Ternate — Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil) Kota Ternate memfokuskan program tahun 2026 pada peningkatan pelayanan publik yang lebih proaktif dan efisien.
Sedikitnya terdapat lima program lanjutan yang akan dijalankan pada 2026.
Program tersebut meliputi perekaman KTP bagi pemula, peningkatan aktivasi Identitas Kependudukan Digital (IKD), dukungan terhadap piloting digitalisasi penerima bantuan sosial, peningkatan layanan administrasi kependudukan (Adminduk), serta mewujudkan data kependudukan yang akurat dan terintegrasi.
Perekaman KTP pemula difokuskan pada remaja berusia 17 tahun atau lulusan SMA.
Sementara peningkatan aktivasi IKD ditujukan untuk mempercepat digitalisasi layanan kependudukan sekaligus mempermudah akses layanan bagi masyarakat.
Dukcapil Kota Ternate juga mendukung piloting digitalisasi penerima bantuan sosial guna memastikan penyaluran bantuan lebih efisien, akurat, dan tepat sasaran berbasis teknologi.
Adapun layanan Adminduk lainnya, seperti Kartu Keluarga (KK), akta pencatatan sipil, Kartu Identitas Anak (KIA), Surat Keterangan Pindah Warga Negara Indonesia (SKPWNI), dan layanan lainnya, diarahkan untuk memberikan kemudahan serta percepatan pelayanan kepada warga Kota Ternate.
Selain itu, Dukcapil menargetkan terwujudnya data kependudukan yang akurat dan terintegrasi sebagai upaya meningkatkan kualitas layanan administrasi kependudukan.
Kepala Dukcapil Kota Ternate, Fahri Fuad, saat dikonfirmasi awak media, Rabu (28/1), menyampaikan kelima program lanjutan dari 2025 ke 2026 tersebut ditargetkan mampu memenuhi hak setiap individu dalam memperoleh dokumen kependudukan.
“Program ini juga bertujuan mempermudah akses layanan Dukcapil bagi masyarakat Kota Ternate,” ujar Fahri.



