KAMMI HMI, Gelar Aksi Tolak Kenaikan Harga BBM di Halaman Kantor Walikota Ternate

Bagikan :

TERPOPULER

HLH Se-dunia, DLH Kota Ternate dan...

Ternate - Memperingati Hari Lingkungan Hidup (HLH) se-dunia Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Ternate dan Pertamina Patra Niaga Fuel Terminal Ternate, gelar penanaman pohon...

BACA JUGA

Sambut Hari Bhayangkara Ke-78, Polsek Ternate Utara Gelar Baksos Religi

Ternate - Dalam rangka menyambut hari Bhayangkara Ke-78, Kepolisian Sektor (Polsek) Kecamatan Ternate Utara, Kota Ternate, gelar bakti sosial (Baksos) bersama pengurus Mesjid di...

Keluarga Besar MAN 1 Halsel Perdana Berqurban Satu Ekor Sapi

Halsel - Keluarga besar MAN 1 Halmahera Selatan melaksanakan penyembelihan Hewan Qurban Idul Adha 1445 H/2024 M pada hari Senin (17/06). Kegiatan pemotongan qurban bertempat...

Pudir III AIKOM Nilai Kebijakan Panitia Wisuda Bertentangan dengan Mekanisme Internal

Ternate - Pembantu Direktur III Bidang Kemahasiswaan, Ilham Djufri ST.,M.Kom menyatakan sikap bakal tidak mengikuti pelaksanaan wisuda Akdemi Ilmu Komputer (AIKOM) Ternate, yang diselenggarakan...

Ternate — Rencana Pemerintah Pusat menaikkan harga Bahan Bakar Minyak (BBM) bersubsidi menuai protes dari masyarakat diberbagai kalangan tidak terkecuali organisasi kemahasiswaan seperti Kesatuan Aksi Mahasiswa Muslim Indonesia (KAMMI) dan Himpunan Mahasiswa Islam (HMI).

Pantauan media ini, Kamis (1/9), KAMMI dan HMI gelar aksi di halaman Kantor Walikota Ternate, dalam rangka menolak rencana Pemerintah Pusat menaikkan harga BBM bersubsidi, dengan menyampaikan sejumlah tuntutan untuk menjadi perhatian Pemerintah Kota (Pemkot) Ternate.

Ketua umum (Ketum) HMI Cabang Ternate, Gufran Ayyub, dalam orasinya menyampaikan bahwa rencana Pemerintah Pusat menaikkan harga BBM bersubsidi, ini merupakan sebuah strategi baru pemerintah untuk menjajah rakyatnya.

“Olehnya itu atas nama HMI Cabang Ternate, dengan tegas menolah rencana Pemerintah Pusat menaikkan harga BBM bersubsidi tersebut,” teriaknya

“Sebagai kader ummat dan kader bangsa kami sangat menyesalkan sikap Pemerintah Pusat, yang seakan tidak memikirkan penderitaan rakyat, dan hanya memikirkan bagaiman cara untuk berutang atas nama negara, yang kemudian dibebankan kepada rakyat. Kemudian dibalik penderitaan rakyat atas bengkaknya utang negara tersebut, mereka para elit penguasa sibuk mengumpul harta kekayaan, dari hasil utang negara untuk memperkaya diri sendiri dan kroni-kroninya,” beber Gufran.

Untuk itu kehadiran pihaknya dihadapan Pemkot Ternate hari ini, dengan tujuan meminta dan atau mendesak Walikota Ternate, M. Tauhid Soleman, agar mengambil langkah persuasif guna menyampaikan aspirasi mereka ke Pemerintah Pusat, sebagai bentuk penegasan rakyat Moloku Kie Raha dalam menolak kebijakan pemerintah, yang dinilai tidak pro kepada rakyat kecil saat ini.

Sementara Ketua umum (Ketum) KAMMI Malut, Rudi, saat hearing terbuka dengan Walikota Ternate, M. Tauhid Soleman yang didampingi oleh Kapolres Ternate, AKBP. Andik Purnomo Sigit, menyampaikan bahwa pihaknya tegas menolak rencana Pemerintah Pusat menaikkan harga BBM bersubsidi.

Menurutnya rencana Pemerintah Pusat ini sangat tidak objektif, dikarenakan ekonomi masyarakat sedang merosot pasca Covid-19, malah dengan se-enaknya Pemerintah Pusat menaikkan harga BBM.

“Seakan bangsa ini baik-baik saja padahal jika kita lihat kenyataannya bahwa kondisi ekonomi rakyat di bangsa ini, sedang tidak baik-baik saja dalam artian rakyat saat ini mengalami kesulitan ekonomi,” cetusnya.

Selain itu dihadapan Walikota dan Kapolres Ternate, Rudi, juga dengan tegas membongkar kejahatan oknum polisi yang telah melakukan tindak kejahatan penimbunan BBM, dimana ini terjadi di Stasiun Pengisian Bahan Bakar (SPBU) Kalumata, Kota Ternate Selatan.

Ia kesal karena saat itu dirinya sempat dikeroyok oleh tiga oknum polisi, pada saat memotret aktivitas SPBU Kalumata yang secara terang-terangan memperjualbelikan BBM kepada pengecer yang menggunakan kendaraan roda dua yang telah di desain tangkinya.

Terpisah Walikota Ternate, M. Tauhid Soleman dihadapan massa aksi pada saat hearing terbuka, berjanji bahwa dirinya akan menyampaikan tuntutan mereka ke Pemerintah Pusat, sesuai dengan kewenangannya selaku Kepala Daerah.

BERITA DAERAH

LIHAT SEMUA

Dinilai Langgar UU, Senator DPD RI...

Ternate - Viral Video Bupati Halmahera Utara (Halut), Maluku Utara (Malut), Frans Manery, mengejar massa aksi dengan sebilah senjata tajam (Sajam), saat menggelar aksi...

Tokoh Muda Makayoa; Integritas KPUD Halsel...

Labuha - Dengan lolosnya sejumlah incumbent Penyelenggara Pemilihan Kecamatan (PPK), diwilayah Kabupaten Halmahera Selatan (Halsel), pada seleksi ulang anggota PPK tahun 2024 untuk pemilihan...

194 CJH Siap Diberangkatkan, Empat Diantaranya...

Halsel - Sebanyak 194 Calon Jamaah Haji (CJH) Kabupaten Halmahera Selatan (Halsel), Provinsi Maluku Utara (Malut) untuk musim 1445 H /2024 M siap diberangkatkan...

SAAT INI

HLH Se-dunia, DLH Kota Ternate dan Pertamina Gelar Penanaman...

Ternate - Memperingati Hari Lingkungan Hidup (HLH) se-dunia Dinas Lingkungan Hidup (DLH)...

BERITA UTAMA

Mendikbud Batalkan UKT, Rektor; Unkhair Usul...

Ternate - Rektor Universitas Khairun (Unkhair) Ternate, Dr. M. Ridha Ajam, tindaklanjuti pembatalan Uang Kuliah Tunggal (UKT) dari Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, Riset dan...

Dinilai Langgar UU, Senator DPD RI...

Ternate - Viral Video Bupati Halmahera Utara (Halut), Maluku Utara (Malut), Frans Manery, mengejar massa aksi dengan sebilah senjata tajam (Sajam), saat menggelar aksi...

Sidang Kasus Dugaan Suap AGK, Tujuh...

Ternate - Pengadilan Negeri (PN) Ternate gelar sidang kedua atas kasus dugaan suap mantan gubernur Maluku Utara (Malut), Abdul Gani Kasuba (AGK), dengan agenda...

REKOMENDASI

Pudir III AIKOM Nilai Kebijakan Panitia Wisuda Bertentangan dengan Mekanisme Internal

Ternate - Pembantu Direktur III Bidang Kemahasiswaan, Ilham Djufri ST.,M.Kom menyatakan sikap bakal tidak mengikuti pelaksanaan wisuda Akdemi Ilmu Komputer (AIKOM) Ternate, yang diselenggarakan...

Keluarga Besar MAN 1 Halsel Perdana Berqurban Satu Ekor Sapi

Halsel - Keluarga besar MAN 1 Halmahera Selatan melaksanakan penyembelihan Hewan Qurban Idul Adha 1445 H/2024 M pada hari Senin (17/06). Kegiatan pemotongan qurban bertempat...

Sambut Hari Bhayangkara Ke-78, Polsek Ternate Utara Gelar Baksos Religi

Ternate - Dalam rangka menyambut hari Bhayangkara Ke-78, Kepolisian Sektor (Polsek) Kecamatan Ternate Utara, Kota Ternate, gelar bakti sosial (Baksos) bersama pengurus Mesjid di...

Walikota Ingatkan ASN Kota Ternate Untuk...

Ternate - Pengaruh judi terutama judi online cukup kuat akhir-akhir ini, sehingga Presiden RI, Ir. Joko Widodo, pun telah mengingatkan kepada seluruh jajaran ASN,...

Keluarga Besar MAN 1 Halsel Perdana...

Halsel - Keluarga besar MAN 1 Halmahera Selatan melaksanakan penyembelihan Hewan Qurban Idul Adha 1445 H/2024 M pada hari Senin (17/06). Kegiatan pemotongan qurban bertempat...

Usai Proses Penilaian Akhir Tahun Pelajaran...

Halsel - Madrasah Aliyah Negeri (MAN) I Halmahera Selatan, laksanakan kegiatan ekstrakurikuler yang dilaksanakan setelah proses penilaian akhir tahun pelajaran 2023-2024. Plt Kepala MAN 1...

SNPMB-SNBT Tahun 2024 Diumumkan Besok

Ternate - Seleksi Nasional Penerimaan Mahasiswa Baru (SNPMB) jalur Seleksi Nasional Berdasarkan Tes (SNBT) tahun 2024, resmi diumumkan besok, Kamis, 13 Juni 2024. Hasil pengumuman...

IKLAN

KAMMI HMI, Gelar Aksi Tolak Kenaikan Harga BBM di Halaman Kantor Walikota Ternate

Ternate — Rencana Pemerintah Pusat menaikkan harga Bahan Bakar Minyak (BBM) bersubsidi menuai protes dari masyarakat diberbagai kalangan tidak terkecuali organisasi kemahasiswaan seperti Kesatuan Aksi Mahasiswa Muslim Indonesia (KAMMI) dan Himpunan Mahasiswa Islam (HMI).

Pantauan media ini, Kamis (1/9), KAMMI dan HMI gelar aksi di halaman Kantor Walikota Ternate, dalam rangka menolak rencana Pemerintah Pusat menaikkan harga BBM bersubsidi, dengan menyampaikan sejumlah tuntutan untuk menjadi perhatian Pemerintah Kota (Pemkot) Ternate.

Ketua umum (Ketum) HMI Cabang Ternate, Gufran Ayyub, dalam orasinya menyampaikan bahwa rencana Pemerintah Pusat menaikkan harga BBM bersubsidi, ini merupakan sebuah strategi baru pemerintah untuk menjajah rakyatnya.

“Olehnya itu atas nama HMI Cabang Ternate, dengan tegas menolah rencana Pemerintah Pusat menaikkan harga BBM bersubsidi tersebut,” teriaknya

“Sebagai kader ummat dan kader bangsa kami sangat menyesalkan sikap Pemerintah Pusat, yang seakan tidak memikirkan penderitaan rakyat, dan hanya memikirkan bagaiman cara untuk berutang atas nama negara, yang kemudian dibebankan kepada rakyat. Kemudian dibalik penderitaan rakyat atas bengkaknya utang negara tersebut, mereka para elit penguasa sibuk mengumpul harta kekayaan, dari hasil utang negara untuk memperkaya diri sendiri dan kroni-kroninya,” beber Gufran.

Untuk itu kehadiran pihaknya dihadapan Pemkot Ternate hari ini, dengan tujuan meminta dan atau mendesak Walikota Ternate, M. Tauhid Soleman, agar mengambil langkah persuasif guna menyampaikan aspirasi mereka ke Pemerintah Pusat, sebagai bentuk penegasan rakyat Moloku Kie Raha dalam menolak kebijakan pemerintah, yang dinilai tidak pro kepada rakyat kecil saat ini.

Sementara Ketua umum (Ketum) KAMMI Malut, Rudi, saat hearing terbuka dengan Walikota Ternate, M. Tauhid Soleman yang didampingi oleh Kapolres Ternate, AKBP. Andik Purnomo Sigit, menyampaikan bahwa pihaknya tegas menolak rencana Pemerintah Pusat menaikkan harga BBM bersubsidi.

Menurutnya rencana Pemerintah Pusat ini sangat tidak objektif, dikarenakan ekonomi masyarakat sedang merosot pasca Covid-19, malah dengan se-enaknya Pemerintah Pusat menaikkan harga BBM.

“Seakan bangsa ini baik-baik saja padahal jika kita lihat kenyataannya bahwa kondisi ekonomi rakyat di bangsa ini, sedang tidak baik-baik saja dalam artian rakyat saat ini mengalami kesulitan ekonomi,” cetusnya.

Selain itu dihadapan Walikota dan Kapolres Ternate, Rudi, juga dengan tegas membongkar kejahatan oknum polisi yang telah melakukan tindak kejahatan penimbunan BBM, dimana ini terjadi di Stasiun Pengisian Bahan Bakar (SPBU) Kalumata, Kota Ternate Selatan.

Ia kesal karena saat itu dirinya sempat dikeroyok oleh tiga oknum polisi, pada saat memotret aktivitas SPBU Kalumata yang secara terang-terangan memperjualbelikan BBM kepada pengecer yang menggunakan kendaraan roda dua yang telah di desain tangkinya.

Terpisah Walikota Ternate, M. Tauhid Soleman dihadapan massa aksi pada saat hearing terbuka, berjanji bahwa dirinya akan menyampaikan tuntutan mereka ke Pemerintah Pusat, sesuai dengan kewenangannya selaku Kepala Daerah.

Bagikan :

Artikel Terkait

Baca Juga

Keluarga Besar MAN 1 Halsel Perdana...

Halsel - Keluarga besar MAN 1 Halmahera Selatan melaksanakan penyembelihan Hewan Qurban Idul Adha 1445 H/2024 M pada hari Senin (17/06). Kegiatan pemotongan qurban bertempat...

Sambut Hari Bhayangkara Ke-78, Polsek Ternate...

Ternate - Dalam rangka menyambut hari Bhayangkara Ke-78, Kepolisian Sektor (Polsek) Kecamatan Ternate Utara, Kota Ternate, gelar bakti sosial (Baksos) bersama pengurus Mesjid di...

Pudir III AIKOM Nilai Kebijakan Panitia...

Ternate - Pembantu Direktur III Bidang Kemahasiswaan, Ilham Djufri ST.,M.Kom menyatakan sikap bakal tidak mengikuti pelaksanaan wisuda Akdemi Ilmu Komputer (AIKOM) Ternate, yang diselenggarakan...

Iklan

error: Content is protected !!