back to top

Kejari Halsel Kerahkan 7 Jaksa Lidik Indikasi Kejahatan Perbankan di BPRS Saruma Sejahtera

Bagikan :

TERPOPULER

BACA JUGA

Halsel – Kasus dugaan korupsi di Bank Pembiayaan Rakyat Syariah (BPRS) Saruma Sejahtera, Halmahera Selatan (Halsel), Maluku Utara, mulai mencuat di publik.

Bahkan Bupati Halsel, Usman Sidik menyampaikan akan membawa pemasalahan dugaan kejahatan perbankan di BPRS Saruma Sejahtera yang merugikan Rp15 akan dibawah ke ranah hukum.

Menyikapi sorotan publik, Kejaksaan Negeri (Kejari) Halmahera Selatan, langsung merespon cepat dan telah membentuk tim untuk mengusut permasalahan tersebut.

Saat ini tim penyelidik Kejari Halmahera Selatan, sedang melakukan pengumpulan data (puldata) dan pengumpulan bahan dan keterangan (pulbaket).

“Tim yang dibentuk terdiri 7 orang Jaksa, untuk melakukan Puldata dan Pulbaket,” jelas Kajari Halmahera Selatan, Guntur Triyono. Kamis 8 Juni 2023.

Guntur menambahkan, permasalahan adanya indikasi penyimpangan dalam pengelolaan anggaran di BPRS telah ramai dan jadi perbinjangan publik.

“Kami telah menyiapkam langkah-langkah konkret bagaimana menyelamatkan keuangan pemerintah daerah yang berada di BPRS yang diduga dilakukan oknum-oknum yang tidak bertanggung jawab,” tegasnya.

Guntur bilang, BPRS ini merupakan salah satu Bank yang dimiliki Pemda Halsel, agar publik lebih khusus nasabahnya tidak terganggu maka pihaknya akan menyiapkan 2 langkah.

“2 cara yaitu dengan cara jika secara nyata terdapat perbuatan melawan hukum dan benar telah menimbulkan kerugian keuangan negara kami akan tindak secara represif melakukan penegakan hukum dengan mengedepankan bagaimana pengembalian kerugian keuangan daerah bisa diselamatkan,” ucapnya.

Disamping itu Kejari Halmahera Selatan juga akan melakukan dengan upaya persuasif yaitu melalui instrumen Perdata dan Tata Usaha Negara apabila terdapat debitur yang nakal.

“Jadi dua-duanya bisa berjalan. Yang jelas semangatnya bagaimana menyelamatkan keuangan negara,” pungkasnya. (Fi)

BERITA DAERAH

LIHAT SEMUA

SAAT INI

Lepas Tim PKM Tanggap Darurat Bencana ke Aceh, Ini...

Tim yang akan bertugas di wilayah terdampak bencana itu berjumlah 12 personel lintas profesi.

BERITA UTAMA

REKOMENDASI

IKLAN

Kejari Halsel Kerahkan 7 Jaksa Lidik Indikasi Kejahatan Perbankan di BPRS Saruma Sejahtera

Imalut.com

Halsel – Kasus dugaan korupsi di Bank Pembiayaan Rakyat Syariah (BPRS) Saruma Sejahtera, Halmahera Selatan (Halsel), Maluku Utara, mulai mencuat di publik.

Bahkan Bupati Halsel, Usman Sidik menyampaikan akan membawa pemasalahan dugaan kejahatan perbankan di BPRS Saruma Sejahtera yang merugikan Rp15 akan dibawah ke ranah hukum.

Menyikapi sorotan publik, Kejaksaan Negeri (Kejari) Halmahera Selatan, langsung merespon cepat dan telah membentuk tim untuk mengusut permasalahan tersebut.

Saat ini tim penyelidik Kejari Halmahera Selatan, sedang melakukan pengumpulan data (puldata) dan pengumpulan bahan dan keterangan (pulbaket).

“Tim yang dibentuk terdiri 7 orang Jaksa, untuk melakukan Puldata dan Pulbaket,” jelas Kajari Halmahera Selatan, Guntur Triyono. Kamis 8 Juni 2023.

Guntur menambahkan, permasalahan adanya indikasi penyimpangan dalam pengelolaan anggaran di BPRS telah ramai dan jadi perbinjangan publik.

“Kami telah menyiapkam langkah-langkah konkret bagaimana menyelamatkan keuangan pemerintah daerah yang berada di BPRS yang diduga dilakukan oknum-oknum yang tidak bertanggung jawab,” tegasnya.

Guntur bilang, BPRS ini merupakan salah satu Bank yang dimiliki Pemda Halsel, agar publik lebih khusus nasabahnya tidak terganggu maka pihaknya akan menyiapkan 2 langkah.

“2 cara yaitu dengan cara jika secara nyata terdapat perbuatan melawan hukum dan benar telah menimbulkan kerugian keuangan negara kami akan tindak secara represif melakukan penegakan hukum dengan mengedepankan bagaimana pengembalian kerugian keuangan daerah bisa diselamatkan,” ucapnya.

Disamping itu Kejari Halmahera Selatan juga akan melakukan dengan upaya persuasif yaitu melalui instrumen Perdata dan Tata Usaha Negara apabila terdapat debitur yang nakal.

“Jadi dua-duanya bisa berjalan. Yang jelas semangatnya bagaimana menyelamatkan keuangan negara,” pungkasnya. (Fi)

Tim Redaksi

Bagikan :

Artikel Terkait

Baca Juga

Iklan

error: Content is protected !!