Ternate — Layanan penyeberangan KMP Lompa pada rute Ternate–Moti–Makean–Bacan akan terhenti sementara selama September 2026.
Kapal milik ASDP tersebut dijadwalkan menjalani docking tahunan selama satu bulan, mulai 1 hingga 30 September 2026.
General Manager ASDP Ternate, Erlisetya Wahyudi, mengatakan docking merupakan agenda pemeliharaan rutin yang wajib dilakukan untuk memastikan kapal tetap dalam kondisi laik operasi dan aman bagi penumpang.
“Ini sudah waktunya KMP Lompa menjalani docking tahunan. Docking akan berlangsung selama sebulan penuh, mulai 1 sampai 30 September 2026,” ungkap Erlisetya kepada media ini, Minggu (30/8).
Sebelum memasuki masa docking, KMP Lompa masih akan menjalankan pelayaran terakhir pada Senin, 31 Agustus 2026. Kapal dijadwalkan melayani rute Ternate, Moti, Makean, hingga Bacan.
“Jadi dipastikan KMP Lompa melakukan aktivitas terakhir dengan tujuan Ternate, Moti, Makean, dan Bacan pada Senin, 31 Agustus 2026,” katanya.
Namun, penghentian sementara operasional KMP Lompa berpotensi berdampak pada mobilitas masyarakat di sejumlah wilayah yang bergantung pada layanan penyeberangan tersebut.
Pasalnya, hingga saat ini ASDP Ternate belum memastikan adanya kapal pengganti selama proses docking berlangsung.
“Untuk pengganti selama KMP Lompa docking, belum dipastikan,” ujarnya.
Dengan kondisi tersebut, masyarakat pengguna jasa penyeberangan rute Ternate–Moti–Makian–Bacan diimbau memperhatikan jadwal pelayaran terakhir serta mengikuti informasi resmi ASDP terkait layanan penyeberangan selama September.
Kepastian mengenai kapal pengganti menjadi penting, mengingat rute tersebut merupakan salah satu akses transportasi laut bagi masyarakat di wilayah kepulauan Maluku Utara.



