Ternate — Pelabuhan Perikanan Nusantara (PPN) Ternate, memastikan ketersediaan dan kualitas stok ikan tetap terjaga menjelang Bulan Suci Ramadhan 1447 Hijriah.
Salah satu langkah yang dilakukan adalah mengoptimalkan fasilitas penyimpanan ikan untuk mengantisipasi peningkatan kebutuhan masyarakat.
Kepala PPN Ternate, Kamarudin, mengatakan PPN Ternate menjalankan dua fungsi utama, yakni fungsi pemerintahan dan fungsi pengusahaan.
Fungsi pemerintahan mencakup pelayanan administrasi perizinan kapal perikanan serta pembinaan mutu hasil perikanan, termasuk pencatatan data.
“Pelayanan administrasi kapal perikanan, termasuk penerbitan izin, menjadi bagian dari fungsi pemerintahan kami,” kata Kamarudin, Selasa (10/2).
Sementara itu, fungsi pengusahaan difokuskan pada penyediaan fasilitas industri perikanan bagi pelaku usaha di kawasan pelabuhan, mulai dari pedagang ikan, pengolah hasil perikanan, hingga pabrik pengolahan ikan.
“Seluruh kegiatan usaha yang berkaitan dengan operasional kapal perikanan, pengolahan hasil perikanan, hingga penyediaan logistik dan perbekalan melaut, kami fasilitasi di kawasan pelabuhan,” paparnya.
Untuk mengantisipasi lonjakan kebutuhan ikan selama Ramadhan, PPN Ternate mengoptimalkan fasilitas cold storage atau penyimpanan dingin dengan kapasitas mencapai 310 ton.
Fasilitas tersebut digunakan untuk pendinginan, pembekuan, dan penyimpanan ikan.
“Kami terus memantau stok ikan yang tersimpan. Per hari ini, terdapat sekitar 64 ton ikan di seluruh cold storage PPN Ternate. Stok tersebut milik perusahaan, pengusaha, pedagang, dan pengolah ikan yang menitipkan hasil tangkapannya,” jelas Kamarudin.
Ia menambahkan, ikan-ikan tersebut dapat dikeluarkan dari gudang penyimpanan sesuai kebutuhan pasar dan didistribusikan kepada masyarakat kapan saja.
Langkah ini diharapkan dapat menjaga stabilitas pasokan dan harga ikan di pasaran Ternate dan sekitarnya selama bulan Ramadhan.
BACA JUGA

BERITA DAERAH
LIHAT SEMUA
SAAT INI
BERITA UTAMA
REKOMENDASI
PPN Ternate Siapkan Cold Storage Jelang Ramadhan 1447 H

Ternate — Pelabuhan Perikanan Nusantara (PPN) Ternate, memastikan ketersediaan dan kualitas stok ikan tetap terjaga menjelang Bulan Suci Ramadhan 1447 Hijriah.
Salah satu langkah yang dilakukan adalah mengoptimalkan fasilitas penyimpanan ikan untuk mengantisipasi peningkatan kebutuhan masyarakat.
Kepala PPN Ternate, Kamarudin, mengatakan PPN Ternate menjalankan dua fungsi utama, yakni fungsi pemerintahan dan fungsi pengusahaan.
Fungsi pemerintahan mencakup pelayanan administrasi perizinan kapal perikanan serta pembinaan mutu hasil perikanan, termasuk pencatatan data.
“Pelayanan administrasi kapal perikanan, termasuk penerbitan izin, menjadi bagian dari fungsi pemerintahan kami,” kata Kamarudin, Selasa (10/2).
Sementara itu, fungsi pengusahaan difokuskan pada penyediaan fasilitas industri perikanan bagi pelaku usaha di kawasan pelabuhan, mulai dari pedagang ikan, pengolah hasil perikanan, hingga pabrik pengolahan ikan.
“Seluruh kegiatan usaha yang berkaitan dengan operasional kapal perikanan, pengolahan hasil perikanan, hingga penyediaan logistik dan perbekalan melaut, kami fasilitasi di kawasan pelabuhan,” paparnya.
Untuk mengantisipasi lonjakan kebutuhan ikan selama Ramadhan, PPN Ternate mengoptimalkan fasilitas cold storage atau penyimpanan dingin dengan kapasitas mencapai 310 ton.
Fasilitas tersebut digunakan untuk pendinginan, pembekuan, dan penyimpanan ikan.
“Kami terus memantau stok ikan yang tersimpan. Per hari ini, terdapat sekitar 64 ton ikan di seluruh cold storage PPN Ternate. Stok tersebut milik perusahaan, pengusaha, pedagang, dan pengolah ikan yang menitipkan hasil tangkapannya,” jelas Kamarudin.
Ia menambahkan, ikan-ikan tersebut dapat dikeluarkan dari gudang penyimpanan sesuai kebutuhan pasar dan didistribusikan kepada masyarakat kapan saja.
Langkah ini diharapkan dapat menjaga stabilitas pasokan dan harga ikan di pasaran Ternate dan sekitarnya selama bulan Ramadhan.


