back to top

Pemkot Ternate Kucurkan Anggaran Miliaran Rupiah Untuk Pembanguan Rumah Layak Huni

Bagikan :

TERPOPULER

BACA JUGA

Ternate – Pemerintah Kota (Pemkot) Ternate, dalam hal ini Dinas Perumahan Rakyat, Kawasan Pemukiman dan Pertanahan (Disperkim) Kota Ternate, berencana akan membangun kurang lebih 79 unit rumah layak huni, dengan nilai anggaran berkisar 20 Miliar Rupiah, yang di alokasikan melalui Dana Alokasi Khusu (DAK) tahun 2023, lokasi pembangunan di Kelurahan Kasturian, Kecamatan Ternate Utara, Kota Ternate, Provinsi Maluku Utara (Malut).

Kepala Dinas (Kadis) Perkim Kota Ternate, Muhammad Syafei, saat ditemui awak media dia ruang kerjanya, Senin (29/5), mengaku bahwa pihaknya dalam waktu dekat ini, akan membangun kurang lebih 79 unit rumah layak huni. Pembangunan ini diperuntukkan untuk warga Kel. Kasturian yang telah terdata dan terverifikasi sebagai penerima bantuan dan atau penerima manfaat melalui program pemerintah.

[the_ad id=”3193″]

Menurut Syafei, pembanguan rumah layak huni ini merupakan bagian dari kegiatan DAK Integrasi tahun 2023, dan progres saat ini masih dalam tahapan pelelangan di ULP, sehingga pihaknya masih menunggu hasil dari pelelangan dimaksud.

“Insya Allah, awal atau pertengahan bulan ini sudah ada hasil pelelangan, sehingga kegiatan pembangunan rumah layak huni ini secepatnya di jalankan,” bebernya.

Untuk jalan lingkungan, sanitasi, dan air bersih kata Syafei, ini sifatnya kontraktual dan melekat pada Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kota Ternate, sehingga ini akan dibangun oleh pihak ke tiga atau rekanan melalui hasil tender, selain itu ada juga sarana persampahan dimana anggaranya melalui dana Corporate Social Responsibility (CSR).

“sementara untuk pembanguan rumah layak huni ini akan dikerjakan langsung oleh masyarakat setempat, dengan sistem bagi kelompok dimana ini sifatnya seperti Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS), jadi ini dikerjakan langsung oleh masyarakat itu sendiri,” pungkas Syafei.

BERITA DAERAH

LIHAT SEMUA

SAAT INI

Lepas Tim PKM Tanggap Darurat Bencana ke Aceh, Ini...

Tim yang akan bertugas di wilayah terdampak bencana itu berjumlah 12 personel lintas profesi.

BERITA UTAMA

REKOMENDASI

IKLAN

Pemkot Ternate Kucurkan Anggaran Miliaran Rupiah Untuk Pembanguan Rumah Layak Huni

Imalut.com

Ternate – Pemerintah Kota (Pemkot) Ternate, dalam hal ini Dinas Perumahan Rakyat, Kawasan Pemukiman dan Pertanahan (Disperkim) Kota Ternate, berencana akan membangun kurang lebih 79 unit rumah layak huni, dengan nilai anggaran berkisar 20 Miliar Rupiah, yang di alokasikan melalui Dana Alokasi Khusu (DAK) tahun 2023, lokasi pembangunan di Kelurahan Kasturian, Kecamatan Ternate Utara, Kota Ternate, Provinsi Maluku Utara (Malut).

Kepala Dinas (Kadis) Perkim Kota Ternate, Muhammad Syafei, saat ditemui awak media dia ruang kerjanya, Senin (29/5), mengaku bahwa pihaknya dalam waktu dekat ini, akan membangun kurang lebih 79 unit rumah layak huni. Pembangunan ini diperuntukkan untuk warga Kel. Kasturian yang telah terdata dan terverifikasi sebagai penerima bantuan dan atau penerima manfaat melalui program pemerintah.

[the_ad id=”3193″]

Menurut Syafei, pembanguan rumah layak huni ini merupakan bagian dari kegiatan DAK Integrasi tahun 2023, dan progres saat ini masih dalam tahapan pelelangan di ULP, sehingga pihaknya masih menunggu hasil dari pelelangan dimaksud.

“Insya Allah, awal atau pertengahan bulan ini sudah ada hasil pelelangan, sehingga kegiatan pembangunan rumah layak huni ini secepatnya di jalankan,” bebernya.

Untuk jalan lingkungan, sanitasi, dan air bersih kata Syafei, ini sifatnya kontraktual dan melekat pada Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kota Ternate, sehingga ini akan dibangun oleh pihak ke tiga atau rekanan melalui hasil tender, selain itu ada juga sarana persampahan dimana anggaranya melalui dana Corporate Social Responsibility (CSR).

“sementara untuk pembanguan rumah layak huni ini akan dikerjakan langsung oleh masyarakat setempat, dengan sistem bagi kelompok dimana ini sifatnya seperti Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS), jadi ini dikerjakan langsung oleh masyarakat itu sendiri,” pungkas Syafei.

Tim Redaksi

Bagikan :

Artikel Terkait

Baca Juga

Iklan

error: Content is protected !!