Senin Besok Lsm LIRA Akan Laporkan BP2JK Serta BWS Ke Polda dan Kejati Malut

Bagikan :

TERPOPULER

Dua Caleg Tumbang di PSU TPS...

Ternate - Pemungutan Suara Ulang (PSU) yang dihelat oleh Komisi Pemilihan Umum Daerah (KPUD), Kota Ternate, di Tempat Pemungutan Suara (TPS) 8, Kelurahan Tabona,...

BACA JUGA

Dua Caleg Tumbang di PSU TPS 8 Kelurahan Tabona

Ternate - Pemungutan Suara Ulang (PSU) yang dihelat oleh Komisi Pemilihan Umum Daerah (KPUD), Kota Ternate, di Tempat Pemungutan Suara (TPS) 8, Kelurahan Tabona,...

Pudir III AIKOM Nilai Kebijakan Panitia Wisuda Bertentangan dengan Mekanisme Internal

Ternate - Pembantu Direktur III Bidang Kemahasiswaan, Ilham Djufri ST.,M.Kom menyatakan sikap bakal tidak mengikuti pelaksanaan wisuda Akdemi Ilmu Komputer (AIKOM) Ternate, yang diselenggarakan...

Keluarga Besar MAN 1 Halsel Perdana Berqurban Satu Ekor Sapi

Halsel - Keluarga besar MAN 1 Halmahera Selatan melaksanakan penyembelihan Hewan Qurban Idul Adha 1445 H/2024 M pada hari Senin (17/06). Kegiatan pemotongan qurban bertempat...

Sambut Hari Bhayangkara Ke-78, Polsek Ternate Utara Gelar Baksos Religi

Ternate - Dalam rangka menyambut hari Bhayangkara Ke-78, Kepolisian Sektor (Polsek) Kecamatan Ternate Utara, Kota Ternate, gelar bakti sosial (Baksos) bersama pengurus Mesjid di...

Ternate — Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) Lumbung Informasi Rakyat (LIRA), Provinsi Maluku Utara (Malut), pada Senin besok rencananya akan melaporkan secara resmi BP2JK dan BWS wilayah Malut, ke Polda dan Kejati Malut, terkait dengan dugaan kasus kong kalikong proyek talud penahan ombak pantai di Kabupaten Pulau Morotai.

Sekertaris DPD LIRA Malut, Sarjan Sarif, S. HI,  kepada media ini, Minggu (23/1) mengaku bahwa pihaknya berencana menggandeng LSM GMBI Wilter Malut, untuk melaporkan kasus dugaan kong kalikong pada lelang proyek talud penahan ombak pantai, di Kabupaten Pulau Morotai yang diduga dilakukan oleh pihak BP2JK dan BWS wilayah Malut.

Lanjut Sarjan, tindakan ini disikapi tegas oleh pihaknya sebab BP2JK dan BWS wilayah Malut sudah seringkali melakukan tindak penyalahgunaan wewenang, terkait dengan lelang proyek yang notabene menguntungkan satu pihak, dimana ini diduga ada unsur kesengajaan yang bisa menimbulkan praktek mafia proyek, dan sudah pasti akan terjadi praktek Korupsi, Kolusi dan Nepotisme (KKN) di dalamnya.

“Terkait dengan rencana pembuatan laporan ke Polda dan Kejati Malut ini, kami tinggal menunggu tanda tangan persetujuan dari Ketua DPD LSM LIRA Maluku Utara, yakni bapak Muchsin S. Saleh, SH. MH,” ujarnya.

Terpisah Wakil Ketua DPD LIRA Malut, Guntur A. Rachman, SE, saat dikonfirmasi awak media, membenarkan adanya rencana dari pihaknya untuk melaporkan BP2JK dan BWS wilayah Malut, ke Polda dan Kejati Malut terkait dengan dugaan monopoli proyek, sebagaimana yang terjadi pada proses lelang proyek pekerjaan talud penahan ombak pantai di Kabupaten Pulau Morotai.

Menurut Guntur, lelang proyek pekerjaan talud penahan ombak pantai di Kabupaten Pulau Morotai, yang kemudian dimenangkan oleh PT. Bumi Aceh Citra Persada ini, dinilai cacat prosedur dikarenakan perusahaan yang memenangkan tender tersebut telah masuk pada daftar hitam (Black List), pada pekerjaan proyek-proyek sebelumnya.

Sambungnya, dengan memenangkan PT. Bumi Aceh Citra Persada pada lelang proyek pekerjaan talud penahan ombak pantai Kab. Pulau Morotai ini, maka secara otomatis BP2JK dan BWS wilayah Malut telah menentang Undang-undang Nomor: 5 tahun 1999, tentang larang praktek monopoli dan persaingan usaha yang tidak sehat.

“Apalagi telah diketahui PT. Bumi Aceh Citra Persada, pernah gagal dalam menjalankan pekerjaan proyek sebelumnya, dan telah masuk pada daftar hitam (Black List) oleh pemerintah, akan tetapi pihak BP2JK dan BWS masih saja memenangkannya pada lelang proyek tersebut, ini ada apa?,” tanya Guntur

Selain LSM LIRA, Guntur juga mengaku pihaknya akan membangun komunikasi dengan LSM GMBI Wilter Malut, guna bersama-sama untuk membuatkan laporan secara resmi, atas dugaan penyalahgunaan wewenang pada pelelangan proyek pekerjaan talud penahan ombak pantai di Kabupaten Pulau Morotai, yang dilakukan oleh pihak BP2JK dan BWS wilayah Malut, ke Polda dan Kejati Malut, pada Senin besok

“Bahkan laporan ini akan kami tindaklanjuti hingga ke Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Republik Indonesia, untuk diusut tuntas terkait kong kalikong proyek yang di duga dilakukan oleh pihak BP2JK dan BWS wilayah Malut tersebut,” tutupnya.

BERITA DAERAH

LIHAT SEMUA

Dinilai Langgar UU, Senator DPD RI...

Ternate - Viral Video Bupati Halmahera Utara (Halut), Maluku Utara (Malut), Frans Manery, mengejar massa aksi dengan sebilah senjata tajam (Sajam), saat menggelar aksi...

Tokoh Muda Makayoa; Integritas KPUD Halsel...

Labuha - Dengan lolosnya sejumlah incumbent Penyelenggara Pemilihan Kecamatan (PPK), diwilayah Kabupaten Halmahera Selatan (Halsel), pada seleksi ulang anggota PPK tahun 2024 untuk pemilihan...

194 CJH Siap Diberangkatkan, Empat Diantaranya...

Halsel - Sebanyak 194 Calon Jamaah Haji (CJH) Kabupaten Halmahera Selatan (Halsel), Provinsi Maluku Utara (Malut) untuk musim 1445 H /2024 M siap diberangkatkan...

SAAT INI

Dua Caleg Tumbang di PSU TPS 8 Kelurahan Tabona

Ternate - Pemungutan Suara Ulang (PSU) yang dihelat oleh Komisi Pemilihan Umum...

BERITA UTAMA

HLH Se-dunia, DLH Kota Ternate dan...

Ternate - Memperingati Hari Lingkungan Hidup (HLH) se-dunia Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Ternate dan Pertamina Patra Niaga Fuel Terminal Ternate, gelar penanaman pohon...

Mendikbud Batalkan UKT, Rektor; Unkhair Usul...

Ternate - Rektor Universitas Khairun (Unkhair) Ternate, Dr. M. Ridha Ajam, tindaklanjuti pembatalan Uang Kuliah Tunggal (UKT) dari Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, Riset dan...

Dinilai Langgar UU, Senator DPD RI...

Ternate - Viral Video Bupati Halmahera Utara (Halut), Maluku Utara (Malut), Frans Manery, mengejar massa aksi dengan sebilah senjata tajam (Sajam), saat menggelar aksi...

REKOMENDASI

Keluarga Besar MAN 1 Halsel Perdana Berqurban Satu Ekor Sapi

Halsel - Keluarga besar MAN 1 Halmahera Selatan melaksanakan penyembelihan Hewan Qurban Idul Adha 1445 H/2024 M pada hari Senin (17/06). Kegiatan pemotongan qurban bertempat...

Pudir III AIKOM Nilai Kebijakan Panitia Wisuda Bertentangan dengan Mekanisme Internal

Ternate - Pembantu Direktur III Bidang Kemahasiswaan, Ilham Djufri ST.,M.Kom menyatakan sikap bakal tidak mengikuti pelaksanaan wisuda Akdemi Ilmu Komputer (AIKOM) Ternate, yang diselenggarakan...

Dua Caleg Tumbang di PSU TPS 8 Kelurahan Tabona

Ternate - Pemungutan Suara Ulang (PSU) yang dihelat oleh Komisi Pemilihan Umum Daerah (KPUD), Kota Ternate, di Tempat Pemungutan Suara (TPS) 8, Kelurahan Tabona,...

Sambut Hari Bhayangkara Ke-78, Polsek Ternate Utara Gelar Baksos Religi

Ternate - Dalam rangka menyambut hari Bhayangkara Ke-78, Kepolisian Sektor (Polsek) Kecamatan Ternate Utara, Kota Ternate, gelar bakti sosial (Baksos) bersama pengurus Mesjid di...

Keluarga Besar MAN 1 Halsel Perdana...

Halsel - Keluarga besar MAN 1 Halmahera Selatan melaksanakan penyembelihan Hewan Qurban Idul Adha 1445 H/2024 M pada hari Senin (17/06). Kegiatan pemotongan qurban bertempat...

Sambut Hari Bhayangkara Ke-78, Polsek Ternate...

Ternate - Dalam rangka menyambut hari Bhayangkara Ke-78, Kepolisian Sektor (Polsek) Kecamatan Ternate Utara, Kota Ternate, gelar bakti sosial (Baksos) bersama pengurus Mesjid di...

Pudir III AIKOM Nilai Kebijakan Panitia...

Ternate - Pembantu Direktur III Bidang Kemahasiswaan, Ilham Djufri ST.,M.Kom menyatakan sikap bakal tidak mengikuti pelaksanaan wisuda Akdemi Ilmu Komputer (AIKOM) Ternate, yang diselenggarakan...

HLH Se-dunia, DLH Kota Ternate dan...

Ternate - Memperingati Hari Lingkungan Hidup (HLH) se-dunia Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Ternate dan Pertamina Patra Niaga Fuel Terminal Ternate, gelar penanaman pohon...

IKLAN

Senin Besok Lsm LIRA Akan Laporkan BP2JK Serta BWS Ke Polda dan Kejati Malut

Ternate — Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) Lumbung Informasi Rakyat (LIRA), Provinsi Maluku Utara (Malut), pada Senin besok rencananya akan melaporkan secara resmi BP2JK dan BWS wilayah Malut, ke Polda dan Kejati Malut, terkait dengan dugaan kasus kong kalikong proyek talud penahan ombak pantai di Kabupaten Pulau Morotai.

Sekertaris DPD LIRA Malut, Sarjan Sarif, S. HI,  kepada media ini, Minggu (23/1) mengaku bahwa pihaknya berencana menggandeng LSM GMBI Wilter Malut, untuk melaporkan kasus dugaan kong kalikong pada lelang proyek talud penahan ombak pantai, di Kabupaten Pulau Morotai yang diduga dilakukan oleh pihak BP2JK dan BWS wilayah Malut.

Lanjut Sarjan, tindakan ini disikapi tegas oleh pihaknya sebab BP2JK dan BWS wilayah Malut sudah seringkali melakukan tindak penyalahgunaan wewenang, terkait dengan lelang proyek yang notabene menguntungkan satu pihak, dimana ini diduga ada unsur kesengajaan yang bisa menimbulkan praktek mafia proyek, dan sudah pasti akan terjadi praktek Korupsi, Kolusi dan Nepotisme (KKN) di dalamnya.

“Terkait dengan rencana pembuatan laporan ke Polda dan Kejati Malut ini, kami tinggal menunggu tanda tangan persetujuan dari Ketua DPD LSM LIRA Maluku Utara, yakni bapak Muchsin S. Saleh, SH. MH,” ujarnya.

Terpisah Wakil Ketua DPD LIRA Malut, Guntur A. Rachman, SE, saat dikonfirmasi awak media, membenarkan adanya rencana dari pihaknya untuk melaporkan BP2JK dan BWS wilayah Malut, ke Polda dan Kejati Malut terkait dengan dugaan monopoli proyek, sebagaimana yang terjadi pada proses lelang proyek pekerjaan talud penahan ombak pantai di Kabupaten Pulau Morotai.

Menurut Guntur, lelang proyek pekerjaan talud penahan ombak pantai di Kabupaten Pulau Morotai, yang kemudian dimenangkan oleh PT. Bumi Aceh Citra Persada ini, dinilai cacat prosedur dikarenakan perusahaan yang memenangkan tender tersebut telah masuk pada daftar hitam (Black List), pada pekerjaan proyek-proyek sebelumnya.

Sambungnya, dengan memenangkan PT. Bumi Aceh Citra Persada pada lelang proyek pekerjaan talud penahan ombak pantai Kab. Pulau Morotai ini, maka secara otomatis BP2JK dan BWS wilayah Malut telah menentang Undang-undang Nomor: 5 tahun 1999, tentang larang praktek monopoli dan persaingan usaha yang tidak sehat.

“Apalagi telah diketahui PT. Bumi Aceh Citra Persada, pernah gagal dalam menjalankan pekerjaan proyek sebelumnya, dan telah masuk pada daftar hitam (Black List) oleh pemerintah, akan tetapi pihak BP2JK dan BWS masih saja memenangkannya pada lelang proyek tersebut, ini ada apa?,” tanya Guntur

Selain LSM LIRA, Guntur juga mengaku pihaknya akan membangun komunikasi dengan LSM GMBI Wilter Malut, guna bersama-sama untuk membuatkan laporan secara resmi, atas dugaan penyalahgunaan wewenang pada pelelangan proyek pekerjaan talud penahan ombak pantai di Kabupaten Pulau Morotai, yang dilakukan oleh pihak BP2JK dan BWS wilayah Malut, ke Polda dan Kejati Malut, pada Senin besok

“Bahkan laporan ini akan kami tindaklanjuti hingga ke Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Republik Indonesia, untuk diusut tuntas terkait kong kalikong proyek yang di duga dilakukan oleh pihak BP2JK dan BWS wilayah Malut tersebut,” tutupnya.

Bagikan :

Artikel Terkait

Baca Juga

Keluarga Besar MAN 1 Halsel Perdana...

Halsel - Keluarga besar MAN 1 Halmahera Selatan melaksanakan penyembelihan Hewan Qurban Idul Adha 1445 H/2024 M pada hari Senin (17/06). Kegiatan pemotongan qurban bertempat...

Pudir III AIKOM Nilai Kebijakan Panitia...

Ternate - Pembantu Direktur III Bidang Kemahasiswaan, Ilham Djufri ST.,M.Kom menyatakan sikap bakal tidak mengikuti pelaksanaan wisuda Akdemi Ilmu Komputer (AIKOM) Ternate, yang diselenggarakan...

Sambut Hari Bhayangkara Ke-78, Polsek Ternate...

Ternate - Dalam rangka menyambut hari Bhayangkara Ke-78, Kepolisian Sektor (Polsek) Kecamatan Ternate Utara, Kota Ternate, gelar bakti sosial (Baksos) bersama pengurus Mesjid di...

Dua Caleg Tumbang di PSU TPS...

Ternate - Pemungutan Suara Ulang (PSU) yang dihelat oleh Komisi Pemilihan Umum Daerah (KPUD), Kota Ternate, di Tempat Pemungutan Suara (TPS) 8, Kelurahan Tabona,...

Iklan

error: Content is protected !!