hingga saat ini operasional lintasan Ternate–Bitung berjalan lancar dan seluruh kebutuhan penyeberangan sementara dapat terakomodasi dengan baik.



