Kebakaran Lahap 10 Hektare Lahan di Taman Love Ternate, TNI-Polri dan Warga Bersinergi Padamkan Api

Bagikan :

TERPOPULER

BACA JUGA

Ternate – Kebakaran lahan terjadi di kawasan Taman Love, Kelurahan Moya, Kecamatan Ternate Tengah, Kota Ternate, Maluku Utara. Luas lahan yang terdampak diperkirakan mencapai sekitar 10 hektare.

Personel Polres Ternate bersama Satuan Brimob Polda Maluku Utara, Kodim 1501/Ternate dan masyarakat setempat masih melakukan pemadaman secara manual pada Sabtu (3/10).

Kasi Humas Polres Ternate, Iptu Ekan Mukadar, mengatakan pemadaman dilakukan menggunakan peralatan yang tersedia untuk mencegah kobaran api meluas ke area perkebunan warga.

“Personel bersama masyarakat terus melakukan upaya pemadaman secara manual dengan peralatan yang tersedia. Langkah ini dilakukan untuk mencegah api meluas ke area perkebunan masyarakat,” kata Ekan, mewakili Kapolres Ternate AKBP Anita Ratna Yulianto.

Menurut keterangan saksi, kebakaran pertama kali diketahui pada Jumat (2/10) sekitar pukul 09.30 WIT.

Saat itu, dua warga, Ratna (34) dan Wahyuni (34), sedang berjalan menuju kedai di kawasan Taman Love. Ketika berada di sekitar Jembatan Kodok, keduanya melihat kobaran api dari kawasan hutan.

Setelah tiba di kedai, Ratna kembali mengecek lokasi dan melihat kobaran api semakin membesar. Ia kemudian menghubungi ibu mertuanya untuk menyampaikan informasi terkait kebakaran tersebut.

Usai salat Jumat, masyarakat setempat langsung menuju lokasi untuk membantu proses pemadaman. Hingga Sabtu, sejumlah titik api masih terpantau sehingga proses pemadaman dan pemantauan terus dilakukan.

Kebakaran juga menghanguskan sejumlah tanaman milik warga, di antaranya cengkeh, pala dan durian. Namun, tidak ada korban jiwa maupun korban luka dalam kejadian tersebut.

Polres Ternate telah melakukan pengamanan lokasi, meminta keterangan sejumlah saksi dan warga, serta membantu proses pemadaman. Kepolisian juga masih melakukan pengumpulan informasi untuk mengetahui penyebab dan sumber awal api.

Hingga kini, penyebab kebakaran belum dapat dipastikan.

Polres Ternate mengimbau masyarakat meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran lahan, terutama di kawasan dengan vegetasi kering. Warga juga diminta segera melaporkan apabila menemukan titik api atau kepulan asap.

Penanganan dan pemantauan di lokasi akan terus dilakukan oleh Polres Ternate bersama Satbrimobda Maluku Utara, TNI dan masyarakat untuk mencegah api meluas ke permukiman maupun perkebunan warga.

BERITA DAERAH

LIHAT SEMUA

SAAT INI

Lepas Tim PKM Tanggap Darurat Bencana ke Aceh, Ini...

Tim yang akan bertugas di wilayah terdampak bencana itu berjumlah 12 personel lintas profesi.

BERITA UTAMA

REKOMENDASI

IKLAN

Kebakaran Lahap 10 Hektare Lahan di Taman Love Ternate, TNI-Polri dan Warga Bersinergi Padamkan Api

Ternate – Kebakaran lahan terjadi di kawasan Taman Love, Kelurahan Moya, Kecamatan Ternate Tengah, Kota Ternate, Maluku Utara. Luas lahan yang terdampak diperkirakan mencapai sekitar 10 hektare.

Personel Polres Ternate bersama Satuan Brimob Polda Maluku Utara, Kodim 1501/Ternate dan masyarakat setempat masih melakukan pemadaman secara manual pada Sabtu (3/10).

Kasi Humas Polres Ternate, Iptu Ekan Mukadar, mengatakan pemadaman dilakukan menggunakan peralatan yang tersedia untuk mencegah kobaran api meluas ke area perkebunan warga.

“Personel bersama masyarakat terus melakukan upaya pemadaman secara manual dengan peralatan yang tersedia. Langkah ini dilakukan untuk mencegah api meluas ke area perkebunan masyarakat,” kata Ekan, mewakili Kapolres Ternate AKBP Anita Ratna Yulianto.

Menurut keterangan saksi, kebakaran pertama kali diketahui pada Jumat (2/10) sekitar pukul 09.30 WIT.

Saat itu, dua warga, Ratna (34) dan Wahyuni (34), sedang berjalan menuju kedai di kawasan Taman Love. Ketika berada di sekitar Jembatan Kodok, keduanya melihat kobaran api dari kawasan hutan.

Setelah tiba di kedai, Ratna kembali mengecek lokasi dan melihat kobaran api semakin membesar. Ia kemudian menghubungi ibu mertuanya untuk menyampaikan informasi terkait kebakaran tersebut.

Usai salat Jumat, masyarakat setempat langsung menuju lokasi untuk membantu proses pemadaman. Hingga Sabtu, sejumlah titik api masih terpantau sehingga proses pemadaman dan pemantauan terus dilakukan.

Kebakaran juga menghanguskan sejumlah tanaman milik warga, di antaranya cengkeh, pala dan durian. Namun, tidak ada korban jiwa maupun korban luka dalam kejadian tersebut.

Polres Ternate telah melakukan pengamanan lokasi, meminta keterangan sejumlah saksi dan warga, serta membantu proses pemadaman. Kepolisian juga masih melakukan pengumpulan informasi untuk mengetahui penyebab dan sumber awal api.

Hingga kini, penyebab kebakaran belum dapat dipastikan.

Polres Ternate mengimbau masyarakat meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran lahan, terutama di kawasan dengan vegetasi kering. Warga juga diminta segera melaporkan apabila menemukan titik api atau kepulan asap.

Penanganan dan pemantauan di lokasi akan terus dilakukan oleh Polres Ternate bersama Satbrimobda Maluku Utara, TNI dan masyarakat untuk mencegah api meluas ke permukiman maupun perkebunan warga.

Bagikan :

Artikel Terkait

Baca Juga

Iklan