Ternate – Polres Ternate bersama tim gabungan Kota Ternate melakukan pendinginan dan pemantauan pascakebakaran di Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Takome, Kecamatan Ternate Barat, Kota Ternate, Rabu (7/10), guna mencegah munculnya kembali titik api yang berpotensi memicu kebakaran susulan.
Penanganan tersebut melibatkan personel TNI, Polri, pemerintah daerah, serta sejumlah instansi terkait. Fokus kegiatan meliputi pemantauan titik panas dan asap, pemadaman api di permukaan, pembasahan lahan, serta pendinginan area yang masih mengeluarkan asap dan bara.
Kapolres Ternate AKBP Anita Ratna Yulianto melalui Kasi Humas Polres Ternate Iptu Ekan Mukadar mengatakan, penanganan dilakukan secara terpadu dengan mengutamakan keselamatan personel dan memastikan kondisi di lokasi tetap aman serta terkendali.
“Penanganan dilakukan secara bersama-sama dengan mengutamakan keselamatan personel, pemantauan titik panas, pemadaman api di permukaan, pembasahan lahan, serta pendinginan terhadap area yang masih mengeluarkan asap,” ujar Ekan, Senin (12/10).
Personel yang terlibat berasal dari Korem 152/Baabullah, Kodim 1501/Ternate, Polres Ternate, Satpol PP Kota Ternate, BNPB Kota Ternate, Dinas Pemadam Kebakaran, dan Dinas Kesehatan Kota Ternate.
Untuk mendukung penanganan di lapangan, tim gabungan mengerahkan satu unit kendaraan Water Cannon Sat Brimobda Polda Maluku Utara, satu unit Water Cannon Polres Ternate, serta tiga unit kendaraan pemadam kebakaran.
Kegiatan diawali dengan apel pengecekan personel pada pukul 09.27 WIT, dipimpin Pasiops Kodim 1501/Ternate Kapten Inf. S. Sumargo bersama Kasat Samapta Polres Ternate AKP Jalil A. Esa. Tim kemudian mulai melakukan penanganan di lokasi pada pukul 09.40 WIT.
Memasuki hari kelima penanganan, Sekretaris Daerah Kota Ternate, Rizal Marsaoly, turut memantau kondisi di lapangan dan memberikan arahan kepada seluruh unsur yang terlibat.
Rizal menekankan pentingnya pendataan dan pengukuran berkala terhadap luas area yang terbakar serta perkembangan penanganan. Data tersebut akan digunakan sebagai bahan evaluasi untuk menentukan langkah penanganan pada zona berikutnya secara terukur hingga berakhirnya masa tanggap darurat.
Penanganan lapangan dijadwalkan berlangsung mulai pukul 07.00 hingga 19.00 WIT untuk menjaga kondisi dan stamina personel. Setelah kegiatan lapangan dihentikan, setiap unsur tetap melakukan komunikasi dan pemantauan sesuai tugas masing-masing, termasuk terhadap lokasi kebakaran, kawasan Bukit Deru-Deru, dan area sekitarnya.
Tim gabungan dijadwalkan kembali berkumpul di posko pada Kamis (8/10/2026) pukul 07.00 WIT untuk melanjutkan pemadaman titik api yang masih menyala, pendinginan, serta penanganan sisa asap dan bara.
Rangkaian kegiatan pada Rabu tersebut ditutup pada pukul 19.30 WIT dan berakhir pukul 19.40 WIT. Selama kegiatan berlangsung, situasi di lokasi dilaporkan aman dan terkendali.
Polres Ternate mengimbau masyarakat agar tetap waspada terhadap potensi kebakaran, terutama di kawasan lahan terbuka dan TPA, serta segera melaporkan kepada petugas apabila menemukan titik api atau kepulan asap yang berpotensi memicu kebakaran.
Sinergi seluruh unsur diharapkan dapat mempercepat penanganan hingga kondisi di kawasan TPA Takome benar-benar aman.



