Datang ke Halsel Sebagai Tamu Pemda, Pengurus KONI Malut Diusir dari Hotel Skye

Bagikan :

TERPOPULER

Dua Caleg Tumbang di PSU TPS...

Ternate - Pemungutan Suara Ulang (PSU) yang dihelat oleh Komisi Pemilihan Umum Daerah (KPUD), Kota Ternate, di Tempat Pemungutan Suara (TPS) 8, Kelurahan Tabona,...

BACA JUGA

Pudir III AIKOM Nilai Kebijakan Panitia Wisuda Bertentangan dengan Mekanisme Internal

Ternate - Pembantu Direktur III Bidang Kemahasiswaan, Ilham Djufri ST.,M.Kom menyatakan sikap bakal tidak mengikuti pelaksanaan wisuda Akdemi Ilmu Komputer (AIKOM) Ternate, yang diselenggarakan...

Dua Caleg Tumbang di PSU TPS 8 Kelurahan Tabona

Ternate - Pemungutan Suara Ulang (PSU) yang dihelat oleh Komisi Pemilihan Umum Daerah (KPUD), Kota Ternate, di Tempat Pemungutan Suara (TPS) 8, Kelurahan Tabona,...

Sambut Hari Bhayangkara Ke-78, Polsek Ternate Utara Gelar Baksos Religi

Ternate - Dalam rangka menyambut hari Bhayangkara Ke-78, Kepolisian Sektor (Polsek) Kecamatan Ternate Utara, Kota Ternate, gelar bakti sosial (Baksos) bersama pengurus Mesjid di...

Keluarga Besar MAN 1 Halsel Perdana Berqurban Satu Ekor Sapi

Halsel - Keluarga besar MAN 1 Halmahera Selatan melaksanakan penyembelihan Hewan Qurban Idul Adha 1445 H/2024 M pada hari Senin (17/06). Kegiatan pemotongan qurban bertempat...

Labuha – Pengurus Komisi Olah raga Nasional Indonsia (KONI) Propinsi Maluku Utara (Malut), harus menerima pengusiran dari Kamar Hotel Skye, tempat mereka menginap, oleh pihak Hotel, di desa Tomori Kecamatan Bacan, Kabupaten Halmahera Selatan (Halsel), selasa (14/06/22).

Ketua Bidang Prestasi KONI Propinsi Malut, Jasman menyesalkan sikap Manajemen Hotel yang dianggap telah mengusir dirinya bersama rekan yang menginap di Hotel Skye kamar Nomor 101 dan 102. Pasalnya, lanjut Jasman, tanpa sepengatahuannya dan rekannya, pihak Hotel mengeluarkan barang-barang dari kamar tanpa sepengetahuan mereka.

Jasman mengaku, kaget saat kembali ke Hotel melihat barang-barang mereka sudah dikeluarkan dari kamar dan ditaruh ditempatnya receptionis Hotel.

“Saya dengan teman disekitar jam 11.00 Wit, sempat keluar dari kamar untuk jalan-jalan, ketika balik ke Hotel, saya kaget pihak hotel bilang torang pe kamar sudah ada tamu lain yang tempati, tambah kaget lagi torang pe barang-barang so diluar,” ungkap Jasman

Seketika, tambah Jasman, dirinya langsung emosi dan membentak manajer Hotel itu, sebab dia merasa diusir dan dilecehkan.

Ia bilang, bagaimana bisa pihak hotel masuk dan mengambil barang milik dia sebagai tamu yang menginap di kamar kamar hotel itu dan mengeluarkannya, tanpa sepengetahuannya.

“Kalau memang kita sudah waktunya keluar dan sudah tidak bisa diperpanjang lagi paling tidak pihak hotel memberitahukan ke kita. Saya dan teman itu kan dari pagi sekitar pukul. 06.30 Wit, sudah bangun dan bahkan pada saat kami keluar masuk pagi itu sudah ada manajer hotel tapi kenapa kita tidak diberitahukan kalau kamar yang kami tempati tidak bisa diperpanjang lagi,” geramnya.

Ia meminta, pihak Pemda Halsel supaya memberikan teguran atau bahkan sanksi kepada pihak hotel Skye karena dianggap telah melakukan pelecehan den terhadap tamu yang menginap.

“Pemda harus panggil dan pertimbangkan izin beroperasinya hotel itu, Mereka (pihak Hotel) harus diberikan teguran bahkan sanksi supaya hal serupa tidak terjadi lagi pada tamu Pemda yang lain atau para tamu-tamu hotel lainnya,” tegasnya.

Terpisah, Pemilik Hotel Skye, Edi Angkasa saat dikonfirmasi wartawan di lobi hotel Skye, dihari yang sama, terkait masalah itu menyampaikan bahwa tindakan mereka mengeluarkan barang-barang milik tamu di kamar nomor 101 dan 102 dikarenakan sudah ada perjanjian sebelumnya dengan orang yang mem-boking kamar tersebut.

“Jadi ingat torang bukan mengeluarkan tapi mengamankan barang-barang tamu itu karena waktu mereka sudah habis sampai jam 12.00. Wit,” tutur Edi Angkasa

Ia menjelaskan, saat diboking Senin, sudah diberitahukan bahwa kamar itu hanya bisa di boking 1 hari sebab sudah ada yang telah memesan sebelumnya untuk ditempati hari ini (selasa).

“yang kami (pihak Hotel) tahu yang datang boking kamar itu ibu Anti dan kami sudah sampaikan bahwa kamar ini sudah diboking lebih dulu dan masuk hari ini (selasa), jadi batas jam 12 sudah harus keluar tapi ibu Anti yang tidak memberitahukan ke mereka yang menempati kamar itu, (sementara) kamar lain sudah full,” tuturnya

Manajer Hotel, Heni yang juga Isteri pemilik Hotel itu mengatakan hal yang sama, bahwa pihak hotel sudah menyampaikan, untuk kamar hotel nomor 101 dan 102 tidak bisa melebihi dari 1 malam karena besoknya sudah ada tamu dari BPK dan BPJS yang memesan lebih dulu.

Meski begitu, Edi mengaku kelalaian mereka karena tidak memiliki nomor telepon tamu tersebut sehingga tidak bisa mengkomumikaskan batas waktu chek out.

“Salahnya mereka (receptionis) tidak minta nomor handphone-nya ibu Anti,” ucap pemilik hotel
Tak mau disalahkan, dua receptionis, Angel dan Windrawati mengaku mereka sempat meminta nomor telepon ibu Anti saat datang memesan kamar hotel akan tetapi tidak diberikan.

“Torang sudah sampaikan ke ibu Anti kalau hotel ini Cuma bisa satu hati tapi ibu Anti bilang dia lupa kasih tau ke tamu Pemda itu,” ucap Angel yang dibenarkan oleh Manajernya, Heni.

Mendengar penjelasan manajer dan receptionis itu, Edi kembali menyalahkan tamu hotel dan orang yang memesan kamar hotel itu.

“Jadi ini miskomunikasi antara Ibu Anti dan tamu nya ibu Anti yang menempati kamar itu,” ujar Edi
Sementara itu, Bendahara KONI Halsel, Nursanti Ilyas (Anti) membantah pernyataan pihak hotel, bahwa pihak hotel telah berbohong.

Anti yang juga pegawai di Dinas Pariwisata Halsel ini mengaku, dirinya tidak pernah dimintai nomor handphone.
“Waktu saya dengan teman datag Boking kamar di hotel Skye, receptionis tidak pernah meminta nomor saya, dan tidak pernah bilang kalau kamar itu batas 1 hari saja. Dorang bafoya itu,” cecar Anti. (Fi)

 

BERITA DAERAH

LIHAT SEMUA

Dinilai Langgar UU, Senator DPD RI...

Ternate - Viral Video Bupati Halmahera Utara (Halut), Maluku Utara (Malut), Frans Manery, mengejar massa aksi dengan sebilah senjata tajam (Sajam), saat menggelar aksi...

Tokoh Muda Makayoa; Integritas KPUD Halsel...

Labuha - Dengan lolosnya sejumlah incumbent Penyelenggara Pemilihan Kecamatan (PPK), diwilayah Kabupaten Halmahera Selatan (Halsel), pada seleksi ulang anggota PPK tahun 2024 untuk pemilihan...

194 CJH Siap Diberangkatkan, Empat Diantaranya...

Halsel - Sebanyak 194 Calon Jamaah Haji (CJH) Kabupaten Halmahera Selatan (Halsel), Provinsi Maluku Utara (Malut) untuk musim 1445 H /2024 M siap diberangkatkan...

SAAT INI

Dua Caleg Tumbang di PSU TPS 8 Kelurahan Tabona

Ternate - Pemungutan Suara Ulang (PSU) yang dihelat oleh Komisi Pemilihan Umum...

BERITA UTAMA

HLH Se-dunia, DLH Kota Ternate dan...

Ternate - Memperingati Hari Lingkungan Hidup (HLH) se-dunia Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Ternate dan Pertamina Patra Niaga Fuel Terminal Ternate, gelar penanaman pohon...

Mendikbud Batalkan UKT, Rektor; Unkhair Usul...

Ternate - Rektor Universitas Khairun (Unkhair) Ternate, Dr. M. Ridha Ajam, tindaklanjuti pembatalan Uang Kuliah Tunggal (UKT) dari Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, Riset dan...

Dinilai Langgar UU, Senator DPD RI...

Ternate - Viral Video Bupati Halmahera Utara (Halut), Maluku Utara (Malut), Frans Manery, mengejar massa aksi dengan sebilah senjata tajam (Sajam), saat menggelar aksi...

REKOMENDASI

Pudir III AIKOM Nilai Kebijakan Panitia Wisuda Bertentangan dengan Mekanisme Internal

Ternate - Pembantu Direktur III Bidang Kemahasiswaan, Ilham Djufri ST.,M.Kom menyatakan sikap bakal tidak mengikuti pelaksanaan wisuda Akdemi Ilmu Komputer (AIKOM) Ternate, yang diselenggarakan...

Keluarga Besar MAN 1 Halsel Perdana Berqurban Satu Ekor Sapi

Halsel - Keluarga besar MAN 1 Halmahera Selatan melaksanakan penyembelihan Hewan Qurban Idul Adha 1445 H/2024 M pada hari Senin (17/06). Kegiatan pemotongan qurban bertempat...

Sambut Hari Bhayangkara Ke-78, Polsek Ternate Utara Gelar Baksos Religi

Ternate - Dalam rangka menyambut hari Bhayangkara Ke-78, Kepolisian Sektor (Polsek) Kecamatan Ternate Utara, Kota Ternate, gelar bakti sosial (Baksos) bersama pengurus Mesjid di...

Dua Caleg Tumbang di PSU TPS 8 Kelurahan Tabona

Ternate - Pemungutan Suara Ulang (PSU) yang dihelat oleh Komisi Pemilihan Umum Daerah (KPUD), Kota Ternate, di Tempat Pemungutan Suara (TPS) 8, Kelurahan Tabona,...

Keluarga Besar MAN 1 Halsel Perdana...

Halsel - Keluarga besar MAN 1 Halmahera Selatan melaksanakan penyembelihan Hewan Qurban Idul Adha 1445 H/2024 M pada hari Senin (17/06). Kegiatan pemotongan qurban bertempat...

Sambut Hari Bhayangkara Ke-78, Polsek Ternate...

Ternate - Dalam rangka menyambut hari Bhayangkara Ke-78, Kepolisian Sektor (Polsek) Kecamatan Ternate Utara, Kota Ternate, gelar bakti sosial (Baksos) bersama pengurus Mesjid di...

Pudir III AIKOM Nilai Kebijakan Panitia...

Ternate - Pembantu Direktur III Bidang Kemahasiswaan, Ilham Djufri ST.,M.Kom menyatakan sikap bakal tidak mengikuti pelaksanaan wisuda Akdemi Ilmu Komputer (AIKOM) Ternate, yang diselenggarakan...

HLH Se-dunia, DLH Kota Ternate dan...

Ternate - Memperingati Hari Lingkungan Hidup (HLH) se-dunia Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Ternate dan Pertamina Patra Niaga Fuel Terminal Ternate, gelar penanaman pohon...

IKLAN

Datang ke Halsel Sebagai Tamu Pemda, Pengurus KONI Malut Diusir dari Hotel Skye

Labuha – Pengurus Komisi Olah raga Nasional Indonsia (KONI) Propinsi Maluku Utara (Malut), harus menerima pengusiran dari Kamar Hotel Skye, tempat mereka menginap, oleh pihak Hotel, di desa Tomori Kecamatan Bacan, Kabupaten Halmahera Selatan (Halsel), selasa (14/06/22).

Ketua Bidang Prestasi KONI Propinsi Malut, Jasman menyesalkan sikap Manajemen Hotel yang dianggap telah mengusir dirinya bersama rekan yang menginap di Hotel Skye kamar Nomor 101 dan 102. Pasalnya, lanjut Jasman, tanpa sepengatahuannya dan rekannya, pihak Hotel mengeluarkan barang-barang dari kamar tanpa sepengetahuan mereka.

Jasman mengaku, kaget saat kembali ke Hotel melihat barang-barang mereka sudah dikeluarkan dari kamar dan ditaruh ditempatnya receptionis Hotel.

“Saya dengan teman disekitar jam 11.00 Wit, sempat keluar dari kamar untuk jalan-jalan, ketika balik ke Hotel, saya kaget pihak hotel bilang torang pe kamar sudah ada tamu lain yang tempati, tambah kaget lagi torang pe barang-barang so diluar,” ungkap Jasman

Seketika, tambah Jasman, dirinya langsung emosi dan membentak manajer Hotel itu, sebab dia merasa diusir dan dilecehkan.

Ia bilang, bagaimana bisa pihak hotel masuk dan mengambil barang milik dia sebagai tamu yang menginap di kamar kamar hotel itu dan mengeluarkannya, tanpa sepengetahuannya.

“Kalau memang kita sudah waktunya keluar dan sudah tidak bisa diperpanjang lagi paling tidak pihak hotel memberitahukan ke kita. Saya dan teman itu kan dari pagi sekitar pukul. 06.30 Wit, sudah bangun dan bahkan pada saat kami keluar masuk pagi itu sudah ada manajer hotel tapi kenapa kita tidak diberitahukan kalau kamar yang kami tempati tidak bisa diperpanjang lagi,” geramnya.

Ia meminta, pihak Pemda Halsel supaya memberikan teguran atau bahkan sanksi kepada pihak hotel Skye karena dianggap telah melakukan pelecehan den terhadap tamu yang menginap.

“Pemda harus panggil dan pertimbangkan izin beroperasinya hotel itu, Mereka (pihak Hotel) harus diberikan teguran bahkan sanksi supaya hal serupa tidak terjadi lagi pada tamu Pemda yang lain atau para tamu-tamu hotel lainnya,” tegasnya.

Terpisah, Pemilik Hotel Skye, Edi Angkasa saat dikonfirmasi wartawan di lobi hotel Skye, dihari yang sama, terkait masalah itu menyampaikan bahwa tindakan mereka mengeluarkan barang-barang milik tamu di kamar nomor 101 dan 102 dikarenakan sudah ada perjanjian sebelumnya dengan orang yang mem-boking kamar tersebut.

“Jadi ingat torang bukan mengeluarkan tapi mengamankan barang-barang tamu itu karena waktu mereka sudah habis sampai jam 12.00. Wit,” tutur Edi Angkasa

Ia menjelaskan, saat diboking Senin, sudah diberitahukan bahwa kamar itu hanya bisa di boking 1 hari sebab sudah ada yang telah memesan sebelumnya untuk ditempati hari ini (selasa).

“yang kami (pihak Hotel) tahu yang datang boking kamar itu ibu Anti dan kami sudah sampaikan bahwa kamar ini sudah diboking lebih dulu dan masuk hari ini (selasa), jadi batas jam 12 sudah harus keluar tapi ibu Anti yang tidak memberitahukan ke mereka yang menempati kamar itu, (sementara) kamar lain sudah full,” tuturnya

Manajer Hotel, Heni yang juga Isteri pemilik Hotel itu mengatakan hal yang sama, bahwa pihak hotel sudah menyampaikan, untuk kamar hotel nomor 101 dan 102 tidak bisa melebihi dari 1 malam karena besoknya sudah ada tamu dari BPK dan BPJS yang memesan lebih dulu.

Meski begitu, Edi mengaku kelalaian mereka karena tidak memiliki nomor telepon tamu tersebut sehingga tidak bisa mengkomumikaskan batas waktu chek out.

“Salahnya mereka (receptionis) tidak minta nomor handphone-nya ibu Anti,” ucap pemilik hotel
Tak mau disalahkan, dua receptionis, Angel dan Windrawati mengaku mereka sempat meminta nomor telepon ibu Anti saat datang memesan kamar hotel akan tetapi tidak diberikan.

“Torang sudah sampaikan ke ibu Anti kalau hotel ini Cuma bisa satu hati tapi ibu Anti bilang dia lupa kasih tau ke tamu Pemda itu,” ucap Angel yang dibenarkan oleh Manajernya, Heni.

Mendengar penjelasan manajer dan receptionis itu, Edi kembali menyalahkan tamu hotel dan orang yang memesan kamar hotel itu.

“Jadi ini miskomunikasi antara Ibu Anti dan tamu nya ibu Anti yang menempati kamar itu,” ujar Edi
Sementara itu, Bendahara KONI Halsel, Nursanti Ilyas (Anti) membantah pernyataan pihak hotel, bahwa pihak hotel telah berbohong.

Anti yang juga pegawai di Dinas Pariwisata Halsel ini mengaku, dirinya tidak pernah dimintai nomor handphone.
“Waktu saya dengan teman datag Boking kamar di hotel Skye, receptionis tidak pernah meminta nomor saya, dan tidak pernah bilang kalau kamar itu batas 1 hari saja. Dorang bafoya itu,” cecar Anti. (Fi)

 

Bagikan :

Artikel Terkait

Baca Juga

Sambut Hari Bhayangkara Ke-78, Polsek Ternate...

Ternate - Dalam rangka menyambut hari Bhayangkara Ke-78, Kepolisian Sektor (Polsek) Kecamatan Ternate Utara, Kota Ternate, gelar bakti sosial (Baksos) bersama pengurus Mesjid di...

Dua Caleg Tumbang di PSU TPS...

Ternate - Pemungutan Suara Ulang (PSU) yang dihelat oleh Komisi Pemilihan Umum Daerah (KPUD), Kota Ternate, di Tempat Pemungutan Suara (TPS) 8, Kelurahan Tabona,...

Keluarga Besar MAN 1 Halsel Perdana...

Halsel - Keluarga besar MAN 1 Halmahera Selatan melaksanakan penyembelihan Hewan Qurban Idul Adha 1445 H/2024 M pada hari Senin (17/06). Kegiatan pemotongan qurban bertempat...

Pudir III AIKOM Nilai Kebijakan Panitia...

Ternate - Pembantu Direktur III Bidang Kemahasiswaan, Ilham Djufri ST.,M.Kom menyatakan sikap bakal tidak mengikuti pelaksanaan wisuda Akdemi Ilmu Komputer (AIKOM) Ternate, yang diselenggarakan...

Iklan

error: Content is protected !!