Weda — Dewan Pengurus Daerah Jaringan Media Siber Indonesia (DPD JMSI) Maluku Utara mulai melakukan konsolidasi organisasi pasca-Musyawarah Daerah (Musda).
Konsolidasi tersebut diwujudkan melalui agenda silaturahmi dengan Pemerintah Kabupaten Halmahera Tengah (Halteng) dan manajemen PT Indonesia Weda Bay Industrial Park (IWIP), Rabu (21/1/2026).
Agenda pertama dilakukan dengan Wakil Bupati Halteng Ahlan Djumadil di Weda. Pertemuan ini membahas peran media siber dalam mendukung keterbukaan informasi serta pembangunan daerah.
Ahlan mengapresiasi langkah cepat JMSI Maluku Utara setelah Musda. Ia menyatakan dukungan Pemda Halteng terhadap rencana pelantikan pengurus DPD JMSI Maluku Utara dalam waktu dekat.
Selain itu, Ahlan menyampaikan dukungan terhadap peningkatan kapasitas wartawan lokal, khususnya melalui pelaksanaan Uji Kompetensi Wartawan (UKW) bagi jurnalis asal Halteng.
“Pers yang kuat lahir dari wartawan yang kompeten. UKW penting untuk menjaga kualitas informasi yang diterima masyarakat,” ujar Ahlan.
Setelah itu, rombongan JMSI Maluku Utara melanjutkan silaturahmi dengan manajemen PT IWIP. Dalam pertemuan tersebut, pihak perusahaan yang diwakili Manajer Eksternal menyampaikan apresiasi atas inisiatif JMSI membangun komunikasi dan kolaborasi lintas sektor.
PT IWIP menyatakan kesiapan mendukung pelantikan DPD JMSI Maluku Utara serta pelaksanaan UKW bagi wartawan. Dukungan ini disebut sebagai bagian dari komitmen perusahaan dalam mendorong ekosistem informasi yang sehat dan bertanggung jawab di kawasan industri.
Selain itu, PT IWIP menegaskan keterbukaan untuk berkolaborasi dengan media, pemerintah, dan masyarakat guna membangun komunikasi yang transparan dan berimbang terkait aktivitas industri.
Ketua DPD JMSI Maluku Utara, Yusri Abubakar, mengapresiasi dukungan yang diberikan oleh Pemda Halteng dan PT IWIP terhadap agenda JMSI.
Menurut Yusri, dukungan pemerintah daerah terhadap pelantikan pengurus JMSI dan pelaksanaan UKW menunjukkan komitmen dalam mendorong profesionalisme pers di daerah.
“Kami mengapresiasi dukungan Wakil Bupati Halteng. Ini menjadi energi positif bagi JMSI untuk terus meningkatkan kapasitas wartawan, khususnya di Halteng,” ujarnya.
Ia juga menyambut baik sikap terbuka PT IWIP terhadap media. Menurutnya, keterbukaan dunia industri merupakan modal penting untuk membangun komunikasi publik yang sehat di tengah dinamika pembangunan kawasan industri.
“Kolaborasi yang terbuka akan membantu penyampaian informasi investasi dan pembangunan secara transparan, objektif, dan bertanggung jawab,” katanya.
Yusri menegaskan, pasca-Musda, JMSI Maluku Utara tidak hanya berfokus pada penguatan struktur organisasi, tetapi juga pada kerja-kerja kolaboratif lintas sektor.
“Musda menjadi titik awal untuk bekerja dan berkontribusi nyata, sekaligus menjaga profesionalisme jurnalistik di era digital,” tandasnya.



