Ternate – Eksekutif Wilayah Liga Mahasiswa Nasional untuk Demokrasi (EW-LMND) Provinsi Maluku Utara (Malut) mengimbau seluruh pengurus, anggota, organisasi kepemudaan (OKP), serta masyarakat agar tidak mudah terpengaruh berbagai isu yang berkembang, termasuk bahan bakar minyak (BBM) dan persoalan sosial ekonomi lainnya.
Sekretaris EW-LMND Malut, Hardi Rasid, mengatakan masyarakat perlu menyikapi dinamika isu yang berkembang secara bijak dengan tetap menjaga persatuan dan tidak mudah terprovokasi oleh informasi yang belum terverifikasi.
“Dalam menyikapi dinamika isu BBM maupun isu-isu sosial lainnya, kami mengajak seluruh masyarakat, khususnya pengurus dan anggota LMND serta rekan-rekan OKP, agar tidak terpengaruh isu-isu liar yang berpotensi memecah belah persatuan dan keutuhan kita bersama,” katanya dalam keterangan resmi yang diterima media, Sabtu (11/7).
Menurutnya, menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas) merupakan tanggung jawab bersama. Karena itu, seluruh elemen masyarakat diharapkan terus bersinergi dalam menciptakan situasi yang aman, damai, dan kondusif di Malut.
“Kami mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama mengawal, menjaga, dan memelihara situasi Kamtibmas agar tetap aman, damai, dan sejuk,” ujarnya.
Senada dengan itu, mantan Ketua EW-LMND Malut, Evelin F. Pinoke, juga mengimbau masyarakat agar tidak mudah terpengaruh berbagai isu yang berkembang di tengah masyarakat.
Ia mengingatkan pentingnya menjaga kondusivitas daerah dengan tidak mudah terprovokasi demi mempertahankan persatuan serta menciptakan Malut yang aman dan damai.
Menurut Evelin, peran tokoh masyarakat dan organisasi kepemudaan sangat strategis dalam memberikan edukasi kepada masyarakat untuk menyikapi berbagai isu, baik yang berskala nasional maupun daerah.
“Sinergi yang terjalin dengan baik menjadi kekuatan utama dalam menyikapi berbagai persoalan yang terjadi saat ini. Karena itu, kami berharap setiap informasi yang disikapi benar-benar dipastikan kebenarannya sehingga tidak menimbulkan kesalahpahaman di tengah masyarakat,” tandasnya.


