Tokoh Muda Makayoa; Integritas KPUD Halsel Patut Dipertanyakan

Bagikan :

TERPOPULER

Pertumbuhan Ekonomi RI Tidak Sampai 5...

JAKARTA - Tren pertumbuhan ekonomi Indonesia di atas 5 persen secara tahunan (year on year/yoy) berakhir pada kuartal III-2023. Badan Pusat Statistik (BPS) melaporkan,...

BACA JUGA

Labuha – Dengan lolosnya sejumlah incumbent Penyelenggara Pemilihan Kecamatan (PPK), diwilayah Kabupaten Halmahera Selatan (Halsel), pada seleksi ulang anggota PPK tahun 2024 untuk pemilihan kepala daerah (Pilkada) serentak nanti, maka integritas Komisi Pemilihan Umum Daerah (KPUD) Halsel patut dipertanyakan.

Sadam Dj. Saban, SH, salah satu tokoh muda Makayoa kepada media ini Rabu (15/5), menegaskan bahwa dengan diloloskannya sejumlah anggota PPK incumbent, khususnya diwilayah daerah pemilihan Makena-Kayoa (Makayoa) ini patut dipertanyakan.

Pasalnya kata Sadam, sejumlah incumbent PPK Dapil Makayoa yang diloloskan oleh KPUD Halsel, pada seleksi ulang PPK ini diduga terlibat mony politik dan membantu kandidat calon DPRD tertentu, pada saat Pemilihan Umum (Pemilu) 4 Februari 2024 lalu,” ujarnya.

Sambungnya jika merujuk pada pemberitaan disejumlah media online yang viral, pasca pemilihan presiden dan wakil presiden serta anggota DPD RI, DPR RI dan DPRD Provinsi maupun Kabupaten/Kota pada beberapa waktu yang lalu, maka seharusnya komisioner KPUD Halsel seribu kali berfikir untuk meloloskan para incumbent anggota PPK diwilayah Makayoa tersebut.

Menurut Sadam, para incumbent anggota PPK di wilayah Makayoa khusunya di Kecamatan Makean, Kecamatan Kayoa, dan Kecamatan Kayoa Utara, yang masih diloloskan dalam seleksi PPK saat ini memiliki kinerja yang buruk, sebab pada Pemilu lalu mereka kompak bersama salah satu komisioner KPUD Halsel, dan menerima uang sogokan dari salah satu calon anggota DPRD Halsel Dapil Makayoa dari Partai NasDem, dengan iming-iming untuk membantu dirinya menjadi Anggota DPRD Halsel periode 2024-2029.

Olehnya itu demi menjaga marwah KPU, dalam menjalankan Pilkada yang jujur, adil dan bermartabat, guna mendapatkan pemimpin yang tidak bermental koruptor, maka dipandang perlu KPU meninjau kembali keputusan meloloskan sejumlah anggota PPK incumbent, khususnya di daerah pemilihan Makayoa tersebut,” tutupnya.

BERITA DAERAH

LIHAT SEMUA

Dukung Program Ketahanan Pangan, Distan Halteng...

Halteng - Pemerintah Daerah (Pemda), Kabupaten Halmahera Tengah (Halteng), melalui Dinas Pertanian menyerahkan benih padi varietas Inpari 32 kepada petani di Desa Lembah Asri...

Polres Halsel Siagakan 200 Personel Gabungan...

Labuha - Debat pertama Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) 2024 untuk calon Bupati dan Wakil Bupati Kabupaten Halmahera Selatan (Halsel) dijadwalkan berlangsung hari ini, Rabu,...

Dinilai Langgar UU, Senator DPD RI...

Ternate - Viral Video Bupati Halmahera Utara (Halut), Maluku Utara (Malut), Frans Manery, mengejar massa aksi dengan sebilah senjata tajam (Sajam), saat menggelar aksi...

SAAT INI

Hari Pertama Berkantor, Wakil Walikota Ternate Tinjau Sejumlah SPBU

Ternate - Wakil Wali Kota Ternate, Nasri Abubakar melakukan pemantauan dalam rangka...

BERITA UTAMA

Tolak Inpres Nomor 1 Tahun 2025,...

Ternate - Aliansi BEM se-Kota Ternate menggelar aksi unjuk rasa terkait penerapan Instruksi Presiden (INPRES) Nomor 1 Tahun 2025 tentang Efisiensi Anggaran. Aksi dengan isu...

Temuan Jenazah di Perairan Desa Sabatang...

Halsel - Perjalanan panjang mencari jurnalis Metro TV, Sahril Helmi Kontributor Maluku Utara, yang hilang usai ledakan speedboat RIB 04 Basarnas Ternate berakhir. Jurnalis Metro...

KPU Malut Resmi Tetapkan Sherly-Sarbin Sebagai...

Sofifi - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Provinsi Maluku Utara (Malut) resmi menetapkan Sherly Tjoanda dan Sarbin Sehe sebagai gubernur dan wakil gubernur terpilih Maluku...

REKOMENDASI

Kelangkaan Minyak Goreng Resahkan Masyarakat, Ini...

Ternate -- Kelangkaan minyak goreng makin dirasakan masyarakat belakangan ini, terutama para ibu-ibu yang memilki tanggung jawab terhadap keluarga. Hal ini ditanggapi Ketua Muslimat...

Kadis Pangan Kota Ternate Hadiri Panen...

Ternate -- Kepala Dinas Pangan Kota Ternate menghadiri panen jagung di Kelurahan Moya, Kecamatan Ternate Tengah, Kota Ternate, yang dilaksanakan oleh Kelompok Tani Moya...

Langkah Allo Bank Fasilitasi Generasi Muda...

Jakarta - PT Allo Bank Indonesia Tbk (Allo Bank) meluncurkan produk dan layanan perbankan digital terbaru yakni Allo Grow, tabungan revolusioner yang memberikan pengalaman fleksibilitas...

Dinkop dan UKM Ternate Akan Bentuk...

Ternate - Dinas Koperasi dan Usaha Kecil Menengah (UKM) Kota Ternate akan membentuk koperasi ojek pangkalan. Kepada media ini, Rabu (31/05), Kepala Dinas Koperasi dan...

IKLAN

Tokoh Muda Makayoa; Integritas KPUD Halsel Patut Dipertanyakan

Labuha – Dengan lolosnya sejumlah incumbent Penyelenggara Pemilihan Kecamatan (PPK), diwilayah Kabupaten Halmahera Selatan (Halsel), pada seleksi ulang anggota PPK tahun 2024 untuk pemilihan kepala daerah (Pilkada) serentak nanti, maka integritas Komisi Pemilihan Umum Daerah (KPUD) Halsel patut dipertanyakan.

Sadam Dj. Saban, SH, salah satu tokoh muda Makayoa kepada media ini Rabu (15/5), menegaskan bahwa dengan diloloskannya sejumlah anggota PPK incumbent, khususnya diwilayah daerah pemilihan Makena-Kayoa (Makayoa) ini patut dipertanyakan.

Pasalnya kata Sadam, sejumlah incumbent PPK Dapil Makayoa yang diloloskan oleh KPUD Halsel, pada seleksi ulang PPK ini diduga terlibat mony politik dan membantu kandidat calon DPRD tertentu, pada saat Pemilihan Umum (Pemilu) 4 Februari 2024 lalu,” ujarnya.

Sambungnya jika merujuk pada pemberitaan disejumlah media online yang viral, pasca pemilihan presiden dan wakil presiden serta anggota DPD RI, DPR RI dan DPRD Provinsi maupun Kabupaten/Kota pada beberapa waktu yang lalu, maka seharusnya komisioner KPUD Halsel seribu kali berfikir untuk meloloskan para incumbent anggota PPK diwilayah Makayoa tersebut.

Menurut Sadam, para incumbent anggota PPK di wilayah Makayoa khusunya di Kecamatan Makean, Kecamatan Kayoa, dan Kecamatan Kayoa Utara, yang masih diloloskan dalam seleksi PPK saat ini memiliki kinerja yang buruk, sebab pada Pemilu lalu mereka kompak bersama salah satu komisioner KPUD Halsel, dan menerima uang sogokan dari salah satu calon anggota DPRD Halsel Dapil Makayoa dari Partai NasDem, dengan iming-iming untuk membantu dirinya menjadi Anggota DPRD Halsel periode 2024-2029.

Olehnya itu demi menjaga marwah KPU, dalam menjalankan Pilkada yang jujur, adil dan bermartabat, guna mendapatkan pemimpin yang tidak bermental koruptor, maka dipandang perlu KPU meninjau kembali keputusan meloloskan sejumlah anggota PPK incumbent, khususnya di daerah pemilihan Makayoa tersebut,” tutupnya.

Bagikan :

Artikel Terkait

Baca Juga

Iklan

error: Content is protected !!